
Melihat tinggkah suaminya yang tiba-tiba tersenyum cerah di buat bingung , namun dia tidak bisa menghentikan tingkah suaminya yang aneh itu.
Tanpa menunggu waktu yang lama , mereka sudah sampai di mension , dan Randi segera menarik tangan istrinya lembut menuju ke kamar mereka .
Namun di pertengahan jalan , Riris mendapatkan telepon dari Reza .
📲 " Queen besok paketnya akan sampai , jadi mohon di periksalah , dan mengenai obat itu kami sudah mulai tahap pencapurannya " ucap Reza
📲 " Baiklah , terimah kasih Za , kau memang bisa di andalkan " jawab Riris
Setelah mematikan sambungan teleponnya , Riris kembali di tarik suaminya kekamar.
" Mas kenapa kita di disini terus ?" tanya Riris
Randi tidak menjawabnya , dia segera duduk di atas ranjang , dengan menyuruh Riris agar berbaring di ranjang.
" Kenapa harus tidur , kita kan bisa duduk mas ?" jawab Riris
" Aku ingin memeluk mu sayang " ucap Randi manja dengan menarik tubuh istrinya , sehingga dia terbaring di ranjang
Randi segera menyusul istrinya dengan membenamkan wajahnya di dada istrinya dan tangannya memeluk erat tubuh ramping istrinya.
" Jelaskan " titah Randi
__ADS_1
" Apa ?" tanya Riris
" Kenapa kau sering ke apartement milik sahabat mu yang gila itu , dan apa yang kau lakukan di sana ?" tanya Randi
" Aku tinggal disana mas , sedangkan Riski tinggal di markas " jawab Riris
" Dan alasan ku untuk tinggal disitu untuk menutup identitas keluarga ku dari klien musuh , agar keluarga ku tetap terlindungi" lanjut Riris
" Sejak kapan kau masuk ke dunia itu " tanya Randi dengan menyusupkan wajahnya di ceruk leher istrinya
" Sebenarnya aku tidak pernah masuk mas , namun karna aku sering berlatih beladiri dan lainnya di markas , maka anak buah Riski mengira ku jika aku adalah istrinya " jawab Riris santai
" Apa ?" teriak Randi
" Astaga mas , telinga ku pecah , kenapa kau teriak mas ?? " tanya Riris kesal
" Kenapa mas gigit ?" tanya Riris
" Aku tidak ingin kau dekat-dekat dengan sahabat mu yang gila itu " jawab Randi
Sebelum istrinya melontarkan protesnya , Randi segera membungkam bibir istrinya dengan ciuman yang lembut namun lama-kelamaan berubah menjadi ciuman panas mereka.
Sudah dua jam mereka melakukan pergulatan panas yang rasa sangat nikmat.
__ADS_1
" Mas sudahlah , apa kau tidak lelah " rengek Riris
" Tapi aku masih ingin sayang " jawab Randi manja
" Nanti malam masih bisa mas " ucap Riris
" Lagi pula sebentar lagi si Kiki akan datang " lanjut Riris
" Baiklah , tapi nanti malam aku ingin durasi lebih lama lagi " ucap Randi
Randi segera merebahkan tubuhnya di samping istrinya dan memeluk tubuh ramping itu dengan keadaan yang masih polos.
" Mas menyingkirlah , aku ingin membersihkan tubuhku , dan aku ingin mengurus sesutu " ucap Riris
" Urusan apa ?" tanya Randi sambil mendusel-duselkan kepalanya di dada istrinya
" oh my got,,,, kenapa suami ku sekarang semakin mesum " batin Riris sambil menyingkirkan kepala suaminya itu
" Aku ingin menghubungi Ryan , karna membutuhkan sesuatu " jawab Riris
" Sekarang saja , aku ingin tahu " ucap Randi dingin sambil menjauh dari tubuh istrinya
Dengan langkah yang pelan dan gerakan yang cepat , Riris mengambil ponselnya dan menghungi Ryan dengan posisi kembali kedalam pelukan suaminya.
__ADS_1
📲 " Kenapa sayangku " tanya Ryan setelah sambungan telepon tersambung
Hup,,,, Randi mengigit leher istrinya karna dia kesal mendengar jawaban dari sahabat lamanya itu.