
" Sudahlah Ris , setelah kau sampai di rumah paman mu, akan menjaga ibu dan adikmu ,,, selain itu baru kita selidiki " ucap Riski
" Ki,,, apa kau tau semalam Denis pergi kemana ??" tanya Riris
" Entalah , yang pastinya kami tidak bersama lagi setelah kau pamitan pulang " jawab Riski
" Jika kau bosan di rumah pamanmu , hubungi aku " lanjut Riski
" kau mau bawa aku kemana " tanya Riris
Riski tidak menjawab lagi , dia hanya fokus kepada jalanan .
FLASBACK OFF
" Jadi seperti itulah , hari demi hari ku lewati hanya dengan bersenang-senang saja " ucap Riris sambil melihat ke arah Randi yang sudah memejamkan matanya.
" Mas,,,, kau tidur sejak tadi ????" tanya Riris dengan menggoyangkan tubuh Randi yang sedang memeluknya.
Randi tidak bereaksi apa-apa , dia hanya diam dan memejamkan matanya , namun pikirannya kemana-mana.
__ADS_1
" Maafkan aku mas , yang sudah memanfaatkanmu, namun aku berjanji,,,, jika suatu hari kau ingin menikah dengan wanita lain , jangan ragu karna aku akan mengizinkannya " ucap Riris
" Tapi kalau bisa , kenalkan padaku agar aku bisa memahami kondisi nya " lanjut Riris sambil mengelus rambut suaminya .
" Apa dia ragu dengan kesuciannya sendiri ???? tapi wajar sih ,,,, karna dia bangun tidur sudah tidak berpakaian lagi " Batin Randi
Malam sudah larut , Riris dan Randi tidur dengan berpelukan . Sejak Randi mendengarkan cerita Riris , Randi sudah memutuskan akan membuka hatinya untuk menerima Riris sebagai istri sahnya bukan istri kontraknya lagi.
Pagi hari yang cerah membangunkan kedua insan yang sedang tertidur di sebuah kamar.
Huuuaaaammmm,,,,,,, Riris terbangun dari tidur nyenyak , dia berniat untuk mandi naman sewaktu ingin turun dari tempat tidur dia menyadari bahwa masih ada tangan yang melingkar di perut ratanya.
" Sebentar lagi sayang " jawab Randi dengan suara serak khas baru bangun.
" ini laki sering sekali memanggilku dengan sebutan manis nya ,,, nanti baper anak orang baru tau rasa dia " Batin Riris Sambil berjalan menuju kamar mandi.
Randi membuka matanya dan duduk bersandar di kepala ranjang, dia dapat mendengar suara gemercik air dari dalam kamar mandi.
Randi mengambil HP nya untuk menghubungi Alex.
__ADS_1
📱" Lex,,, aku akan terlambat ke kantor , jadi tidak usah menjemput aku membawa mobil sendiri " ucap Randi yang langsung mematikan sambungan telepon tanpa menunggu jawaban sekretaris sekaligus sahabat nya itu.
" Dasar gila,,,, apa dia tidak tau aku sudah menunggu dari tadi di mension ini " ucap Alex dengan geram sambil melangkahkan kakinya cepat keluar dari mension itu.
KREKKK suara pintu kamar mandi terbuka ,,, muncullah seorang gadis yang sedang memakai handuk sebatas lutut dengan rambut yang tergerai setengah basah.
Melihat itu Randi langsung berjalan ke arah kamar mandi , karna dia takut akan melewati batas lelaki normalnya.
" Bersiaplah , kau dan Rangga akan ikut ke perusahaan " perintah Randi yang beralalu ke dalam kamar mandi
" kenapa kami harus ikut ???" tanya Riris sambil memakai pakaiannya
Riris keluar kamar setelah mempersiapkan kebutuhan Randi . Riris berjalan menuju kearah kamar anak sambung nya itu , untuk memberi perintah ke Tia.
" Bi,,, apa kau melihat Tia dan Rangga ???" tanya Riris kepada salah satu pelayan yang sedang bersih-bersih
" tuan muda dan mbak Tia ada di halaman belakang nyonya " jawab pelayan itu
" Terimah kasih bi,, " ucap Riris berjalan ke arah halaman belakang
__ADS_1