Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 43


__ADS_3

" Kalau kau tidak mandi , tidak boleh peluk-peluk " ucap Riris sambil melepaskan tangan Denis dari tubuhnya


Dengan wajah yang cemberut Denis melangkah dengan lemas ke arah kamar mandi , melihat itu Riris hanya mampu tersenyum tipis , bagaimana pun jahat nya lelaki di depannya , tapi dia pernah mengisi hati Riris hingga sampai sekarang.


Mension Randi


" Jadi kau adalah tangan kanan Riris di luar daerah Devil Drak's ?" tanya Riski


" Ya , dan sekarang kalian susul lah dia , sebab dia berada dalam bahaya " jawab Reza


" Apa ??" ucap Randi terkejut


" Diamlah , jangan teriak-teriak kau bisa membuat telinga kami pecah " ucap Ryan


" Baiklah , aku akan membawa beberapa anak buah sekarang dan kami akan menuju pintu belakang " jawab Riski


" Di depan siapa nyet ?" tanya Ryan


" Gk usah berlaga bodoh , siapa lagi kalau bukan kalian " jawab Riski santai


" Jangan pernah ragu dan gegabah dalam mengambil tindakan sebab lawan kalian bukan lah orang yang waras " ucap Reza

__ADS_1


" Maksudnya ?" tanya Riski


" Denis gila ?" lanjut Riski lagi


" Denis setelah merayakan kelulusan kalian di waktu SMA , dia mengalami gonjangan hebat pada mentalnya , itu semua akibat queen Riris yang pergi tanpa kabar , dan Denis bisa berbuat apa saja demi menjadikan queen miliknya " jelas Reza


" Apa saja yang sudah di lakukan Denis ?" tanya Riski


" Denis akan membunuh siapa saja yang menghalanginya dan siapa saja yang di sayangi oleh queen tak terkecuali orang tua nya sendiri " jawab Reza


" Apa ?? Denis membunuh orang tua nya sendiri ? dasar gila !!" ucap Riski terkejut


" Aku titip queen kepada kalian , dan untuk tuan Randi mohon maaf anda tidak di perbolehkan untuk menemui queen " ucap Reza


" Aku adalah suaminya , jadi kalian tidak ada hak untuk melarangku " jawab Randi dingin


" Dengarkan saja sebelum kita bertindak gegabah " ucap Ryan yang tak kalah dingin


Ryan dan Riski segera pergi menuju ke markas , untuk mengumpulkan anak buah mereka masing-masing , sedangkan Reza dan Randi tinggal di mension mewah itu.


" Sayang kau ada dimana ??" teriak Denis setelah selesai mandi dan berpakaian dengan rapi

__ADS_1


Namun dia tidak mendengar sahutan atas panggilannya, dia segera keluar kamar untuk mencari pujaan hatinya .


Saat di tangga dia mendengar seseorang memasak dan bau masakan yang sangat harum , Denis menuju ke dapur dan dia tersenyum melihat pemandangan yang di depan nya .


HUP.. Denis memeluk tubuh Riris dari belakang , dan semua itu tidak luput dari pandangan Richad.


" Mungkin belangan ini , dia tidak akan butuh obat " ucap Richad dari kejahuan


" Sedang apa sayang ?" tanya Denis sambil memeluk dan mencium ceruk leher jenjang Riris


" kalau bukan karna kau gila , dan ibuku masih disini sudah ku tendang kau sejak tadi " batin Riris kesal


" Duduklah disana aku akan menyajikan nya " jawab Riris


Denis hanya menurut saja , dia duduk manis dengan wajah yang tersenyum.Riris datang membawakan beberapa hidangan ke meja makan , dan dia tidak langsung duduk sebab dia akan memanggil ibunya.


Dan tak berapa lama , Riris sudah duduk tepat di depan Denis dan disamping Riris ibunya duduk, Riris melayani ibunya dan menyuapi nya dengan telaten , sedang Denis di buat cemburu atas perhatian Riris kepada ibunya.


" Ibu aku akan ke atas untuk mandi , jadi ibu tunggulah disini " ucap Riris tanpa menoleh ke arah Denis


Denis yang melihat tingkah gadisnya seperti itu membuat dia marah dan memandang wanita paruh baya yang didepannya dengan pandangan yang sangat menakutkan

__ADS_1


__ADS_2