
Hari - hari berlalu dengan begitu cepat, selama hari - hari itu terlewati, Su Yao Yao merasa jika tak ada perkembangan dari tindakan yang perdana mentri Sun Go Yu lakukan agar pernikahan putra mahkota Han Zi Xin dan putri Zhang Mu Lan tak terjadi. Alih - alih berharap pernikahan putra mahkota Han Zi Xin dan putri Zhang Mu Lan dari kerajaan Zhang batal, tak terasa waktu berjalan begitu cepat dan hari pernikahan keduanya semakin dekat dan hal itu membuat gadis cantik berusia 16 tahun itu mulai tidak tenang.
Sore ini di kediaman Sun, ia kembali menunggu Ayahnya dengan raut wajah cemas. Gerak geriknya nampak sangat gelisah dilihat dari kakinya yang terus melangkah mondar mandir di halaman kediaman utama keluarga Sun.
Suara pintu gerbang kediaman terbuka menyentak Yao Yao dari lamunannya, gadis itu lantas mendongakan kepalanya menatap kedepan seraya berharap sosok yang ia nanti akhirnya pulang. Sayangnya, bukan sosok perdana mentri Go Yu yang memasuki kediaman Sun, melainkan sosok pemuda tampan berusia 21 tahun yang merupakan saudaranya, Sun Jung Lang.
"Humm, mengapa malah gege yang pulang, dimana Ayah?" tanya Yao Yao tak menutupi kekecewaannya.
Pemuda tampan yang baru saja memasuki kediaman Sun itu sama sekali tak menjawab pertanyaan saudarinya, Sun Jung Lang atau kerap kali di panggil dengan mentri muda Lang itu dengan dingin melalui Yao Yao tanpa sepatah kata.
Melihat saudaranya masih bersikap dingin dan acuh padanya sama seperti sebelum - sebelumnya, Yao Yao menggeram dalam hatinya seraya berakata Yao Yao kau benar - benar bodoh bertanya pada seseorang yang sangat membencimu selama 16 tahun hidupmu, lihatlah, sekarang kau di permalukan olehnya akan sikap acuhnya di hadapan para pelayan untuk kesekian kalinya.
Selepas kepergian mentri muda Lang, seorang pria paruh baya yang Yao Yao yakini merupakan pelayan di kediaman mentri Lang yang berada di barat menghampirinya seraya menjawab pertanyaan Yao Yao mengenai keberadaan perdana mentri Go Yu.
"Nona.. tuan besar berada di belakang, anda hanya perlu bersabar menunggu tuan besar tanpa harus memancing tuan muda" jeda pria paruh baya itu
"Apa maksudmu dengan memancing? Aku hanya bertanya padanya" bela Yao Yao pada dirinya
"Anda lupa jika tuan muda membenci anda? Mengajak ia berbicara sama saja dengan mengibarkan bendera perang. Tolong tahan diri anda, jika anda tetap ingin selamat" tambah pelayan paruh baya itu dengan nada penuh peringatan sebelum meninggalkan Yao Yao.
"Siapa ia yang berani - berani mengancam keselamatanku, apakah ia lupa jika aku adalah Sun Yao Yao, putri kesayangan Ayah dan dia tak akan bisa melukaiku selama Ayah berada di pihakku" kata Yao Yao kesal.
__ADS_1
Terlalu kesal dengan sikap mentri muda Lang dan pelayannya yang tidak beda jauh dengan tuannya, Yao Yao lantas memilih kembali ke kediamannya, ia sudah cukup malu dengan dua orang yang telah mempermalukannya secara berturut - turut, tetap tinggal di sana jelas akan membuatnya akan mendapat cibiran jika kulitnya memang tebal. Dan sebelum itu terjadi, Yao Yao lebih baik memilih pergi menyelamatkan telinganya yang akan terasa panas begitupun hatinya yang akan bergemuruh tak terima dengan cibiran dan hinaan mereka. Masalah bertemu dengan Ayahnya ia bisa menundanya hingga sore hari berganti malam.
.
.
.
Mentri muda Lang menatap dingin perdana mentri Go Yu yang memanggilnya malam ini. Tatapan dinginnya semakin dingin dengan darah mendesir hebat karna hal yang ia pikir akan panggilan pria paruh baya di hadapannya ternyata salah, ia pikir ada masalah besar yang mungkin mengganggu karir dan masa depan keluarga Sun atau terjadinya krisis keuangan pada kediaman Su, sayang pikiran mengenai hal serius dan penting yang ingin pria paruh baya yang berstatus Ayahnya hanya karna sosok Sun Yao Yao.
"Lang'er bantulah aku memikirkan cara bagaimana membatalkan pernikahan putra mahkota Han Zi Xin dan putri Zhang Mu Lan" pinta perdana mentri Go Yu
"Apakah kau bodoh? Jika putra mahkota Han Zi Xin menikah dengan putri Zhang Mu Lan, maka adikmu ataupun nona - nona muda di ibukota Han tak memiliki harapan ataupun peluang untuk memasuki istana bagian timur kerajaan Han. Jika kita mampu membatalkannya dan berhasil membuat Yao Yao masuk istana bagian timur dan menghangatkan peraduan putra mahkota Xin, bukan hanya status kita yang akan di angkat, melainkan posisi, jabatan dan kekuasaan kita pun ikut terangkat" jelas perdana mentri Go Yu yang membuat mentri muda Lang tersenyum miring.
"Meskipun pernikahan putra mahkota Xin dan putri Mu Lan gagal, apakah kau yakin bisa membantu anak haram-mu itu berhasil masuk?" Tanya mentri muda Lang dengan nada meremehkan
Mendengar pertanyaan tak terduga putranya, perdana mentri Go Yu seketika naik pitan "LANCANG! BERANINYA KAU MENGATAI ADIKMU ANAK HARAM!" Teriak perdana mentri Go Yu
"BERHENTI MENGATAKAN JIKA DIA ADALAH ADIKKU!" Tekan mentri muda Lang menatap tajam pria paruh baya yang kini tengah duduk di kursi kebesarannya "AKU TIDAK PERNAH SUDI MENGANGGAP ANAK DARI HASIL SELINGKUHANMU DENGAN ******* ITU ADALAH SAUDARAKU. AKU SANGAT MEMBENCI DIA YANG MEMASUKI KEDIAMAN SUN DAN MEMBUAT IBUNDA TERPUKUL DAN AKHIRNYA MENINGGAL KARNA SAKIT - SAKITAN MEMIKIRKAN PERBUATAN BEJATMU DAN *******-mu ITU HINGGA MEMBAWA ANAK HARAMMU KEMARI!"
"PERDANA MENTRI SUN GO YU, KAU TAHU JIKA AKU SANGAT MEMBENCIMU HINGGA AKU INGIN MEMBUNUHMU. KAU PIKIR AKU AKAN MEMBANTUMU DENGAN ANAK HARAMMU ITU? CIH, AKU TIDAK AKAN SUDI MEMBANTU KALIAN, TERLEBIH PIHAK KELUARGA KERAJAAN HAN TELAH MEMBLOKIR ADANYA PENOLAKAN DAN PERTENTANGAN AKAN PERNIKAHAN PUTRA MAHKOTA XIN DAN PUTRI MU LAN. KALIAN SAMA SEKALI TIDAK PUNYA PELUANG, DAN JIKA KAU MASIH INGIN MENGABULKAN PUTRI sialan-mu ITU, JANGAN SERET - SERET AKU DALAM KEMATIAN YANG AKAN MENJEMPUTMU!" Teriak mentri muda Lang murka dengan wajahnya kini memerah karna luapan amarah yang selama ini ia pendam akhirnya ia keluarkan malam ini.
__ADS_1
"BRENGSEK! MENTRI MUDA LANG, KAU BUKAN LAGI BAGIAN DARI KELUARGA SUN!"
"AKU TIDAK PEDULI, BAIK SEKARANG ATAUPUN SETELAH KEHILANGAN IBUNDA, AKU SUDAH MEMUTUSKAN HUBUNGAN DENGAN KELUARGA SUN!" Tukas mentri muda Lang meninggalkan perdana mentri Go Yu yang mengamuk dan memecahkan barang yang berada dalam jangkauannya.
Saat mentri muda Lang keluar, tak sengaja ia bertemu dengan Yao Yao yang nampak membeku di depan pintu ruang kerja perdana mentri Go Yu. Mungkin ia mendengar semua pertengkarannya antara perdana mentri Go Yu sehingga ia begitu terkejut dengan fakta yang baru di dengarnya.
Ah bukankah itu bagus? batin mentri muda Lang
.
.
.
.
.
**TBC
Rabu, 2 Desember 2020**
__ADS_1