
📱" Kenapa ??" tanya Riris setelah telepon tersambung
📱" kau dimana dan apa yang terjadi ??? " tanya Riski penasaran
📱" tidak usah di bahas ,,, ada apa kau pagi-pagi sudah menelpon ku " tanya Riris
📱" jika masalah Bryan dan anak buahnya ada sangkut pautnya dengan Denis , apa kau sanggup untuk melawannya " tanya Riski dengan serius
📱" kenapa kau bertanya begitu ??" tanya Riris
📱" Semalam aku menyuruh Rere dan Thomas untuk menyelidikinya , dan mereka mendapat info bahwa Bryan dan anak buahnya hanya orang suruhan saja " jelas Riski
📱" Tapi jika mereka hanya orang suruhan saja , kenapa Jeni sangat ngotot untuk melawan kita ??? dan apa hubungannya dengan Denis ????" tanya Riris
📱" hubungannya karna Jesi adalah kekasihnya mungkin " tebak Riski
📱" jika hanya karna itu ,,,, kenapa sampai menyerang kita , kenapa tidak hanya Randi saja ??? aku kan tidak menganggu hubungan asmara mereka " jawab Riris
📱" astaga Riris Victoria ,,, aku pusing mendengar semua ocehan mu itu ,,, yang penting kau siap apa tidak " tanya Riski
__ADS_1
📱" ya aku siap ,, kenapa harus takut ?" jawab Riris dengan datar
📱" sudah dulu , kau rawat saja anakmu itu , jika sudah ada perkembangannya lagi maka aku akan menghubungimu dan ingat jangan terlalu tertutup kepada suamimu itu " ucap Riski sambil mematikan sambungan telepon secara sepihak.
" Dasar bocah tengikk tidak sopan sekali ,,,, kenapa dia punya kebiasaan mematikan telepon secara sepihak ya " ucap Riris dengan wajah yang kesal
" Dan kenapa semua insiden itu ada hubungannya dengan Denis ??? dimana dia sekarang ??? dan jika dia di kota ini ,, kenapa dia tidak bertemu secara langsung denganku ??? kenapa harus memainkan permainan kotor itu " tanya Riris pada dirinya sendiri
" ahhhh bisa gila aku jika terus memikirkannya " lanjut Riris tanpa menyadari kehadiran Randi di depan pintu yang sedang bersandar
" yaaa,,, memang kau sudah gila ,, buktinya sejak dari tadi kau sudah bicara sendiri " ucap Randi dengan tersenyum tipis di bibirnya
" Tidak ada , aku hanya melihat mu apa bosan atau tidak ,,, tapi ternyata aku salah , kau lebih bosan dari apa yang ku bayangkan " jawab Randi
" karna terlalu bosan bisa membuat mu gila dengan bicara sendiri " lanjutnya lagi
" Aku tidak ingin bercanda mas " jawab Riris kesal
" Apa kami bisa pergi ke kafe Flower's ??" tanya Riris lagi
__ADS_1
" Buat apa ??? untuk bersenang-senang???" tebak Randi
" tidak ,,, aku hanya ingin melihat kondisi kafe " jawab Riris
" Pergilah , tapi ingat jangan lupa menghubungiku jika terjadi apa-apa dengan kalian berdua " ucap Randi
" Siiiaaapppp pak bos , dan kami akan menaiki taxi online saja " jawab Riris sambil memberi hormat kepada Randi seperti memberi hormat kepada pemimpin upacara bendera
" Dan aku akan menjempur kalian pulang , jadi jangan pergi kemana-mana sebelum aku menjemput kalian " ucap Randi
"ok " jawab Riris sambil mengangkat baby Rangga ke dalam gendongannya dan berlalu pergi untuk turun ke loby perusahaan
Setelah sampai di depan perusahaan , pak satpam sudah berdiri di depan pintu taxi online yang sudah di pesan Riris tadi , dan pak satpam membuka pintu setelah Riris sampai di samping taxi.
" Terimah kasih pak " ucap Riris dengan senyum manisnya sambil menaiki taxi teesebut
" sama-sama nyonya " jawab pak satpam dengan memberi hormat dan menutup pintu mobil taxi
" pak ke kafe Flower's ya " ucap Riris kepada supir taxi
__ADS_1
" baik nona " jawab pak supir