
" Semoga aku selamat " teriak Xander dalam hati
Bukkkk,,,,,Bukkkkk,,,,Dor,,,,,, Dor,,,,,
Suara tembakan dan tinjuanpun terdengar , sedangkan wanita itu sudah dibawa pergi oleh ketua kelompok itu saat Xander masih sibuk melawan anak buah yang lainnya.
"akhhhh sakit brengsek " ucap Xander
Dor,,,,Dor,,,,
Xander membidik dengan tepat , namun sebelum dia berhasil lari kakinya sudah tertembak salah satu pria itu .
Dan dua orang pria itu pergi untuk menemui Riski , memberitahukan jika Queen meraka berhasil di culik kembali .
" Akan ku hancurkan para bedebah itu nanti " Batin Xander yang sudah berjalan terseok-seok
Brakk,,,, suara pintu yang di buka dengan sedikit kuat , namun sang pemilik pintu tidak bisa marah melainkan dia tersenyum puas nan manis.
" Sayangku kau sudah datang kembali " tanya Denis yang langsung memeluk Riris
" Lepaskan aku " jawab Riris dingin
" Sayang,,,, kau masih marah denganku " tanya Denis menunduk
__ADS_1
" Menjauhlah " ucap Riris dingin
Dor,,,,Dor,,,,Dor,,,,
tiga peluru berhasil meluncur ke udara , Denis sangat emosi saat mendengar penolakan dari wanita yang sangat di cintainya itu.
" Jika kau tidak mau secara baik-baik , maka aku akan memaksamu agar kita tetap bersama " teriak Denis
" Terserah , tapi jangan salahkan aku jika berbuat lebih " jawab Riris dengan tatapan sayunya
Denis langsung menarik tangan Riris kedalam kamar tidurnya , sedangkan Riris yang di bawa ke dalam kamar langsung di penuhi dengan nafsu seksnya .
Dan saat mereka sampai di samping ranjang , Riris langsung memberi serangan kepada bibir Denis dengan kasar penuh tuntutan, Sedangkan Denis yang diserang di buat terkejut , namun dia sangat menikmati ciuman panas mereka.
" Aku menginginkan mu " Bisik Riris sensual dan sesekali menjilati telinga Denis
Hampir lima jam mereka melakukannya , dan itu baru membuat Riris merasa puas , sedangkan Denis sangat lelah saat melayani nafsu wanitanya.
" Apa kau seorang hyper sayang ?" tanya Denis sambil memeluk tubuh wanitanya
Riris tidak menjawabnya , namun dia tertidur dengan posisi yang memeluk tubuh Denis .
" Lapor Boss,,, nyonya sudah kami bawa , dan saat ini sedang bersama dengan tuan Denis di kamarnya " ucap Seorang pria yang berbadan gagah
__ADS_1
" Good, bawa Jesy ke ruangan ku , jangan biarkan dia melihat Riris , dan Untuk Bryan dan Jeny , beritahu mereka jika Riris aku yang membawanya " jelas Boss meraka
" Dilaksanakan Boss " pamit Pria itu
" Maka pada akhirnya , hanya aku yang bisa memilikimu Jes " batin pria yang di tinggal dalam ruangan itu
Sedangkan disebuah Mension yang besar nan megah dibuat panik dan khawatir oleh kabar yang diberikan oleh anak buahnya.
" Apa kalian bodoh , kenapa kalian tidak bisa melawannya Ha " teriak Riski
" Maafkan kami King , kami kalah jumlah " jawab Salah satu anak buahnya
" Bersama siapa Queen saat di serang " tanya Riski emosi
" Bersama seorang pria king " jawab anak buahnya
" Iya siapa bodoh " teriak Riski lagi
" Kami tidak tau King " jawab anak buahnya
Dor,,,, Riski langsung melepaskan pelurunya ke udara agar emosinya dapat mereda dan otak nya dapat berpikir jernih kembali , dan segera dia mengambil ponselnya.
📲 " Dimana kau brengsek ?" tanya Riski saat sambungan telepon tersambung
__ADS_1
📲 " Apa yang kau bicarakan pria gila " jawab Randi kesal
📲 " Cepat kau datang ke lokasi yang sudah ku share , dan ini menyangkut Riris " ucap Riski dengan langsung mematikan sambungan telepon secara sepihak.