Permaisuri Kecilku Yang Kejam

Permaisuri Kecilku Yang Kejam
Bab 60


__ADS_3

Aku tahu mengapa semua orang menatapku dengan tatapan tidak percaya, seorang yang telah di cap buruk baik rupa dan penampilan, sikap dan kelakuan, bahkan telah menyandang status gadis muda yang bodoh juga idiot selama bertahun - tahun jelas tak lantas membuat semua orang percaya.


Aku tahu hal ini akan terjadi, maka dari itu terakhir kali aku mengajukan syarat pada putra mahkota Liang saat aku marah padanya. Aku tak lantas menerima permintaan maafnya, aku malah mengajukan syarat dimana ia harus membelaku jika malam seperti ini tiba sesuai dengan prediksi dan perhitunganku.


"Aku tahu semua orang akan sulit percaya, tapi bukankah seseorang dapat berubah?" tanyaku "terlebih apa yang kalian dengar atau lihat tentangku tidak selamanya benar, anggap saja yang lalu seseorang memanfaatkan dan membodohiku hingga aku buruk di mata kalian, dan sekarang terserah pada pandangan kalian tentangku. Aku hanya punya dua tangan dan tak mampu membungkam mulut semua orang meskipun aku punya dukungan kekuasaan dari keluarga kerajaan" jelasku


"Lagian saat aku menyulam dan membordir, selama dua bulan terakhir gege putra mahkota Liang bersamaku, jika kalian tak percaya maka silahkan tanyakan kebenarannya" tambahku tidak peduli pada hasil akhir mengenai pendapat semua orang setelah putra mahkota Liang menjelaskan kebenarannya.


"Liang'er apakah perkataan adikmu benar?" tanya permaisuri Yin Yin yang juga nampaknya meragukan hasil dari kerja kerasku hanya karna keburukan yang kulakukan beberapa tahun yang lalu


"Menjawab Ibunda permaisuri, apa yang mei mei katakan benar, seseorang dapat berubah entah dalam waktu yang cepat atau dalam waktu yang lambat. Mei mei telah berubah dalam waktu yang singkat dalam pandanganku, ada banyak hal yang mungkin sejak awal ia sembunyikan seperti bakat dan kemampuannya. Mungkin kalian tidak akan percaya karna aku adalah saudaranya, juga mungkin tak akan percaya perkataan dokter kerajaan Gui Feng karna dia sahabatku," jeda putra mahkota Liang "Namun di mataku mei mei sudah banyak berubah semenjak tiga bulan terakhir, mungkin kemarin - kemarin ia dibutakan oleh hasutan orang - orang yang membencinya -- kata putra mahkota Liang melirik Ma Mei Rong dengan tatapan tajam sekilas sebelum kembali membuang pandangannya -- sehingga ia berperilaku buruk atas saran tersebut karna mei mei masih dalam masa pertumbuhannya. Ia masih muda dan begitu polos sehingga di manfaatkan di bodohi, tapi semua yang mei mei katakan mengenai sulaman dan bordirannya memang benar, ialah yang menyulam dan membordir kain itu sendiri" jelas putra mahkota Liang


"Aku ingat ia pernah memberiku dan Ayahanda kaisar mengenai saran hadiah untuk ibunda permaisuri, ia berkata jika ibunda permaisuri akan mendapat banyak hadiah mewah dari kalang pejabat, ia juga mengatakan akan lebih baik jika memberikan sebuah hadiah bermakna dimana nanti ibunda permaisuri sendiri yang akan menilai seberapa berharga dan mewah hadiah yang ia dapatkan. Karna saran dari mei mei, aku memutuskan untuk memberi ibunda lukisan, sedangkan mei mei memberi hadiah hasil sulamannya sendiri. Selama periode - periode sulit awal menyulam hingga selesai, aku adalah orang yang bersamanya kala itu. Disaat mei mei menyulam, aku akan berada di sampingnya seraya melukis. Selain itu ada Bo Qing yang juga bersamanya selama 1 bulan terakhir dan juga ada dokter kerajaan Gui Feng yang mengobati mei mei dikala ia tak sengaja menusuk jari - jari mungilnya sehingga ia terluka" tambah putra mahkota Liang yang entah mengapa berhasil membuka sedikit pandangan semua orang mengenai putri Zhang Mu Lan.


"Aku tak peduli semua tamu undangan kehormatan ataupun para pejabat dan bangsawan ibukota kerajaan Zhang akan percaya atau tidaknya dengan pembenaranku, namun apa yang aku katakan adalah hal yang memang benar terjadi karna aku menyaksikan sendiri bagaimana perjuangan mei mei menyelesaikan sulaman pertamanya dengan susah payah" tukas putra mahkota Liang.


"Lan'er maafkan ibunda yang sempat meragukanmu" kata permaisuri Yin Yin penuh sesal "Ibunda bersalah, seharusnya ibunda permaisuri mempercayaimu, bukan malah ikut meragukanmu karna nama baikmu yang selama ini telah tercemar dan mengoyahkan kepercayaan ibunda padamu. Sungguh ibunda sangat menyesal" tambahnya


"Ibunda.. anda tidak bersalah. Wajar saja jika ibunda permaisuri sempat meragu, terlebih aku juga memberi sebuah kejutan dan pukulan yang tak terduga" balasku penuh makna.


"Terimakasih putri kecil ibunda, sungguh ibunda sangat menyukai hadiah yang kalian berikan. Ini semua sangat bermakna terlebih kalian membuatnya khusus untuk ibunda" kata permaisuri Yin Yin yang membuatku dan putra mahkota Liang saling bertatapan dan saling melempar senyum.


"Aku sudah memenuhi syaratmu!" kata putra mahkota Liang yang lantas ku angguki dan berkata "Terima kasih atas kemurahan hatimu gege" kataku


"Tidak masalah, apapun yang kau butuhkan selama aku mampu, aku pasti akan membantumu" balasnya.

__ADS_1


"Kalian berdua boleh duduk!" perintah Ayahanda kaisar yang memotong perbincangan kami.


"Ayahanda, anda jangan seperti itu. Aku dan mei mei tengah berdiskusi karna mei mei berkata ingin menunjukan sesuatu" kata putra mahkota Liang yang berhasil membuatku melotot dan terkejut.


"Kapan aku mengatakannya?" bisikku pada putra mahkota Liang dengan penuh penekanan.


"Putri kecilku.. hal apa yang ingin kau tunjukan?" tanya kaisar Wei yang membuatku lantas menggaruk pelipisku.


"Hmm.. I-tu..


"Gege apa yang harus kulakukan? katakan sesuatu. Kua yang membuatku dalam situasi sulit seperti ini!" decakku dengan suara lirih.


"Lakukan apa yang bisa kau lakukan, jujur saja perkataanku sebelumnya keluar karna spontan" balas putra mahkota Liang yang juga berbisik.


"Apakah ini tidak berlebihan? Nampaknya putri Zhang Mu Lan tengah menggali kuburannya sendiri" kata pangeran Min pada putra mahkota Xin


"Bukankah sebelumnya ia mengatakan untuk tidak menilainya dari hanya dengan mendengar saja? Kau tidak bisa menghakimi semua orang padahal kau tak tau kebenarannya, mungkin saja selama ini putri Zhang Mu Lan menutupi bakat dan keterampilannya seperti yang putra mahkota Zhang Yong Liang katakan" jawab putra mahkota Xin


"Apa yang gege katakan nampaknya benar" balas pangeran Min "Tapi aku berharap apa yang putri Zhang Mu Lan tunjukan bukanlah tontonan yang memalukan" tambahnya yang membuat putra mahkota Xin menoleh sekilas pada saudaranya sebelum berkata "Bukakah semenjak tadi hal itu yang ingin kau lihat?" tanya putra mahkota Xin


"Miungkin itu tadi, tapi bukan sekarang. Setelah mendengar penjelasan putra mahkota Liang, pandanganku mengenai putri Zhang Mu Lan sedikit berubah. Aku hanya kasihan jika ia mempermalukan dirinya sendiri" jawab pangeran Min yang membuat putra mahkota Xin mengelus puncak kepala adiknya


"Nampaknya kau masih punya hati nurani, sayangnya kau tak melihat jika putri Zhang Mu Lan yang sekarang kita lihat bukanlah gadis yang mudah. Ia begitu... misterius!"


.

__ADS_1


.


.


.


.


**TBC


Kamis 23 Juli 2020


Jangan lupa vote ceritanya yah kalau kalian suka 🙏🏻


Juga jangan lupa follow akun


Official Baekhyun_G


IG. Yung379_


juga jangan lupa follow dan mampir di akun


@Detectiveconan.case


Buat kalian yang selalu memberi dukungan semangat dan juga selalu sabar menunngu, aku ucapkan terima kasih banyak 🙏🏻💙. *Saat ini aku sedang berusaha menamatkan ceritanya sebelum memasuki bulan Agustus, semoga Tuhan mengiyakan dan melancarkan ideku 🙏🏻. Stay safe yah kalian 🙏🏻 semoga pandemi ini cepat berlalu 🤲🏻***

__ADS_1


__ADS_2