
" Baiklah , ingat pesan ku itu , dan lindungi keluarga baik-baik " ucap Riris pergi dengan sepeda motor yang di bawa Reza.
" welcome Denis , jika kau berani menyentuh ibuku , atau keluarga ku , maka kau siap-siap berhadapan dengan ku " batin Riris dengan kilatan amarah
Riris melajukan motornya ke salah satu unif apatement elit , tidak membutuhkan waktu lama dia sudah sampai ke tujuannya dan memencet bel dengan keras dan kuat.
" Siapa sih yang tidak punya sopan santun malam-malam begini ?" tanya Richad
Dokter yang dimaksudkan Reza , ya Denis sudah tiga bulan berada di negara ini , dan memulai aksinya melalui Bryan dan yang lainnya , namun itu semua di sembunyikan Riris dari orang-orang terdekatnya karna tidak mau membuat mereka susah lagi dengan masalahnya.
" Siapa kamu ?" tanya Richad setelah membukakan pintu
" Aku ingin bicara !" jawab Riris dengan dingin
" Aku tidak mengenalmu , jadi pergilah " ucap Richad sambil menutup pintu
Namun pintu tidak tertutup karna di tahan kaki Riris dan
" Riris Victoriya " ucap Riris
__ADS_1
Richad terdiam sejenak , dan mempersilahkan Riris masuk dan duduk di ruang tengah , sedangkan Richad pergi mengambil minum
" kenapa ?" tanya Richad sambil meletakkan minum di atas meja
" Aku tidak peduli " jawab Riris dingin
" Dia mengerti apa yang kutanyakan , pantas saja Denis sangat tergila-gila , ternyata selain cantik dan seksi dia cerdas juga ," batin Richad memandang ke arah Riris
" Aku hanya ingin kasih tau , jika kau ingin semuanya selesai bersedialah menikah dengan Denis " ucap Richad dengan wajah datar
" Dimana dia menyembunyikan ibuku ?" tanya Riris dengan wajah yang dingin
Richad pergi dari ruang tengah tanpa menjawab pertanyaan Riris , dia menuju ke arah ruang kerja nya dan mengambil sebuah map yang berwarna merah , dia melemparkannya di atas meja dan menyuruh Riris membacanya
Riris membuka dan membacanya secara detail dan dia sangat terkejut dengan apa yang di baca dan di lihatnya
" Itu adalah hasil pemeriksaan mental Denis beberapa tahun ini, sejak dia tahu keberadaanmu kondisinya semakin membaik , namun korban dari semua itu sangat banyak , hanya aku yang di percayai nya , sedangkan kau no satu yang menguasai jiwa dan raga nya " jelas Richad
" Jadi Denis sempat gila , dan sekarang menjadi psikopat yang gila ?" tanya Riris dengan wajah yang tidak percaya
__ADS_1
" Dulu kau bersifat begitu lembut dan manis , tapi kenapa sekarang kau jadi bajingan sampah ?" batin Riris
" Karna kau menghilang tanpa jejak Riris , jadi ku mohon bantu lah dia untuk sembuh " jawab Richad seakan tau apa yang sedang di pikirkan Riris
" Aku tidak berjanji , tapi dimana ibuku sekarang ?" tanya Riris
" pergilah ke alamat ini , disini semua korban akan di eksekusi oleh Denis dan berhati-hatilah dalam bertindak karna itu bisa merugikanmu " jawab Richad
Riris segera pergi , dan mengirim alamat itu kepada Riski dan Ryan . Tak butuh waktu lama Riris sampai di sebuah pintu yang menjulang tinggi , dengan bangunan yang sangat mewah dan cantik , dan pekarangan bunganya di tumbuhi dengan bunga matahari dan lily bunga kesukaan Riris.
Di depan Riris di hambat oleh pria yang bertubuh sangat besar dan gagah
" Hei,,, kau mau kemana ?" tanya pria itu
" Aku ingin bertemu dengan ibuku " jawab Riris
" apa kau anak pembantu disini ? " tanya Pria itu
Sebelum Riris menjawab,,, sebuah mobil berhenti di antara mereka ,,,,,, dan seseorang keluar dari mobil itu...
__ADS_1