
Semua kejadian yang dibawah dapat di lihat oleh Randi dan itu semua dapat menimbulkan senyum tipis di wajahnya.
" Bulan ,,, semoga keputusan dan pilihan ku benar dan baik buat Rangga dan juga aku " batin Randi setelah duduk di kursi kekuasaannya.
Tak menunggu lama Riris dan baby Rangga yang sudah terbangun dari tidurnya sudah sampai di depan cafe , dan Riris segera masuk kedalam.
" pagi queen " sapa para pekerja di cafe
" pagi juga " jawab Riris
Riris membawa baby Rangga ke ruangannya dan membiarkan baby Rangga bermain sendiri di atas sofa dengan pengawasan nya yang sangat ketat.
" Dimas,,,, dimas " panggil Riris dari dalam ruangan
" iya saya queen " jawab Dimas seorang pekerja yang menjaga di kasir
" Apakah keungan kita ada masalah " tanya Riris
" Tidak ada queen " jawab Dimas
" Good,,, besok kabari Riski dan beritahu dia bahwa aku ingin di buat taman bermain anak di dalam cafe " perintah Riris
" masalah tempatnya , itu kalian sendiri yang memikirkannya " lanjutnya lagi
" Baik queen , besok taman bermainya sudah bisa di gunakan " jawab Dimas
__ADS_1
Dimas keluar dari dalam ruangan setelah memberi hormat kepada Riris , dan Riris segera menemani baby Rangga untuk bermain di sofa.
📱" maaf boss sudah menganggu mu , tapi queen meminta saya untuk memberitahukan kepada anda agar membuat taman bermain untuk anak-anak di dalam cafe , dan besok harus bisa di gunakan " ucap Dimas
📱" APA ??? dia itu sudah gila atau bagaimana ???? dan dimana di letakkan itu ?" teriak Riski dari sebrang telepon
📱" kalau masalah itu , queen mengatakan untuk kita berpikir sendiri " jawab Dimas
Tanpa menunggu jawaban lebih lanjut dari Dimas , Riski segera mematikan sambungan telepon dan segera menghubungi Riris .
📱" APA KAU GILA ATAU SINTING , APA KAU PIKIR AKU TIDAK SIBUK RIS ,,,,, AKU SIBUK MENCARI DAN MENYELIDIKI BRYAN DAN ANAK BUAHNYA BODOH " teriak Riski setelah sambungan telepon tersambung
📱" ohhh astaga , kau membuat ku takut KI " jawab Riris
📱" tidak " jawab Riris dengan santainya
📱" baiklah , taman bermain akan ku urus dan masalah Bryan kau yang mengurus sisanya " ucap Riski
📱" Baik , aku akan mengurus nya " jawab Riris
Sambungan telepon mati , dan Riris segera menelpon Tia .
📱" Tia,,,, setelah kau menyelidiki Bryan , serahkan hasilnya ke Riski karna hari ini dia akan berkerja di cafe " ucap Riris setelah telepon tersambung
📱" Siap laksanakan queen " jawab Tia
__ADS_1
Setelah sambungan telepon terputus , Riris membuatkan susu dodot untuk baby Rangga karna sedari tadi Rangga sudah haus.
" hmmm anak orang lapar ya " tanya Riris sambil memberi susu dodot ke dalam mulut nya baby Rangga
Dan Rangga hanya mengeliat dan tersenyum saja , melihat itu Riris merasa gemas sendiri dan dia terus mengoceh meskipun tidak ada yang menyahutinya .
Tok,,,Tok,,,Tok
Suara ketukan pintu, dan tampaklah seorang lelaki yang berparas tampan namun menunjukkan wajah yang kesal.
" Duduk , dan jangan ribut " ucap Riris
" Emang siapa yang ribut dodol " jawab Riski sambil duduk di samping baby Rangga yang masih minum susu dodotnya
" Itu,,, Lu yang ribut barusan " jawab Riris
Riski tidak mengubrisnya lagi , melainkan bermain-main dengan baby Rangga , bukannya bermain tapi lebih tepatnya menganggu .
" Ris,,, apa kau membuat taman bermain itu untuk Rangga " tanya Riski sambil mentoel-toelkan hidung dan dodot baby Rangga
" Jangan di ganggu Ki, nanti dia tersedak " ucap Riris
" dan untuk pertanyaan mu itu jawaban nya ya " jawab Riris
" Tapi kenapa ????" tanya Riski lagi
__ADS_1