
Sebelum Riris menceritakannya , Randi membalik tubuh istrinya agar mereka saling berhadapan , akan tatapi Randi melorotkan tubuhnya ke bawah agar kepala nya sejajar dengan dada Riris.
" Mas bisa tidak tidur dengan cara yang bagus " ucap Riris kesal
" aku nyaman seperti ini " jawab Randi dingin dengan senyum nakalnya yang tidak bisa di lihat oleh Riris.
" Lagian kenapa Rangga boleh , dan aku tidak boleh " lanjutnya.
" oh astaga mas, bisa gila aku jika kau cemburu kepada anakmu sendiri " jawab Riris
Flashback .
2 tahun yang lalu , tepat dimana hari terakhir anak SMA menyelesaikan ujian akhir sekolah.
Sebagian anak sekolah merayakannya , dan Riris beserta teman-temannya juga merayakan hari kelulusan mereka.
" Ris nanti malam Lu ikutkan ke acara perayaan kelulusan ?" tanya Siti
" Ikut aja , nanti Denis juga disana " sahut putry
" Tenang kami akan menjemput mu , sekalian akan berpamitan kepada ibumu " ucap Indah
Siti , putry , indah, dan Riris adalah sahabat di waktu SMA . sedangkan Riski adalah sahabatnya mulai dari kecil .
" Riris , permisi,,,, apa ada orang di dalam " teriak sahabat nya
__ADS_1
Bruk,,,
" astaga ,,, ini gua udah buka gak usah di dobrak kali " ucap Riris setelah membuka pintu secara tiba-tiba
Tanpa berdebat lagi , Riris bersama sahabat nya langsung menuju ke tempat acara berlangsung . Ya di sebuah Club malam yang dekat dengan perhotelan .
Tidak membutuhkan waktu lama , Riris dan sahabat nya telah sampai , musik yang terdengar sangat lah berisik di telinga Riris , akan tetapi setelah melihat kedua orang yang berjalan ke arah nya senyumnya langsung mengembang.
" Hy sayang " sapa Denis , pria pujaan Riris
" Lu uda sampe " tanya Riski
Dengan langkah yang pelan , Riris berjalan ke arah Denis dan langsung memeluknya .
" Belum , ini mayat gua yang jalan " jawab Riris yang berada di pelukan kekasihnya.
Mereka semua menikmati musik dan menikmati minuman alkohol , Riris tidak biasa minum terlalu banyak , karna dia tidak biasa.
Sedangkan sahabatnya sangat tangguh dalam minum karna sudah terbiasa.
Tanpa Riris dan Denis sadari , sejak awal Riris sampai di Club itu , ada sepasang mata yang tidak suka , yang tidak lain adalah Jesi anak kelas sebelah.
Jesi sudah suka kepada Denis sejak awal mulai masuk sekolah menengah , akan tetapi rasa itu harus di sembunyikannya dalam-dalam , karna pujaannya telah memiliki kekasih.
Dan Jesi sangat membenci Riris , karna menurutnya jika Riris tidak ada maka Denis akan menjadi miliknya.
__ADS_1
Jesi mengambil dua minuman dan memasukkan sesuatu kedalam minuman tersebut , namun kedua minuman itu tidaklah sama .
Jesi berjalan ke arah Riris dan Denis dengan minuman di tangannya .
" Hy , bisa aku bergabung disini gak ? " tanya Jesi
Riris dan Denis hanya diam saja , tidak mengiyakan dan tidak menolak juga .
Jesi melihat minuman nya Riris dan Denis , dengan segera menukar minumannya dengan minuman yang telah di raciknya .
Tanpa menaruh curiga Riris, Denis dan yang lainnya minum untuk penutup , sebab mereka berniat untuk pulang.
gluk,,,gluk,,,gluk,,, Riris minum tanpa curiga , begitu pula dengan Denis.
" Sayang, aku dan para sahabat pulang dulu " ucap Riris
" Ku antar apa gak nih ? " tanya Denis
" gak usah , putri kan bawa mobilnya " jawab Riris
" oh yaudah , kalau sudah sampe rumah telpon aku " ucap Denis
" Assiiiaaappp sayangku " jawab Riris
Dengan gontai Riris melangkah ke arah sahabatnya namun sebelum sampai kepala nya pusing dan........
__ADS_1
Maaf ya kakak-kakak , baru up lagi ðððð
selamat membaca ðð jangan lupa tinggalkan like dan coment nya kakak ðð