Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 25


__ADS_3

Belum sempat Riris bertanya kenapa , tapi dia sudah melihat foto yang sangat mengejutkan.


" Bukankah ini Denis ?? Lalu siapa wanita ini ? Aku ??? tidak mungkin !!!" Batin Riris sambil memandang foto itu dalam.


" KELUAR KALIAN ,,,, RIRIS KELUAR KAU WANITA MURAHAN " teriak para ibu-ibu warga


Semua warga sudah berada di depan rumah Riris , merdengar itu ibu Riris di buat panik sekaligus pusing , karna dia merasa terlambat untuk melindungi putrinya itu .


Sedangkan Riris merasa kepala nya seakan pecah memikirkan keadaan sekarang , dia mengambil HP nya di dalam saku celana , untuk menghubungi teman-temannya , namun kesialan terus mendatanginya.


Tidak ada satu pun teman wanita nya yang mau mengangkat telepon darinya , dan Riris berfikir untuk menghubungi Riski.


tut,,,tut,,,tut,,,


panggilan pun masuk....


📱" Ki,,, kamu dimana ??? bisa datang sekarang ke rumah ,,, aku butuh bantuanmu !!" cerocos Riris dengan wajah yang panik dan nada bicara yang bergetar.


📱" Tunggu di situ , dan jangan membuka pintu sebelum aku datang " Ucap Riski


Warga melempari rumah Riris dengan telur dan air yang sudah di isi di balon.

__ADS_1


" Ibu-ibu kenapa kita tidak menyeret mereka keluar " ucap Sari


**Sari adalah teman Riris dan Riski sejak kecil,,, mereka berteman baik sampai SMP namun sejak masuk sekolah menengah pertemanan mereka renggang sebab sekolah mereka tidak sama lagi .


Dan Sari membenci Riris karna Riski lebih menyukai Riris dan ikut satu sekolah dimana Riris sekolah , Sari benci itu**.


" betul itu,,,, ayo kita seret " jawab para warga


Warga mendobrak pintu rumah , sehingga pintu itu jatuh dengan mudah , dan tampaklah Radit sedang memeluk ibunya yang sedang menangis sedangkan Riris langsung berdiri untuk melindungi ibu dan adiknya .


" Apa kalian semua ingin ku laporkan ke polisi " tanya Riris


" Apa kau pikir kami akan takut ??? dasar wanita murahan !!" hardik Sari


" Tidak,,,, aku tidak tau " jawab Sari dengan santainya


" DASAR WANITA MURAHAN " teriak warga lagi


BUKKK,,,, BUKKKK,,, BUKKKK


Suara telur yang dilempar tepat mengenai tubuh Riris dan Radit .

__ADS_1


" AKU AKAN PERGI DARI KAMPUNG INI ,,,, TAPI JANGAN PERNAH KALIAN MENGGANGGU IBU DAN ADIK KU , ATAU PUN MENGUSIR MERAKA " teriak Riris sambil menangis


Sunyi tidak ada suara ,,,, para warga tampak berpikir.......


" Baiklah ,,,, kami tidak akan menggangu ibu dan adikmu ,,, dan kau bisa pergi dari sekarang " jawab ibu Rt.


Riris berbalik mengahadap ibu dan adiknya sambil menangis dan berjongkok.


" Radit,,,, jaga kesehatan kalian !!! dan jagalah ibu baik-baik,,, hubungi kakak jika terjadi apa-apa dengan kalian " ucap Riris sambil memeluk ibu dan adiknya.


Riris berdiri dengan air mata yang terus mengalir ,,, dia mengambil tasnya dan keluar rumah ,, Setelah sampai di halaman rumah Riski sampai dengan motornya .


" Ayo ,,,, biar ku antar " ucap Riski


Riris segera menaiki motor dengan perasaan yang hancur dan dengan kepala yang pusing .


" kita mau kemana ?" tanya Riski


" ke rumah paman di kota X " jawab Riris


" Ki kenapa ini terjadi padaku ??? kemana semua teman yang sudah ku anggap saudara ku sendiri ??? kemana mereka ??? padahal mereka tau aku butuh bantuan mereka !!!! dan siapa gadis yang bersama Denis itu ???" cerca Riris dengan wajah yang kusut habis menangis

__ADS_1


" Tenangkan dirimu dulu , setelah itu baru kita selesaikan urusan ini " jawab Riski berusaha menenangkan Riris


" Tapi........" ucap Riris


__ADS_2