Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 68


__ADS_3

Malam yang sejuk dan indah yang di iringi dengan angin sepoi-sepoi dengan cahaya bulan yang menerangi.


" Apa semua sudah siap sedia ?" tanya Alex


" Sudah tuan , kita akan bergerak dalam waktu lima belas menit lagi " jawab salah satu anak buah Drak Devil's


Riski dan Randi datang dengan pakaian yang serba hitam , semua pakaian mereka sama hanya saja Riski dan Randi memiliki topeng yang berwarna coklat keabu-abuan.


" Baiklah , laksanakan semuanya sesuai rencana " ucap Riski tegas


Semua anak buah telah bergerak , mereka semua pergi menuju ke markas Monster Drak , namun mereka tidak sadar jika mereka sedang di ikuti .


" Apa Ryan tidak ikut dengan kita ?" tanya Randi


" Sudah tiga hari dia menghilang , namun tangan kanan dan anak buah nya sudah bergabung dengan kita " jawab Riski


" Kemana dia ?" tanya Randi


" Entalah , mungkin dia ada misi " jawab Riski


" Kenapa dia menghilang , dia kan sangat dekat dengan Riris " batin Randi sedikit curiga


Mereka semua sudah sampai , semuanya bergerak sesuai dengan rencana , namun seperti ucapan seseorang kalau Riski akan melaksanakan rencananya dengan gegabah dan ceroboh .

__ADS_1


Riski dan Randi berada dalam tim yang sama dengan mereka di posisi pintu depan , sedangkan Alex berada di pintu belakang , dan anak buah yang lain sudah menyebar ke seluruh sudut mension.


" Queen apa mereka tidak melihat perangkap itu ?" tanya Reza


" Sudahlah jangan tanyakan itu , karna Riski tidak pernah teliti , sedangkan duda itu dengan bodohnya mengikuti rencana si Riski " jawab Queen


" itu semua karna Queen , demi membebaskan Queen tanpa menyakiti siapa pun " ucap Reza


" Jangan bodoh , tidak ada balasan yang setimpal dengan perbuatan " jawab Queen


" pergilah , arahkan semua anak buah untuk bersiap , karna sebentar lagi kita akan bergerak " lanjut Queen


Dorr,,,,Dorr,,,Dorr,,,,


" Welcome to the game " batin Richad mengambil senjatanya


Dorr,,,,Dorr,,,,Dorr,,,


Bukk,,,,Bukk,,,,Bukk,,,


Jleb,,,,,Jleb,,,,Jleb,,,


Suara tembakan dan pukulan sudah terdengar dengan jelas , bahkan suara tusukan pisaupun sudah tidak terelakkan lagi , namun sayang saat Richad turun tangan mereka bermain dari arah belakang , anak buahnya menyuntikkan obat bius berkadar tinggi sehingga semua anak buah Drak Devil's terkapar tidak berdaya tanpa terkeculi.

__ADS_1


Ini lah yang dimaksud Tim Xander , jika si Riski tidak memperhitungkan kalau Richad adalah dalang semua ini , mereka hanya tau jika Denis adalah pelakunya.


Anak buah Richad membawa Riski dan Randi masuk dengan keadaan yang sudah di ikat , sedangkan Alex masih berada dalam tim nya dan terkapar lemah.


" Hahahaha dasar sampah tidak berguna " ucap Richad


" Bawa sepasang bodoh itu kesini" titah Richad


Dari arah belakang anak buah Richad sudah membawa Riris dan Denis dengan keadaan yang diikat , dan di dudukkan berhadapan dengan Riski dan Randi.


" Bawa kesini air es itu , dan siram ke wajah sampah ini " ucap Richad


Sedangkan Bryan , Jeny , Jesy dibuat terkejut akan tingkah Richad , karna mereka baru menyadari sisi iblis dari dokter ini.


" Selamat datang di markas yang nyaman ini " ucap Richad saat melihat Riski dan Randi sadar


" Lepaskan kami brengsek " Teriak Riski


" oh ayolah , aku baru saja ingin bermain,,,,Bukkk,,,," jawab Richad sambil menendang Riski yang di ikat


" itu hukuman untuk mu karna sudah berteriak " lanjutnya


" Apa mau mu ?" tanya Randi dingin

__ADS_1


" Apa kau ingin melihat mau ku ?" tanya Richad dengan senyum iblisnya


__ADS_2