Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 71


__ADS_3

" Aku tidak ingin pergi sayang , dan aku hanya ingin seperti ini " jawab Randi manja


" Mas berhentilah bersifat seperti ini , karna kau bisa menghancurkan semua rencanaku " ucap Riris kesal


" Biarkan kami yang menyelesaikannya , kau bawa saja bayi besar mu itu pergi , karna aku muak melihat sifat manja nya itu " titah Riski kesal


" Sayang,,,," ucap Randi


Dorr,,,,Dorr,,,,,Dorr,,,,


Satu tembakan tepat mengenai dada Bryan , Jeny , dan Jesy , sehingga mereka bertiga terkapar tidak berdaya , dan tindakan Riris itu membuat mereka semua terkejut.


" *Betapa mengerikannya istri kecil ku ini " batin Randi


" Pantas saja , anak buahku lebih takut kepadamu dari pada kepada kau , jika kau bersifat kejam dan keji seperti ini " batin Riski


" Untung saja boss, sudah memperingatiku untuk tidak mengusik Queen , jika saja aku mengusiknya pasti aku sudah,,,,,," batin Xander tanpa mampu melanjutkan perkataannya


" huuuuu game over " batin Reza dengan menghembuskan nafas leganya

__ADS_1


" Dasar wanita iblis " Batin Richad*


" Sudahlah jangan mengumpatiku di dalam hati kalian , jika kalian tidak ingin ku hancurkan " ucap Riris dingin


Dengan gerakan cepat , Randi mencium bibir istrinya dengan lembut , guna untuk menenangkan amarah wanitanya.


" Za,,, masukkan dia kedalam kandang , agar dia berusaha keluar dari kawasan Lion dengan selamat " titah Riris


"Dan untuk Ryan , bawa dia ke dokter Xander , untuk mengeluarkan cip itu " lanjut Riris


melangkah pergi dengan Randi yang masih memeluknya dari arah belakang .


" Sayang bisa tidak kita ke hotel dulu " tanya Randi dengan tangan yang sudah mulai nakal


" oh astaga,,,, kenapa suamiku ini mesumnya tingkat tinggi " sindir Riris


" kita tidak bisa mas , karna aku masih ingin memberi sepupumu itu pelajaran , agar dia tidak berniat untuk bermain-bermain denganku " lanjut Riris


" Baiklah , tapi bagaimana kau bisa tahu semua itu " tanya Randi sambil melepaskan pelukannya

__ADS_1


" Aku mengetahui nya saat melihat jika tangan baby Rangga masih bergerak , dan aku menyuruh Xander dengan isyarat tangan agar membawa baby Rangga ke dokter pribadiku , dan aku sangat kesal saat kau begitu saja membawaku pulang " jawab Riris


" Dan kenapa kau menembak mereka semua ?" tanya Randi


" Jangan bodoh mas , itu semua belum setimpal dengan kematian ibuku dan dengan semua penderitaan Radit " jawab Riris sedih


Sebelum Randi berkata lagi , sebuah taxi telah menghampiri mereka , didalam taxi Randi tidak melepaskan pelukan tangannya dari pinggang istrinya , bahkan dia meletakkan dagunya dibatas bahu istrinya.


" Kangen " ucap Randi manja dengan sesekali dia mengelus perut rata milik istrinya


" Mas jangan nakal , ini di dalam taxi bukan di dalam mobil " ucap Riris


" Jika ini bukan mobil , jadi apa dong nama nya saya ng ?" goda Randi


" Mas , jangan pura-pura bodoh , karna itu menyebalkan bagiku " jawab Riris berusaha menyingkirkan tangan suaminya dari atas perut rampingnya.


Sedangkan di tempat lain , Alex yang menggendong baby Rangga masih berdiri di depan pintu mension , karna bi Ratna dan beberapa pelayan masih berdiri mematung sehingga menghalangi langkah mereka dengan raut wajah yang terkejut dan bingung.


" kenapa bayi ini mirip sekali dengan tuan muda Rangga , dan kenapa sepupu sekaligus musuh bebuyutan Tuan datang bersama tuan Alex ?" batin bi Ratna

__ADS_1


__ADS_2