
Riski langsung melangkah dan memeluk erat tubuh wanita yang di depannya , dan Ryan menghalangi Randi yang ingin masuk kedalam.
" Biarkan saja , kita lihat saja dari sini !" ucap Ryan
" sejak kapan kau seposesif ini ?" tanya Ryan
" Diamlah " jawab Randi
Riris yang merasakan tubuh nya sedang di peluk segera melihat orang tersebut , dan saat pandangan mata mereka bertemu , Riris langsung menangis dengan kuat dan mengeluarkan unek-unek dalam hatinya.
" Ini semua salah ku , jika aku tidak menikah dan mengenal Rangga , maka nyawa yang tidak berdosa itu tidak akan pernah hilang , ini semua salah ku Ki " ucap Riris dalam isakan tangisnya
" Tidak pernah terpikir oleh ku kalau orang yang ku cintai akan berbuat seperti itu , kau tau kan betapa lembut dan tulus nya cinta Denis kepadaku , tapi kenapa dia berbuat seperti ini " ucap Riris
" Kenapa ??? dia bahkan membunuh ibuku Kiki !!!! KENAPA INI TERJADI PADAKU , APA SALAH KU " ucap Riris lagi histeris
__ADS_1
" Tenang lah , semua ini bukan salah mu , tapi salah Denis , jadi berhentilah bersedih Ris , bangkitlah dari keterpurukan mu sendiri , dan ingat kau masih punya kami semua yang selalu menyayangimu dan Radit juga membutuhkan mu Ris " jawab Riski sambil memeluk dan mengusap punggung Riris lembut
" Radit sedang koma , jadi bangkitlah agar kau bisa merawatnya " lanjut Riski
" Bawa aku pergi Ki , aku gak mau disini , aku takut saat Randi melihat ku dia akan bersedih dan marah , karna gara-gara aku anaknya pergi , bawa aku , ku mohon " pinta Riris sambil memandang ke arah Riski
Namun sebelum Riski menjawab , Randi masuk dan meraih tubuh istrinya kedalam pelukannya.
" Kau tidak boleh pergi , jika kau merasa takut akan membuat ku bersedih dan marah maka tebus itu dengan tetap disisiku selamanya , Jangan pergi " ucap Randi
Riris semakin menangis histeris di dalam pelukan suaminya , dan bibir mungilnya terus saja mengucapkan kata maaf.
Ryan dan Riski sangat bersedih melihat itu , namun mereka tidak dapat berbuat banyak selain menghibur Riris dan menangkap Denis beserta anak buahnya.
" Kami keluar dulu, selesaikan urusan ini sampai hari ini , dan kami akan menunggu kalian di ruang tamu " ucap Ryan melangkah keluar dari kamar itu
__ADS_1
Bi Ratna berpapasan dengan Ryan dan Riski saat di anak tangga yang paling atas , dan Bi Ratna masuk setelah mengetuk pintu kamar dan meletakkan makanan yang di bawanya di atas nakas dan segera keluar kembali.
" Makan dulu , baru kita bahas lagi " ucap Randi
Riris hanya diam saja , namun saat Randi menyuapkan nasi ke dalam mulutnya dia tidak menolaknya , dan hanya mengunyahnya dalam diam.
" Nanti Alex akan memindahkan Radit ke kamar ini , jadi bangkitlah seperti semula , agar kau bisa merawatnya " pinta Randi
" Dan berhentilah merasa beesalah atau meminta maaf kepadaku , karna kau tidak bersalah dan aku sudah memaafkanmu " lanjut Randi dengan wajah yang tersenyum ke arah istrinya
" Terimah kasih " jawab Riris lirih
Randi menghapus air mata istrinya , dan menyuapkan nasi kedalam mulut istrinya dengan telaten , setelah Riris selesai makan , Randi mengajak Riris untuk turun ke ruang tamu .
Bi Ratna dan pelayan lainnya yang melihat nyonya mereka menuruni tangga sangat bahagia , karna sudah Tiga bulan mereka tidak pernah melihat nyonya mereka keluar kamar .
__ADS_1