
Riris sangat bingung di buat suaminya karna sejak pulang dari perusahaan suaminya itu terlihat khawatir , gelisah , dan wajahnya sangat dingin.
" Dia itu kenapa sih ?" lirih Riris
Randi melangkahkan kaki nya menuju ruang kerja nya sedangkan , Riris mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi seseorang.
📲 " Rez,,, aktifkan sadap suara pada kalung suamiku , dan jangan pernah non aktifkan " titah Riris
📲 " Apa yang terjadi ?" tanya Reza bingung
📲 " Aku juga tidak tahu , tapi aku merasakan jika suamiku dalam keadaan sulit " jawab Riris
📲 " Baiklah Queen " ucap Reza
📲 " Dan satu lagi , selidiki wanita yang bernama Monika , dia terlihat dekat dengan suamiku " titah Riris
📲 " Jangan bilang kau sedang cemburu " goda Reza
📲 " Sudahlah , kau jangan bicara omong kosong , aku ingin datanya besok pagi " jawab Riris yang langsung mematikan sambungan telepon secara sepihak
__ADS_1
Riris yang masih penasaran dengan suaminya segera menyusul ke ruang kerja nya , namun saat dia baru sampai di depan pintu yang tidak terlalu rapat di tutup , Riris dapat mendengarkan percakapan suaminya dan Alex sang asisten setianya.
Namun setelah lama dia menguping pembicaraan suaminya dia di buat terkejut sekaligus waspada , sebab ini akan menyangkut nyawa semua orang yang di sayanginya.
Riris pergi dari ruang kerja suami , dengan wajah yang tidak bisa di artikan , setelah dia sampai di kamar dia segera melakukan panggilan group.
📲 " Kenapa ?" tanya Riski
📲 " Ini sudah malam Queen , kau mengganggu aktivitasku " ucap Rere kesal di atas ranjangnya dengan keadaan pakaian yang sudah setengah terbuka
📲 " Maaf Queen , boss Reza lagi kerja , apa aku harus memanggilnya " tanya Xander
📲 " Tidak perlu Derr,,,, bagaimana dengan Denis ?" tanya Riris
📲 " Baiklah , kau bisa pergi ,,,, nanti kita lanjutkan " ucap Riris
Xander segera mematikan sambungan telepon , dan meninggalkan tiga orang dengan raut wajah yang berbeda.
📲 " Re,,,, kau berangkat ke negara A besok , lakukan negosiasi bersama Xander dan Reza " titah Riris
__ADS_1
📲 " iya,,,iya,,,, kalau begitu aku tutup dulu " jawab Rere langsung mematikan sambungan telepon
📲 " Kenapa kau gelisah sekali ?" tanya Riski
📲 " Ki,,,, kapan Ryan akan pulih ??? aku sangat membutuhkannya sekarang " jawab Riris
📲 " Ada masalah apa ?" tanya Riski
📲 " Aku juga masih kurang paham , tapi aku mohon padamu latihlah Radit dengan sedikit serius agar dia cepat memahami ilmu bela dirinya , dan ajarkan Tia juga dalam ilmu menembak dan bela diri yang dalam " jelas Riris
📲 " Baiklah jika kau masih belum mau menceritakannya tidak apa-apa , dan akan ku pastikan mereka akan paham dalam waktu yang dekat " jawab Riski
📲 " Dan satu lagi awasilah kondisi Ryan , jangan biarkan Deni yang menangani semuanya , sebab kita akan bersatu bersamanya " ucap Riris
📲 " Iya,,,, iya kau tenang saja , sekarang kau istrihatlah , ini sudah malam " jawab Riski
Riris mematikan sambungan telepon dan segera membaringkan tubuhnya dengan pikiran yang sedikit kacau , Riris sedang memikirkan ucapan suaminya tadi di ruang kerja , sedangkan hatinya sibuk menyusun rencana yang sangat aman.
" *Apakah dia sangat berbahaya , apa dia lebih berbahaya dari pada Denis yang gila itu dulu " batin Riris
__ADS_1
" Tapi aku tidak ingin kecolongan lagi , cukup ibu yang merasakan kecerobohanku dulu , sehingga dia meninggalkan ku untuk selamanya " batin Riris lagi*
Tanda di sadarinya air matanya menetes dengan sangat deras , sedangkan dadanya terasa sesak.