Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 60


__ADS_3

Riris yang melihat tingkah suaminya tersenyum jahil.


Dengan tangan yang nakal dan bibir yang sudah mulai menciumi leher suaminya , sehingga membuat hawa nafsu Randi menjadi tak terhankan lagi, melihat itu Riris tersenyum puas .


" Mas lanjut disini apa di kamar ?" tanya Riris sensual


Randi yang mendengarnya hanya mampu menahan desahannya agar tidak keluar.


" Kalau lanjut disini , maka kegiatan kita akan menjadi tontonan buat anak buah Riski yang di markas " ucap Riris


Randi langsung memeluk erat tubuh istrinya , dan menutupi punggung istrinya yang terekpos.


" Kenapa tidak bilang sedari tadi sayang " ucap Randi kesal


Dia langsung mengendong tubuh istrinya ala bride style , menuju ke kamar. Randi tidak perlu bingung kamar tidur dimana , sebab hanya ada satu kamar di dalam apartement itu.


" Dasar Riski brengsek , jika dia berhasil melihat tubuh istri ku , ku pastikan besok bola matanya tidak akan di tempatnya lagi " Batin Randi


" Jangan mengumpatinya mas , karna dia gak salah , kamu aja yang mesum " ucap Riris santai


" Sayang ,,,,, kamu memihaknya ??? " tanya Randi sambil meletakkan istrinya di atas tempat tidur

__ADS_1


" Bukan memihak , cuma aku mengatakan faktanya mas " jawab Riris


Randi tidak menjawabnya lagi , dengan segera dia menindih tubuh istrinya dan melahap benda kenyal yang sudah menjadi candunya, tangan nya sudah tidak bisa di kondisikan lagi.


Sedangkan di tempat lain , seorang wanita sedang kesal karna Queen nya tidak menghubunginya , dan di sebuah mension yang megah , seorang pria dengan marahnya kembali melemparkan semua benda yang dapat di jangkaunya.


" Kenapa kalian lama sekali membawanya kesini ??? aku sudah merindukan nya " teriak Denis


" Sabarlah , tidak semudah itu Nis " jawab Richad


" Sampai kan chad , aku mulai bosan " teriak Denis


Dengan gerakan cepat , Richad segera menyuntikkan obat penenang kedalam tubuh Denis , sehingga itu membuat Denis tenang dengan secara perlahan.


Di sebuah kamar yang tidak terlalu luas , kedua sejoli itu masih memadu kasih , sehingga hanya erangan dan ******* kenikmatan yang terdengar.


Sudah dua jam mereka melakukannya , dan itu membuat Riris sangat lelah , namun dia masih belum bisa tidur.


" Istirahatlah sayang " ucap Randi sambil memposisikan kepala nya di bagian dada istrinya , agar lebih leluasa melakukan kebiasaannya sebelum tidur.


" Jangan minta lagi , kalau masih mau minta lebih baik di lepas mas " ucap Riris sambil menjauhkan kepala suaminya dari puncak dadanya

__ADS_1


" Mas tidak akan memintanya , sayang,,, kau tau kan jika mas ingin tidur , harus seperti ini " jawab Randi memeluk erat tubuh istrinya


Riris tidak menjawab lagi , dia hanya mengelus rambut suaminya dengan sayang , dan itu membuat Randi nyaman dan tertidur dengan damainya.


Riris berusaha melepaskan pelukan suaminya dengan gerakan perlahan , setelah itu dia berdiri dan mengambil ponselnya.


📲 " Datanglah sekarang , dan tunggu tepat di bawah jendela kamar " ucap Riris


📲 " Kenapa lama sekali ?" tanya Rere kesal


📲 " sudahlah jangan protes lagi , cepat datang sebelum Randi bangun " jawab Riris


📲 " Aku sudah sampai " ucap Rere


📲 " Sejak kapan kau di wilayah ini Re ?" tanya Riris


📲 " sejak tadi , dan apa yang ingin kau bahas ?" tanya Rere


Riris melemparkan sebuah kotak , dan itu membuat Rere kewalahan untuk menangkapnya , sebab Queen nya melemparnya tanpa aba-aba.


📲 " Pasangkan itu kepada dua orang yang di rumah mu tanpa menyakitinya " ucap Riris

__ADS_1


📲 " Dan semua isi kotak ini , pastikan kau memasangnya di tubuh Ryan " lanjut Riris sambil melemparkan kembali kotak yang kecil


__ADS_2