
Setelah mereka masuk ke kamar masing-masing, Riris langsung membersihkan badan nya dan setelah mengurus keperluan baby Rangga, Riris langsung merebahkan badannya guna untuk mengistirahkan badannya.
📱" Halo kiki, kau dimana ??" tanya Riris
📱" aku lagi di markas , ada apa say " jawab Riski dengan nada manjanya
📱" pasangkan CCTV di atas atap kamar baby Rangga , karna aku tidak ingin di ganggu " ucap Riris .
📱" dan pasangkan kaca anti peluru di kamarnya " lanjut Riris
Tanpa sepengetahuan Riris , Randi telah memasang CCTV dan Perekam suara di dalam kamarnya untuk memantau kegiatan Riris.
" kenapa gadis bodoh itu ingin memasang cctv dan kaca anti peluru di dalam kamar Rangga " ucap Randi di dalam kamarnya.
" dan siapa si kiki itu " tanya Randi dengan bingung
Pagi harinya Riris datang ke meja sambil mengendong baby Rangga dengan senyuman manisnya , dan Riris telah melihat Randi sudah duduk di meja makan sambil melahap sarapan paginya.
" pagi mas , sarapan nya dah siap ??" tanya Riria dengan senyum manisnya
" kau lihat " jawab Randi
" ya ampun mas , pagi-pagi dah sewot " ucap Riris
" mau apa " tanya Randi
__ADS_1
" ihh mas tau aja aku mau sesutu, aku hanya ingin menitipkan baby Rangga pada bi Ratna karna aku ada keperluar mas " jawab Riris
" pergilah " ucap Randi .
" maka aku akan mengikutimu dan tau siapa kamu " batin Randi
" makasih mas " ucap Riris .
" bi Ratna , aku ingin menitip baby Rangga sekali lagi , karna aku ada keperluan di luar bi " lanjut Riris
" baik nyonya " jawab bi Ratna
Setelah Riris menyerahkan baby Rangga kedalam gendongan bi Ratna , dia langsung pergi ke cafe Rose Flawer's untuk menemui sahabatnya Riski dan Rere.
Tanpa sepengetahuan Riris , Randi dan Alex telah mengikutinya dari belakang secara diam-diam.
" lex , mereka sedang membicarakan apa sih ?? " tanya Randi dengan nada ingin tahu nya.
" kapan tuan jadi seperti ini ??" jawab Alex
" seperti apa ?" tanya Randi
" seperti mak-mak yang ingin tahu semua urusan orang lain " jawab Alex dengan santai
" Lex kamu ingin mati atau gajimu ingin ku musnahkan " tanya Randi dengan nada geram
__ADS_1
Alex dan Randi masih memantau Riris dari kejauhan, dan dengan mata melotot Alex menunjuk Riris dengan wajah terkejutnya.
" tuan bukan kah meraka ketua geng mafia dari Drak Devil's , buat apa nyonya menemui mereka ????" tanya Alex
" Lex , kamu jangan bercanda , aku gak suka !" jawab Randi
" iya tuan , saya pernah menghubungi beberapa anak buahnya untuk menyelidiki latar belakang nyonya waktu itu " ucap Alex
" kalau begitu, suruh orang itu untuk mengikuti dan menyelidiki gadis bodoh itu, agar kita tau apa tujuannya " jawab Randi
" baik tuan " ucap Alex
" kalau begitu , kita pergi sekarang ke perusahaan " jawab Randi
Di dalam cafe , Riris membicakan tentang masalah nya dengan geng Anggel Drak, kepada kedua sahabatnya , guna untuk mencari solusinya.
" Aku sudah penah menggunakan rayuan menggoda ku padanya , tapi itu semua tidak ada apa-apanya , dia bahkan tidak melirik ku " ucap Rere.
" padahal dia itu tampanloh , dari suami dudu mu itu " lanjutnya.
" dan aku sudah mengajak nya untuk negosiasi tentang surat perdamian itu, tapi dia tidak mengubrisku " ucap Riski
" bagaimana ini , aku bisa gila memikirkannya ," tanya Riris.
" ki, kau sudah memasang apa yang ku minta ??" lanjutnya
__ADS_1
" sudah say , dari semalam lagi say " jawab Riski
Setelah mereka bertiga berfikir dengan keras , akhirnya Riski mendapatkan ide cemerlang di otaknya , seperti lampu menyala dia atas kepalanya.