
Randi telah sampai di pintu kamar , namun kehadirannya tidak di diketahui oleh istrinya sebab istrinya sedang tiduran di samping anaknya sambil menelpon seseorang dengan posisi yang membelakangi pintu kamar.
📲 " Apa kau sudah memastikan kondisi Ryan ?" tanya Riris
📲 " Dia sudah bisa di bawa pulang , dengan syarat diawasi terus selama beberapa minggu ini Queen " jawab Reza
📲 " Baiklah , kau bawa dia pulang dan awasi dia " ucap Riris
📲 " Tapi Queen , kami akan berangkat ke Negara S , untuk menyembuhkan Denis dan Ambrella " jawab Reza hati-hati
📲 " ya sudah , kalian pergilah aku akan mengurusnya nanti " ucap Riris
📲 " Baik Queen " jawab Reza sambil mematikan sambungan teleponnya.
" Siapa yang bisa mengawasinya , Riski aja masih sibuk dengan pekerjaannya , kalau Rere juga sibuk , apa mas Randi mau menerimanya di mension ini " ucap Riris sambil berpikir sendiri
Dia tidak tahu sejak sedari tadi suaminya sudah mendengar percakapan nya baik melalui telepon maupun percakapannya dengan dirinya sendiri.
" Aku akan mengizinkannya namun dengan tujuh syarat " ucap Randi tiba-tiba
" Mas sejak kapan kau masuk ?" tanya Riris terkejut
__ADS_1
" Sejak kau mengabaikan ku sayang " jawab Randi cemberut sambil menaiki ranjang dan memeluk erat tubuh istrinya dari belakang
" Apa mas mendengarkan semuanya ?" tanya Riris
" Ya " jawab Randi sambil menelusupkan kepalanya di ceruk leher sang istri
" Apa syarat nya mas ?" tanya Riris
" Apa kau sangat menyayanginya ?" tanya Randi kembali
" Siapa ?" tanya Riris
" Siapa lagi kalau bukan si Ryan " jawab Randi
" Jika kau ingin dia kesini , maka tujuh syarat itu kau harus memenuhinya " jawab Randi sambil melepaskan pelukannya dan dia berbalik dari posisinya
Menyadari gerakan suaminya , Riris segera membalik kan tubuhnya dan memeluk tubuh suaminya dari belakang dan itu membuat Randi tersenyum puas karna perkiraannya tidak melenceng.
" Mas apa syarat nya " tanya Riris
Randi membalikkan tubuhnya , sehingga dia bisa membenamkan kepalanya tepat di bagian dada istrinya , tempat favoritnya.
__ADS_1
" Syarat yang pertama , kau harus melayaniku dengan puas nanti malam " jawab Randi dengan senyum mesumnya
" Oh astaga mas,,,, apa isi otakmu ini hanya kemesuman saja , dan apa tadi ? sampe puas mas bilang !!! selama ini mas tidak puas ?" ucap Riris kesal sambil menarik pelan rambut suaminya itu
" Dan satu lagi , siapa yang mengempurku setiap malam kurang lebih lima jam lamanya " sindir Riris
" Tapi ini beda sayang , mas ingin di tempat berbeda bukan di ranjang saja " jawab Randi cemberut
" Terserah " jawab Riris
Randi kembali membenamkan kepalanya di dada istrinya dan tak lupa tangannya di masukkan kedalam dress milik istrinya agar dia bisa mencapai benda favoritnya yang kenyal itu.
" Aku harus membuatnya mengandung anakku , agar kau bisa keluar dengan dunia hitam itu dengan cara suka rela " batin Randi
" syarat ke dua apa mas ?" tanya Riris sambil menyingkirkan tangan suaminya dari bagian dadanya
" Jangan menolakku sayang " jawab Randi dengan tangan yang sebelah membuka kancing depan dress milik istrinya.
" Mas kita masih bicara dengan serius , kenapa kau malah ingin melakukannya , dan disampingku masih ada Rangga mas " ucap Riris kesal
Randi tidak mengubris perkataan istrinya karna dia kesal sejak sedari tadi istrinya itu tidak mendengarkannya , namun tangannya berhenti membuka kancing dress milik istrinya guna untuk mengambilkan ponselnya di dalam saku.
__ADS_1
📲 " Bi,,, jemput Rangga kedalam kamar sekarang " ucap Randi setelah sambungan telepon tersambung