
Richad memberikan tepuk tangannya sebanyak tiga kali , sehingga muncullah seorang pria yang sangat tampan namun dengan senyum mengejeknya.
" Ardi,,,, kenapa dia bisa kemari " tanya Randi lirih
" Karna dia ingin membalas rasa sakit hatinya " jawab Richad
Ardi terus berjalan ke arah Randi dan dia sedikit mencium pipi Riris yang tepat di depan wajah Randi yang di ikat
" Berhenti kau brengsek " teriak Denis
" Diamlah , dasar tidak berguna , kau itu sudah gila bajingan " jawab Richad
" Itu semua karna ulah mu brengsek " teriak Denis
" Jadi semua ini , ulah bajingan ini " batin Riski
" Apa yang kau lakukan brengsek ?" tanya Randi geram
" Hanya mencium istrimu saja , dia sangat manis dan cantik , pantas saja kalian memperebutkannya " jawab Ardi
" Kenapa kau melakukan ini ?" tanya Randi
" Karna aku ingin melihat kau sakit hati , seperti mana kau merebut Bulan dari ku " jawab Ardi
" Aku tidak merebutnya , kau saja yang tidak memperjuangkannya " jawab Randi
__ADS_1
" Apa kau tahu Haa,,, di saat aku ingin memperjuangkannya , sahabat gila mu itu malah menahan dan mengancamku " teriak Ardi
" Dan setelah kau mendapatkannya , kau membuatnya sedih bajingan " lanjut Ardi
" Aku tidak melakukan itu " bantah Randi
" Kau tidak melakukannya , tapi kau tidak mencintainya brengsek , dan wanita gila itu sudah berencana membunuh Bulanku " teriak Ardi sambil menunjuk Jeny.
" Jadi kalian yang sudah membunuh Bulan brengsek " tanya Randi geram sambil memberontak
" Diamlah kalian membuat kepala ku pusing , dan kau bawa wanita ini jika kau masih menginginkannya , dan untuk yang lainnya singkirkan mereka semua dan berikan kepada si Tiger " titah Richad
" Jangan menyentuhnya brengsek " teriak Randi
Semua anak buah Richad sudah mengarahkan pistolnya ke arah kepala semua geng Drak Devil's yang sudah siap meluncurkan pelatuknya .
Namun sayang sebelum mereka menembaknya , mereka sudah terkapar tidak berdaya , dan itu membuat semua orang terkejut bercampur bingung.
Dorrr,,,,,Hahahahahaha Suara tembakan dan tawa sangat jelas terdengar di telinga mereka , dan semua pandangan mengarah kepada sosok wanita cantik yang hanya memakai celana jeans dan baju berlengan pendek dengan rambut yang di ikat ke atas , sehingga leher jenjangnya dapat terlihat jelas , dan jangan lupakan topeng berwarna hitam sudah menutupi mata sampai hidung saja.
" Game over Richad bodoh,,,, " ucap Wanita itu setelah melihat Reza sudah menodongkan pistolnya tepat di belakang kepala Richad
" Siapa kau ?" tanya Richad
" Bawa mereka dan kumpulkan di sini " titah wanita itu
__ADS_1
Jeny , Bryan , Jesy , dan Ryan di bawa dengan keadaan sudah terikat.
" Ryan , kenapa bisa di ikat dan siapa wanita itu " batin Riski dan Randi
" Hahahahahahaha , apa kalian penasaran siapa aku " ucap Wanita itu dengan tawa yang menggelegar
Wanita itu berbalik , sehingga tato yang berada di belakang lehernya terlihat , dan bagaikan di sambar petir , semua orang terkejut dan sebagian merasa takut namun sebagian merasa bingung .
" TATO ITU KAN MILIK RIRIS VICTORIYA " ucap mereka serempak
" ya kalian benar , ini lah aku " jawab Riris dengan membuka topeng wajahnya
" Der,,, buka topeng itu dan berikan untuknya obat " titah Riris membuka topeng wajah seorang wanita yang berada tepat di depan Randi .
Dengan kondisi yang sudah di ikat , Xander membuka topeng itu , dan bagaikan di sambar petir untuk ketiga kalinya , Richad langsung terduduk lemas saat melihat wanita itu menghirup obat yang di berikan oleh Xander.
****
Hai kakak,,,, apa kabar ??? semoga kita sehat slalu.
Maaf jika up nya lama , dan maafkan saya jika adengan pembantaiannya hanya seperti itu saja .
Selamat membaca !!!!
Dan jangan lupa tinggalkan like dan komennya . ðððð
__ADS_1