Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 44


__ADS_3

" Aku ingin kau mati saja , sebab kau hanya bisa merebut Riris dariku " ucap Denis dengan dingin setelah Riris menghilang dari pintu kamar


" Apa maksudmu nak ?" tanya Ibu Riris


" Aku cemburu melihat Riris perhatian kepada mu , dan aku di abaikan " jawab Denis


" Tapi perhatian nya itu beda nak " ucap Ibu Riris


Denis berdiri dari kursinya dan mengeluarkan pistoll nya , namun langkahnya di hentikan Richad yang sudah berlari dari arah tangga .


" Apa yang ingin kau lakukan Nis ? dia itu ibu dari wanita yang sangat kau cintai " ucap Richad setengah berteriak


" Tapi dia sudah merebut perhatian dari Riris " jawab Denis berteriak


" Itu beda bodoh " ucap Richad kesal


Riris keluar dari kamar mandi dan segera memakai pakaiannya yang sudah disediakan oleh Denis , namun saat dia ingin membuka knop pintu kamar dia mendengar suara keributan dari arah bawah .


"APA YANG INGIN KAU LAKUKAN DENIS ??? DIA IBUKU !!" teriak Riris sambil lari dari tangga menuju ke bawah


Namun sebelum sampai ke lantai satu , anak buah Denis sudah menghalanginya .


" Menyingkirlah dari hadapan ku , sebelum ku ledakkan tempat ini " ucap Riris dengan dingin dan tatapan yang sangat menakutkan

__ADS_1


Anak buah Denis yang melihat reaksi Riris goyah , namun mereka lebih takut kepada bosnya .


Dengan segera perkelahian adu jotos langsung di buat Riris kepada anak buahnya Denis.


Dengan cepat Riris sudah melumpuhkan anak buahnya Denis , dia sangat marah melihat ibunya sudah di todong dengan pistoll di kepalanya.


" Richad singkirkan pasien mu itu segera sebelum aku ledakkan kepalanya " ucap Riris


" Dan kau Denis singkirkan senjatamu itu bajingan " lanjut Riris teriak


Sebelum Denis menjawab Riris , sudah terdengar suara perkelahian dan tembakan dari arah depan dan belakang mension , itu membuat semua anak buah Denis bergerak dengan cepat untuk menjaga Denis.


Sedangkan Richad segera mengeluarkan senjatanya , dan Denis mengeluarkan aura membunuh dan psikopatnya.


" Singkirkan semua tikus-tikus kecil itu tanpa terkecuali " ucap Denis


" IBU " teriak Riris histeris dan segera memeluk mayat ibunya ,


" Riris " teriak Riski dan Ryan bersamaan setelah mengalahkan anak buah Denis


mereka berdua terkejut saat melihat wanita paruh baya sudah tergelatak dengan darah yang sudah banyak mengalir dari kepalanya.


Dengan tatapan mata yang menakutkan Riris bangkit dan berdiri , Dia mengeluarkan senjata apinya segera menembakkan ke udara .

__ADS_1


" Aku ingin kalian meledakkan tempat ini , dan bawah Denis ke markas dalam keadaan hidup " ucap Riris kepada anak buahnya


Dor,,,Dor,,,Dor,,


Buhk,,,Buhk,,,Buhk,,,


" Menyerahlah Denis sebelum kau mati di tanganku " ucap Riris setelah menodongkan senjata nya tepat di kepala Denis


Dan Denis juga tak ingin kalah , dia segera menodongkan senjatanya di kepala Riris.


" jika aku tak bisa memilikimu , maka mati bersama juga aku mau " ucap Denis tersenyum


" Aku tidak sudi mati bersama lelaki bajingan seperti mu , kau pembunuh Denis " teriak Riris


" kita tidak ada bedanya sayang , dan semua itu hanya ku lakukan demi dirimu " jawab Denis


Dor,,,akhhh


teriakan Richad terdengar dan itu membuat Riris lengah , dan Denis tidak menyianyiakan kesempatan itu , dia segera menyingkan senjata Riris sampai terlempar ke lantai , dan Denis memelintir tangan Riris ke belakang.


" Maaf kan aku sayang yang sudah menyakitimu , tapi kau lah yang membuat ini semua terjadi " bisik Denis tepat di belakang Riris dan Denis juga mencium pipi Riris sekilas


" Bajingan kau brengsekk " jawab Riris

__ADS_1


Hahhahahahahaha tawa Denis menggelegar di mension itu...


" LEPASKAN DIA " teriak seseorang kepada Denis....


__ADS_2