Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 76


__ADS_3

Pagi yang cerah telah di sambut baik dengan semua penghuni alam , begitu juga di sebuah mension yang mewah , semua pelayan sudah melakukan aktivitas mereka masing-masing.


Namun sepasang sejoli ini masih berdebat , dengan wajah istrinya yang sudah merah padam akibat menahan kemarahannya.


" Mas lepaskan dulu aku ingin ke kamar mandi " ucap Riris


" Bareng sayang " jawab Randi


" Aku ingin buang air besar mas , lepaslah karna aku sudah tidak tahan " ucap Riris


Mendengar itu Randi segera menyingkirkan tangannya , dan istrinya itu langsung berlari ke arah kamar mandi dengan membawa handuk saja.


" Dasar , bukannya melepaskan dia malah memeluk ku , bagaimana jika tadi aku mengeluarkannya disana " gerutu Riris di dalam kamar mandi


Hanya membutuhkan waktu sebentar saja Riris sudah menyelesaikan acara mandi nya dan dia keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas lutut saja.


" Mas bangun,,, dan mandi " titah Riris

__ADS_1


Namun saat pandangannya melihat ke arah ranjang , suaminya itu sudah tidak ada disana .


" Kemana dia perginya ?" batin Riris


Karna sudah tidak ada orang lagi , Riris membuka handuknya dan ingin memakai pakaiannya , namun sebelum itu terjadi suaminya segera menarik tangannya sehingga dia terjatuh tepat ke pelukan hangat suaminya.


Entah dari mana datangnya suaminya itu yang tiba-tiba muncul seperti hantu , sedangkan Randi yang melihat tubuh polos istrinya sudah mulai menegang , dia membawa istrinya ke ranjang dan mendudukkannya di atas pangkuannya.


" Mas lepas , aku pakai baju dulu " ucap Riris seraya meronta pelan


" Begini saja sudah bagus sayang " jawab Randi dengan suara seraknya seraya mengecup leher istrinya


" Mas hari ini cuti " jawab Randi dengan bibir dan tangan sudah tidak bisa terkendalikan


" Tapi ini masih pagi mas , aku harus memeriksa keadaan baby Rangga dan Radit " bujuk Riris lagi


" Mereka sudah ada yang menjaga nya sayang " jawab Randi lengsung mencium bibir istrinya agar tidak cerewet lagi.

__ADS_1


Sedangkan Riris yang mendapat serangan tiba-tiba hanya mampu pasrah , karna menolak pun tidak ada arti dan gunanya .


Randi mencium bibir itu dengan rakus , kala dia mendengar sedikit lengguhan kecil keluar dari mulut sang istri , dan itu mampu membuat gairah Randi semakin besar saja.


Randi membaringkan tubuh istrinya di atas ranjang dengan posisi telentang , sedangkan dia dengan gerakan cepat membuka celana pendeknya dan menindih tubuh istrinya.


Dengan gerakan cepat pula dia melakukan aktivitas panas mereka di pagi yang cerah ini.


" Begini ni , kalau punya suami mesum, setiap saat slalu di terkam " batin Riris yang sudah mengeluarkan ******* dan erangan kenikmatannya


Randi yang mendengarkan ******* istrinya semakin cepat melakukan gerakan nya dan tanpa menunggu lama istrinya sudah mencapai pelepasan pertamanya.


Sedangkan Randi masih belum , karna itu dia semakin mempercepat tempo gerakannya.


Sudah hampir dua jam mereka melakukan olahraga panas di pagi hari ini , Randi melihat istrinya sudah mulai mengantuk karna merasa lelah akibat di gempur mulai semalam hingga pagi ini.


" Beruntung tadi aku sudah beritahu Alex , kalau hari ini cuti,,, kalau tidak , mana bisa aku merasakan pagi yang panas ini " batin Randi terkekeh sambil memandang wajah lelah istrinya

__ADS_1


" Tidurlah ,,,,, karna kau sudah lelah " bisik Randi di telinga istrinya


Randi pun membaringkan tubuhnya kembali di samping istrinya yang sudah terlelap , dengan tangan yang memeluk pinggang istrinya posesif.


__ADS_2