Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 92


__ADS_3

Ya sejak dulu Randi tidak mengetahui apa itu artinya cinta , namun dia akan bersifat posesif dan cemburuan terhadap apa saja yang sudah di miliki dan di cintainya .


Saat dia di jodohkan dengan mantan istrinya itu , Randi tidak pernah merasakan getaran yang mampu membuatnya jatuh cinta , namun dia tetap menjalankan kewajibannya sebagai suami meski pada akhirnya Randi tahu jika mantan istrinya telah selingkuh dengan adik sepupunya.


Randi tidak pernah marah namun dia merasa kecewa kepada dirinya sendiri yang sudah terlambat mengetahui jika adik sepupunya sudah lebih dulu mengenal mantan istrinya itu , bahkan adiknya itu mencintai mantan istrinya.


Itulah alasan kenapa Ardi sang adik sepupu tidak pernah takut menjalin kasih di belakang kakak sepupunya , karna dia tahu betul jika kakaknya tidak mencintai Bulan , dan Bulan juga tidak menolak pesona yang dimiliki oleh Ardi.


Namun saat Ardi bertemu dengan Riris istri dari kakaknya sekaligus kakak iparnya itu , dia dapat melihat jika pandangan kakaknya sangat berbeda , tidak sama seperti dulu dia memandang mantan istrinya Bulan.


*******


Saat Ardi melihat foto-foto Idol itu , senyum usilnya segera merekah , dia sudah membayangkan jika kakaknya akan bersifat lucu dan menggemaskan ketika dia memperlihat rasa cemburu dan posesifnya.


" Apa kak Randi sudah tahu , jika kau menyukai pria jadi-jadian ini ?" tanya Ardi santai


Riris yang mendengar itu bingung sekaligus penasaran , siapa pria yang di maksud adik iparnya ini , sedangkan Riski yang mendengarnya ingin sekali dia tertawa lepas saat menyadari siapa pria yang di maksud oleh Ardi.

__ADS_1


" Siapa yang kau maksud ? pria mana yang maksud ?" tanya Riris bingung


Riris juga meminta jawaban kepada Riski lewat tatapan matanya , namun saat dia melihat ke arah Riski wajahnya langsung berubah menjadi kesal , sebab dia melihat muka Riski yang sedang menahan tawanya.


" Jangan bilang pria jadi-jadian yang kau maksud adalah mereka semua " ucap Riris dengan kesal


" Jika kau sudah paham , bagus lah " jawab Ardi masih dengan mode santainya


" Brengsek kau,,,,, Ki,,, bawa dia pergi dari sini " teriak Riris kesal


Namun dengan segera Riski membawa Ardi keluar dari kamar tersebut guna untuk menghindari kekesalan sahabatnya.


" huuu lebih baik aku pergi ke kantor mas Randi saja " ucap Riris dengan melangkah keluar dari kamar pribadinya


*****


Tok,,,,,Tok,,,,Tok,,,,

__ADS_1


" Masuk " teriak Randi dari dalam ruangannya


Suara higheels sangat terdengar jelas di pendengarannya , dan itu membuat pandangan matanya teralihkan dari berkas yang di pegangnya mengarah ke arah suara itu.


Saat kepalanya sudah terangkat dengan benar , betapa terkejutnya Randi saat melihat wanita yang sangat di kenalinya sudah berjalan mengarah ke arahnya , dengan di ikuti dengan seorang pria yang sudah sangat dikenal nya juga.


Namun dengan secepat kilat , dia mengubah ekspresi terkejutnya menjadi tenang namun terkesan dingin.


" Bagaimana kabarmu Ran,,,, aku sangat merindukan mu " ucap wanita itu yang ingin segera menghambur ke pelukan Randi


Namun saat melihat ekspresi dan tatapan dingin itu , nyalinya menciut seketika , sedangkan pria yang mengikutinya segera meletakkan barang yang sudah mereka bawa secara khusus.


" Makanlah aku sudah membelinya dengan rasa favoritmu " ucap wanita itu lagi


" Kenapa kau berada disini ?" tanya Randi dingin


" huuuuu kau masih belum berubah juga , padahal kejadian itu sudah lama berlalu , dan itu juga tidak merugikan mu " jawab Wanita itu dengan ekspresi sendunya

__ADS_1


__ADS_2