
Pagi yang cerah telah di sambut baik dengan semua penghuni alam , begitu juga di sebuah mension yang mewah , semua pelayan sudah melakukan aktivitas mereka masing-masing.
Namun sepasang sejoli ini masih berdebat , dengan wajah istrinya yang sudah merah padam akibat menahan kemarahannya.
" Mas lepaskan dulu aku ingin ke kamar mandi " ucap Riris
" Bareng sayang " jawab Randi
" Aku ingin buang air besar mas , lepaslah karna aku sudah tidak tahan " ucap Riris
Mendengar itu Randi segera menyingkirkan tangannya , dan istrinya itu langsung berlari ke arah kamar mandi dengan membawa handuk saja.
" Dasar , bukannya melepaskan dia malah memeluk ku , bagaimana jika tadi aku mengeluarkannya disana " gerutu Riris di dalam kamar mandi
Hanya membutuhkan waktu sebentar saja Riris sudah menyelesaikan acara mandi nya dan dia keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas lutut saja.
" Mas bangun,,, dan mandi " titah Riris
__ADS_1
Namun saat pandangannya melihat ke arah ranjang , suaminya itu sudah tidak ada disana .
" Kemana dia perginya ?" batin Riris
Karna sudah tidak ada orang lagi , Riris membuka handuknya dan ingin memakai pakaiannya , namun sebelum itu terjadi suaminya segera menarik tangannya sehingga dia terjatuh tepat ke pelukan hangat suaminya.
Entah dari mana datangnya suaminya itu yang tiba-tiba muncul seperti hantu , sedangkan Randi yang melihat tubuh polos istrinya sudah mulai menegang , dia membawa istrinya ke ranjang dan mendudukkannya di atas pangkuannya.
" Mas lepas , aku pakai baju dulu " ucap Riris seraya meronta pelan
" Begini saja sudah bagus sayang " jawab Randi dengan suara seraknya seraya mengecup leher istrinya
" Mas hari ini cuti " jawab Randi dengan bibir dan tangan sudah tidak bisa terkendalikan
" Tapi ini masih pagi mas , aku harus memeriksa keadaan baby Rangga dan Radit " bujuk Riris lagi
" Mereka sudah ada yang menjaga nya sayang " jawab Randi lengsung mencium bibir istrinya agar tidak cerewet lagi.
__ADS_1
Sedangkan Riris yang mendapat serangan tiba-tiba hanya mampu pasrah , karna menolak pun tidak ada arti dan gunanya .
Randi mencium bibir itu dengan rakus , kala dia mendengar sedikit lengguhan kecil keluar dari mulut sang istri , dan itu mampu membuat gairah Randi semakin besar saja.
Randi membaringkan tubuh istrinya di atas ranjang dengan posisi telentang , sedangkan dia dengan gerakan cepat membuka celana pendeknya dan menindih tubuh istrinya.
Dengan gerakan cepat pula dia melakukan aktivitas panas mereka di pagi yang cerah ini.
" Begini ni , kalau punya suami mesum, setiap saat slalu di terkam " batin Riris yang sudah mengeluarkan ******* dan erangan kenikmatannya
Randi yang mendengarkan ******* istrinya semakin cepat melakukan gerakan nya dan tanpa menunggu lama istrinya sudah mencapai pelepasan pertamanya.
Sedangkan Randi masih belum , karna itu dia semakin mempercepat tempo gerakannya.
Sudah hampir dua jam mereka melakukan olahraga panas di pagi hari ini , Randi melihat istrinya sudah mulai mengantuk karna merasa lelah akibat di gempur mulai semalam hingga pagi ini.
" Beruntung tadi aku sudah beritahu Alex , kalau hari ini cuti,,, kalau tidak , mana bisa aku merasakan pagi yang panas ini " batin Randi terkekeh sambil memandang wajah lelah istrinya
__ADS_1
" Tidurlah ,,,,, karna kau sudah lelah " bisik Randi di telinga istrinya
Randi pun membaringkan tubuhnya kembali di samping istrinya yang sudah terlelap , dengan tangan yang memeluk pinggang istrinya posesif.