
Acara makan telah selesai , Riris membawa baby Rangga ke atas yang di ikuti oleh Randi , Riris bingung kenapa hari ini suaminya itu bertingkah aneh.
" Mas , tidak jadi minum susunya ? kenapa mengikuti kami ke atas ?" tanya Riris dengan wajah bingung dan terus berjalan menuju kamar baby Rangga
" Tidak bisakah kita tidur di kamar kita ?" tanya Randi
" Mas bukannya menjawab , tapi malah bertanya balik " ucap Riris
" jika ingin tidur di kamar mas , pergilah , biar kami berdua yang tidur disini " lanjut Riris , dengan membuka knop pintu kamar baby Rangga
Riris ingin menutupnya namun terhalang karna Randi juga ikut masuk , Riris membaring kan Rangga di atas ranjang , dia pergi ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya menjadi piyama tidur , dan berbaring menghadap Rangga .
" Mas,, rasa apa yang mas ingin kan ?? dan susunya panas atau dingin ? " tanya Riris tanpa mengalihkan pandangannya dari baby Rangga
Merdengar pertanyaan istrinya , Randi segera meletakkan ponselnya di atas nakas dan berjalan menuju ke arah ranjang dengan senyum nakalnya
Greepp,,, Randi memeluk Riris dari arah belakang ,
" Apa Rangga sudah tidur " tanya Randi dengan berbisik sambil mengusap usap perut rata istrinya , sehingga yang punya merasa geli dan bulunya meremang
" Mas menjaulah , gerah tau !! dan tangan nya bisa diam gak " ucap Riris kesal
__ADS_1
" Rangga aja kau peluk , kenapa aku tidak boleh sayang " jawab Randi manja
" Mas , aku itu pengasuhnya dan ini bukan memeluk melainkan menidurkannya " ucap Riris
" Aku juga ingin di tidurkan ,kau memang pengasuh nya tapi jangan lupa kalau kau juga ISTRI ku mommy dari baby Rangga " jawab Randi
" mas jangan lupa perjanjian kita " ucap Riris dengan suara yang datar
" Dan kau jangan lupa kalau perjanjian itu sudah ku anggap tidak ada , dan aku sudah membuka hatiku padamu " jawab Randi dengan suara yang sangat dingin
" Kau punya kewajiban untuk melayani ku , baik itu lahir maupun batin " lanjut Randi
Melihat kediaman Riris , Randi tersenyum di belakang punggung Riris dan tangannya semakin nakal , hingga naik ke atas .
" Sayang ,,, Rangga masih belum tidur ?" tanya Randi berbisik di telinga Riris
Randi mengecup telinga sampai leher Riris , sedangkan yang empunya hanya mampu menahan geli .
" Diamlah mas , jika ingin baby Rangga tidur " jawab Riris . Padahal sudah sedari tadi Rangga tidur
" Mas tidak jadi minum susu nya " tanya Riris berniat agar Randi atau dirinya pergi kedapur untuk membuatnya
__ADS_1
Mendengar itu , Randi langsung membalik tubuh Riris agar mengahadapnya , dan dia memposisikan kepalanya tepat di depan dada Riris.
" Sayang ,,, baby Rangga sudah tidur ?" tanya Randi lagi
" ohh astaga mas , sudah berapa kali kau bertanya itu , dan apa kau tidak melihat kalau dia sudah tidur sejak sedari tadi " jawab Riris dengan wajah yang kesal
" Dan jika mas ingin tidur , maka perbaiki cara tidurmu mas , jangan membuatku geli " lanjut Riris
" aku ingin menagih janjimu " jawab Randi dengan santainya , sambil membuka kancing depan bagian atas piyama tidur istrinya.
" Janji ??? seingatku aku tidak pernah janji mas " ucap Riris yang ingin menahan tangan Randi
" Jangan menahan tangan ku , karna aku ingin minum susu sampai tertidur " jawab Randi sambil membuka penutup yang mengahalangi kegiatannya itu
Mendengar jawaban itu , Riris langsung konek dan ingin mengumpat suaminya , namun dia teringat ucapan suaminya jika dia punya kewajiban untuk melayani suaminya
Dengan lahap dan rakus , Randi terus menyusu bak seperti anak bayi yang sangat kelaparan dan kehausan , melihat itu Riris hanya mampu menahan suaranya agar tidak keluar.
" Lepaskan dan nikmati sayang " ucap Randi yang penuh dengan benda kenyal di depan mulutnya
Sebelum Riris menjawab , ponselnya sudah berdering dengan nyaring....
__ADS_1