
Riris keluar lagi dari kamar dan Randi yang melihat itu di tambah kesal , bagaimana tidak dia sedang marah , ehh istrinya tidak membujuknya.
" Mas makan es krim ini agar kau bisa rileks " ucap Riris setelah masuk kekamar kembali
Randi hanya diam saja tanpa ingin menjawab maupun melihat istrinya.
" Mas aku minta maaf jika perkataan ku tadi membuat mu marah dan kesal , tapi aku bisa jelaskan mas " ucap Riris
Riris yang melihat suaminya masih tidak ada respon hanya mampu menghela nafas nya dan dia meletakkan es krimnya di atas nakas dan segera memeluk suaminya yang sedang tidur membelakanginya.
" maksud ku bukan menganggap mas sebagai beban , tapi Mas tau kan jika Denis akan menyakiti orang-orang yang ku sayangi jika dia tahu , dan aku tidak ingin mas terluka seperti Denis yang tega melakukan itu kepada Ibu dan Rangga mas " jelas Riris
" Jadi mengerti lah mas , aku hanya ingin melindungimu , dan percayalah jika kami akan menyelesaikannya dengan cepat " lanjut Riris
Randi yang mendengar itu sedikit merasa bersalah akan sifatnya , namun dia masih kesal karna istrinya itu masih tidak percaya dengan kemampuanya
" Mas mengerti sayang , tapi mas juga bisa melindungimu " jawab Randi sambil membalikkan tubunya menghadap istrinya
" Kemarilah " lanjut Randi sambil menepuk nepuk dada nya
__ADS_1
Riris hanya menurut dan dia segera berbaring di samping suaminya dan bersandar di dada bidang suaminya
"Mas tidak akan ceroboh lagi sayang , jadi percayalah kepada mas , dan kita akan menghadapinya bersama-sama" Jelas Randi
Riris hanya diam saja , karna kepala mendadak pusing memikirkan semuanya , dan dia tertidur karna merasa kan kenyamanan yang di berikan suaminya . Sedangkan Randi bingung kenapa istrinya hanya diam saja .
" Astaga dia tertidur , huuu jika lelah maka katakan saja sayang " ucap Randi
Setelah melihat wajah istrinya dan dia memberikan kecupan di kening beserta pipi istrinya dan ikut tertidur bersama istrinya dengan keadaan masih berpelukan.
Cafe Flower's
" Aku ingin kau melacak Bryan dan Jeny !" jawab Riski
" Kenapa harus aku ?" tanya Ryan
" Karna kau dekat dengan Randi , jadi kau pasti mengenal mereka , dan aku akan melacak Jesy saudara kembar Jeny " jawab Riski
" Sebenarnya ada masalah apa kalian ?" tanya Ryan
__ADS_1
" Denis adalah mantan kekasih Riris , dan Jesy adalah teman kami di SMA dulu , dia sangat menyukai Denis , sehingga dia menjebak Riris dengan Denis " jawab Riski
" Maksudnya menjebak bagaimana ??" tanya Ryan
" Jesy memasukkan obat tidur ke minuman Riris sedangkan ke minuman Denis dia memasukkan obat peransang " jawab Riski
" Apa yang terjadi kepada Riris ??" tanya Ryan
" Aku tidak tau , tapi Riris sangat terpukul dengan kejadian itu , karna setelah dia pulang ke rumahnya , warga mendapat kan foto jika Denis sedang tidur dengan wanita dan wajah wanita di foto tidak jelas , karna membelakingi kamera " jawab Riski
" Apa hubungannya dengan Riris ?" tanya Ryan bingung
" Karna semua warga tau jika Denis adalah kekasihnya Riris " jawab Riski
" ohhh baiklah aku akan melacaknya , tapi ingat aku membantu mu karna Riris bukan karna dirimu " ucap Ryan
" Terserah , aku akan menunggu kabarmu , dan Bye aku pulang dulu " jawab Riski dengan melenggang pergi
" Jen , sebenarnya apa yang sedang kau rencanakan ?" Batin Ryan setelah melihat Riski melenggang pergi
__ADS_1