
" Apa kau sudah menjelaskan semua tugasnya ?" tanya Riris
" Sudah Queen , tapi dia akan butuh obat itu agar dia tidak tersakiti " jelas Reza
" Apa kalian tidak bisa menghentikannya agar tidak candu lagi ?" tanya Riris
" Tidak Queen , dia sudah terlalu lama kecanduan " jawab Reza
" Baiklah kalau begitu , Xander bawa wanita itu jalan-jalan , dan ingat gunakan topeng itu " ucap Riris
" Bagaimana jika ada yang menyerang kami ?" tanya Xander
" Beri perlawanan sedikit , namun biarkan mereka membawa wanita ini , dan biarkan anak buahku mengetahui jika wanita itu telah diculik " jawab Riris dengan seringai iblisnya
Reza dan Xander yang melihat senyuman itu merasa merinding , karna mereka sudah dua kali melihat senyuman yang menakutkan itu.
" *Semoga wanita ini masih bisa selamat " batin Reza merasa iba
" Semoga , gua tidak lenyap di misi ini " batin Xander takut*
" Selamat bermain-main sayang , semoga kau puas dengan alur ceritanya " bisik Riris pada wanita yang sudah berdiri
__ADS_1
" Terimah kasih Queen " jawab Wanita itu datar
Xander dan wanita itu sudah keluar dari ruangan itu menggunakan topeng yang di suruh Riris untuk di pakai , dan benar saja baru 2 meter jarak mereka jalan-jalan , sekelompok pria sudah mengikutinya dari belakang , dan dua orang pria sedang mengawasi sekelompok pria itu juga.
" Baiklah Za , aku akan pergi , untuk kali ini lakukan tugas mu dengan benar , jangan biarkan anak itu terluka kembali " titah Riris dingin
" Dan jika dia terluka , maka nyawamu yang akan menghilang " lanjut Riris langsung pergi menggunakan masker dan topi
Reza yang mendengar itu sangat sulit untuk menelan salavinya sendiri , karna dia tau ucapan Queen nya tidak main-main mengingat perjuangan Queen nya selama tiga bulan terakhir ini untuk menyelamatkan anak itu.
Reza langsung bergegas pergi menuju kediaman anak itu untuk menjalankan tugasnya , sedangkan Riris pergi ke taman untuk bertemu seseorang.
" Apa kau sudah menanamkan semuanya ?" tanya Riris
" Biarkan , tapi bagaimana dengan pelacak itu ?" tanya Riris
" Semuanya sudah , tinggal operasi nya saja yang belum " jawab Rere
" Baiklah Re , terimah kasih untuk semuanya , tapi aku masih butuh bantuan mu " ucap Riris
" Aku akan membantu , tapi dengan satu syarat " jawab Rere serius
__ADS_1
" Apa ?" tanya Riris
" Biarkan aku merasakan suamimu yang gagah itu " goda Rere
" Gila kau , apa kau sudah tidak sayang lagi dengan nyawamu " jawab Riris sedikit emosi
" hahahahahaha cieee yang sudah merasakan kenikmatan dunia , apa dia kuat ??? berapa ronde satu malam ??? " goda Rere lagi
" Huuuu dasar gila , sudahlah pergi kau sana , kalau tidak aku akan meledakkan kepala mesum mu itu " jawab Riris kesal
" Aku akan pergi , dan ingat aku yang akan membawa Ryan ke mension Denis " jelas Rere sambil melangkah pergi menjauh
" Dasar wanita mesum tingkat akut " ucap Riris menatap kepergian sahabatnya itu , dan dia sangat puas jika sahabatnya itu langsung mengerti dengan tugasnya.
Di sebuah jalan yang terlihat sangat sepi , Xander dan wanita itu di buat terkejut dengan kedatangan sekolompok pria yang berpakaian serba hitam.
" Siapa kalian ?" tanya Xander
" Serahkan wanita itu secara baik-baik , atau kami akan membawanya secara paksa " jawab salah satu pria itu
" Apa mau kalian ?" tanya Xander sambil mengambil ancang-ancang
__ADS_1
" Bacottt ,,, serang dia dan bawa wanita itu tanpa menyakitinya seujung kuku pun " jelas ketua kelompok pria itu
Sedangkan kedua pria yang mengawasi tadi di buat panik saat melihat Queen nya sedang di serang, bagaiman tidak panik , mereka kalah jumlah dari sekelompok pria itu.