
Dengan langkah gerakan yang cepat Riris segera keluar mobil untuk membantu Tia , tapi sayangnya Tia telah di kalahkan oleh preman itu dan di bawa pergi bersama beberapa preman lainnya .
" SIAL ,,,, aku terlambat lagi " umpat Riris
" Lex,, ikuti mobil itu segera , jangan sampai hilang jejak " lanjutnya setelah mereka bertiga kembali ke dalam mobil.
" tempat siapa ini ? kenapa aku tidak tau jalan ini !" batin Riris .
Bukan nya tidak tau , tapi dia lupa kalau sudah pernah membantai di daerah ini untuk beberapa kali.
Monster Drak
" jadi ini anak dari pria brengsek itu " ucap Bryan sambil menunjuk wajah baby Rangga.
" dan siapa wanita ini ? istrinya ? " lanjutnya.
" tidak tuan , wanita itu adalah pengasuhnya " jawab pengawalnya
" panggilkan jeny , agar dia yang mengurus bayi ini " perintah Bryan
Bryan adalah ketua geng mafia Monster Drak , dan Jeny adalah sahabatnya , wanita yang mencintai / yang terobsesi kepada Randi.
Riris , Randi , dan Alex telah sampai di depan markas Monster Drak , Riris turun dari mobil dan tak lupa untuk sharelock ke Riski agar dia dapat menyusul.
__ADS_1
Anggel Drak
" Bukan nya ini lokasi markas Monster Drak ?? kenapa Riris kesana " ucap Riski bingung setelah membaca pesan dari Riris.
Mendengar nama Riris , Ryan jadi penasaran.
" Ada apa dengan wanitaku ?" tanya Ryan
" wanitamu , pala peyang brengsek " jawab Riski
" lihat lah ,,, bukankah ini lokasi markas Monster Drak ya ? " lanjut Riski memperlihatkan HP nya.
" kenapa ?? kalian ingin membuat keributan di situ ?" tanya Ryan
Tanpa menunggu jawaban lagi , Ryan segera meninggalkan Riski di markasnya guna untuk menyusul Riris di Markas musuh.
sedangkan Riski memberitahu anak buahnya untuk pergi kesana sekarang juga.
Di markas Monster Drak , tidak ada seorang pun yang menghalangi mereka bertiga untuk masuk.
" Selamat datang wahai tuan yang terhormat,,, senang sekali bisa bertemu denganmu di rumahku ini " ucap Bryan mengejutkan mereka bertiga.
Dengan wajah yang dingin Randi segera melihat ke arah suara itu , yang diikuti oleh Riris dan Alex.
__ADS_1
"Apa yang kau inginkan brengsek ? lepaskan anakku sekarang !!!" ucap Randi dingin
" mau ku ,,,, adalah kehancuranmu !!!! tapi itu dulu sebelum dia mengenalku " jawab Bryan.
Dengan langkah yang anggun dan pelan seorang wanita cantik dengan body bak model itu menuruni anak tangga sambil menggendong yang sedang tidur dengan lelapnya , ya siapa lagi kalau bukan Jeny.
" Tenanglah sayang,, anak kita sedang tidur , dia aman bersamaku " ucap Jeny setelah berdiri di depan Randi dengan jarak yang tidak terlalu jauh.
" Dia pacarmu mas ? " bisik Riris kepada Randi
" Apa mau kalian ??" tanya Randi . Bukannya menjawab pertanyaan istrinya Randi malah bertanya.
" Mau ku tidaklah sulit , hanya saja lepaskan proyek di negara M , biarkan aku yang memenangkan tendernya " ucap Bryan
" Dan mauku yang paling mudah , cukup nikahi aku " ucap Jeny
" persetan dengan kalian " ucap Randi geram.
" Lex,,, ambil baby Rangga dari tangan ****** itu " lanjut Randi
Sebelum tangan Alex menyentuh baby Rangga , pengawal langsung saja memukul wajah Alex dengan keras , sehingga baku hantampun tidak tereklakkan .
BUHK,,,BUHK,,,BUHK
__ADS_1
suara perkelahian antara Randi dan Alex melawan anak buahnya Bryan. Riris hanya diam tanpa ingin membantu , akan tetapi semakin lama semakin banyak pula anak buah Bryan yang datang membantu...