
Pagi yang cerah sangat di sambut baik oleh penghuni muka bumi tanpa terkecuali.
Ting,,,Tong,,, suara bel yang sedang di tekan beberapa kali.
" Mas bangun , coba ke depan siapa yang datang " ucap Riris masih dalam selimutnya
" Sayang , mas masih ngantuk " jawab Randi memeluk erat istrinya
" Kalau begitu lepaskan dulu pelukannya , biar aku yang turun untuk melihatnya " jawab Riris sambil melepaskan pelukan suaminya
Dengan pakaian tidurnya , Riris keluar kamar tidur menuju pintu depan , namun tangannya di cekal oleh suaminya secara tiba-tiba.
" Kenapa ? " tanya Riris bingung
" Masuk , dan cepatlah mandi , aku akan membukanya " jawab Randi kesal saat melihat pakaian istrinya
" Mas tahu siapa yang datang ?" tanya Riris
" Itu Alex , mas akan ke kantor pagi ini , ada meeting penting " jawab Randi melangkah pergi ke arah pintu depan
Riris kembali lagi ke dalam kamar untuk membersihkan tubuhnya , sedangkan Randi yang membuka pintu di buat kesal bukan kepalang.
" Kenapa kau pagi buta sekali datangnya Lex " tanya Randi kesal
__ADS_1
" Bos,,, 15 menit lagi kita akan ada meeting , dan ini bukan pagi buta lagi " jawab Alex santai
" Kembali ke mobil , dan tunggu aku disana " ucap Randi langsung menutup pintu dan berjalan cepat menuju kamar
" Sayang " ucap Randi memeluk tubuh istrinya dari belakang yang masih memakai handuk
" Mandilah mas , sebelum terlambat " titah Riris
" Dari mana kau dapat pakaian ini ?" tanya Randi saat melihat pakaian istrinya di atas ranjang
" Aku menyediakannya disini sejak dulu mas " jawab Riris
" Buang itu dan jangan di pakai lagi" titah Randi dingin
" Mas sekali ini saja , pakaian ku sudah lecek akibat ulahmu , jadi izinkan ku pakai sekali ini saja " pinta Riris dengan raut wajah yang memelas mungkin
Melihat itu Randi dengan cepat luluh dan hanya tersenyum pasrah saja , dia pun dengan cepat melangkah ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya .
Tanpa menunggu lama , Randi keluar kamar mandi dengan menggunakan handuk , dan dia melihat sebuah pakaian yang sangat asing di matanya.
" Itu pakaian Riski , mas pakai saja sebelum kita sampai di mension " ucap Riris
Randi tidak menjawab nya , namun dia tetap memakai pakaian itu mengingat waktu yang sudah mendesak.
__ADS_1
" Mas nanti aku akan keluar mension " izin Riris
" Mau kemana ?" tanya Randi merangkul pinggang istrinya
" Aku ingin menemui Rere mas " jawab Riris
" Kabari mas jika sudah pulang ke mension , dan saat di jalan berhati- hatilah " ucap Randi
" Sebentar mas , aku pastikan dulu apartement aman , sebelum kita meninggalkannya " jawab Riris
Kedua sejoli itu keluar apartement dengan tangan Randi yang masih saja memeluk pinggang istrinya posesif.
" Mas pergilah , aku akan naik taksi " ucap Riris
" Baiklah , hati-hati di jalan sayang ,Cup " jawab Randi mencium bibir istrinya sekilas
Riris hanya tersenyum manis saat melihat kepergian suaminya , namun senyum itu langsung berubah menjadi sebuah seringai iblis kala melihat sepasang mata yang sedang mengawasinya dari kejauhan .
" Welcome to the play brengsek " Batin Riris dengan seringai iblisnya
Setelah menunggu lama , taxi online yang sudah di pesannya sudah datang , dan Riris segera menaiki nya menuju ke markas .
" Terimah kasih mbak tip nya " ucap Pak taksi saat menerima ongkos yang di berikan Riris kepadanya
__ADS_1
Riris turun taxi dan melangkah masuk , saat memasuk ruangan itu , dia sudah melihat wajah seorang wanita yang sangat cantik namun sayang tatapan matanya sangat kosong .