Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 88


__ADS_3

Malam yang begitu indah untuk sebagian orang telah berlalu , namun sebagian lagi orang menganggap pergantian malam ke pagi adalah neraka yang beda suasana saja.


Seperti sepasang suami istri ini , suaminya tersenyum puas kala mengingat permainan panasnya bersama istrinya , dimana dia bisa melakukan apapun yang dia inginkan , sehingga dia bisa merasakan puas akan permainan itu.


" Sayang jangan cemberut lagi , nanti mas pengen lagi bagaimana ?" goda Randi


" Dasar mesum " sunggut Riris kesal sambil melangkah keluar untuk sarapan pagi


Randi mengikutinya dari belakang , setelah mereka sampai di meja makan , mereka telah melihat Radit bersama susternya , dan Rangga bersama bi Ratna .


" uhhh anak mommy lahap sekali makannya " goda Riris sambil mengecup pipi baby Rangga yang sedang di suapi bi Ratna


" Kakak , semalam kak Ryan mulai sadar namun mata nya belum mau di buka " ucap Radit


" Haaa,,,, mulai sadar namun matanya belum mau di buka ???? maksudnya gimana ???" tanya Randi bingung


" Iya kak , kak Ryan memperlihatkan tanda-tanda jika jiwa nya sudah kembali ke dalam alam bawah sadarnya , namun kak Ryan masih enggan untuk membuka kelopak matanya " jawab Radit

__ADS_1


" Baiklah , kau awasi saja dia nanti dia juga akan membuka matanya " ucap Riris duduk di samping suaminya


" Mas,,,, nanti setelah sarapan aku akan menemui Riski ke mensionnya , dan aku akan membawa baby Rangga juga " izin Riris


" Boleh,,,, namun jangan sampai siang hari , karna kita akan makan siang bersama di kantor " jawab Randi tersenyum manis menghadap istrinya


" Jika istriku datang ke kantor , maka aku bisa meminta vitamin ku padanya " batin Randi


Riris yang melihat senyum suaminya di buat kesal , sebab dia tahu apa yang telah di pikirkan suaminya yang mesum itu.


Sarapan pagi mereka lewati dengan hening , sebab mereka memikirkan banyak hal di kepala masing-masing.


Randi telah berangkat ke kantornya setelah pamit ke istri kecilnya itu , dan dia tidak melupakan untuk sekedar mengecup kening sang istri dan mengecup pipi sang anak.


" Dit,,, kakak akan berangkat sekarang ,,, kau baik-baik di sini , jika kau kesulitan untuk melakukan aktivitas lain , suruh sustermu untuk membantu mu , jangan memaksakan diri , kamu paham ??" ucap Riris yang sudah siap dengan Rangga di gendongannya


" Iya kakakku yang cerewet,,,, kakak juga hati-hati di jalan " jawab Radit dengan senyum manisnya

__ADS_1


" Sus,,, titip Radit ya ,,, jika dia nakal , suster bisa menggigitnya , namun pelan-pelan saja agar tidak sakit " goda Riris sambil melangkah keluar dari mension


" Dasar kakak bar-bar " sunggut Radit kesal


Riris diantar oleh supir yang sudah di seleksi langsung oleh suaminya , dan itu membuatnya tersenyum.


" Pak kita singgah dahulu di toko mainan , karna Rangga ingin membeli robot metrobot X " ucap Riris


" Baik nyonya " jawab pak supir


Tanpa menunggu waktu lama , Riris sudah sampai di depan gedung toko mainan itu , namun saat matanya melihat sang anak yang tertidur dia tidak tega jika harus menggendong keluar , sebab matahari sudah mulai terik dan panas.


" Pak tolong jaga baby Rangga sebentar , kasihan dia jika ikut kedalam toko " ucap Riris


" Ok nyonya , saya akan menjaga nya " jawab pak supir


Riris keluar mobil , namun saat sampai di depan toko dia tidak sengaja menabrak bahu seorang wanita yang terlihat lebih tua darinya , namun bisa dikatakan jika wanita itu seumuran dengan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2