Permaisuri Kecilku Yang Kejam

Permaisuri Kecilku Yang Kejam
Extra part - Bab 80


__ADS_3

Dikrit pernikahan yang diturunkan kaisar Zheng membuat para pejabat pemerintah maupun militer kerajaan Han merasa was - was. Kekhawatiran mereka tergambar jelas dari raut wajah cemas yang kerap kali mereka perlihatkan atau tatapan waspada yang terang - terangan mereka tunjukan setiap kali menghadiri rapat.


Penurunan dikrit pernikahan oleh kaisar hanya memiliki dua alasan utama, yang pertama karna permintaan sendiri dan yang kedua karna itu adalah sebuah ancaman.


Kerap kali para pemuda yang ingin menikahi nona muda pujaan mereka melalui dikrit pernikahan yang mereka ajukan pada pihak kerajaan, dan kerap kali pula dikrit pernikahan di jadikan sebuah ancaman untuk menekan para pejabat pemerintahan maupun pejabat militer beserta para penerus mereka yang berpotensi menjadi ancaman besar untuk pihak keluarga kerajaan di masa mendatang. Selain memberi ancaman dan menekan mereka, hal yang paling merugikan bagi para pejabat ketika dikrit pernikahan dijatuhkan adalah pihak mempelai pengantin pria atau wanita yang bersanding dengan putra atau putri mereka dari keluarga biasa atau bahkan tak memiliki kekuasaan dan pengaruh apapun baik di pemerintahan atau pengadilan kerajaan Han. Namun rasa cemas dan takut yang mereka rasakan lenyap tergantikan dengan keterkejutan akan pengumuman pertunangan putra mahkota Ha Zi Xin dan putri Zhang Mu Lan hari ini ketika mereka rapat.


Tak ayal ada beberapa pejabat pemerintahan dengan terang - terangan menunjukan ketidak setujuan mereka pada rapat pagi ini. Hal itu di karnakan sebagian pejabat memiliki putri yang mereka harapkan bisa bersanding dengan putra mahkota dan dengan begitu baik posisi dan kekuasaan mereka pun ikut terangkat ketika putri mereka berhasil memasuki kediaman putra mahkota Xin. Namun mendengar kabar yang seharusnya menggembirakan ini, mereka mulai merasa akan semakin sulit memasukan putri mereka di istana ketika putra mahkota Xin telah memiliki tunangan yang bahkan memiliki kekuasaan yang sama dengan keluarga kerajaan Han.


"Yang mulia.. hamba rasa mengambil menantu dari luar membuat pejabat ini khawatir" kata perdana mentri Sun Go Yu yang merupakan perdana mentri dari depertemen administrasi negara "Hamba takut jika di masa depan nanti putri Zhang Mu Lan mengkhianati kerajaan Han dan menjadi mata - mata untuk kerajaan Zhang" tambahnya yang lantas mendapat tatapan tidak suka dari beberapa pejabat yang tidak menyetujui argumennya begitupun dengan kaisar Zheng yang kini memasang raut wajah tak bersahabat setelah mendengar pendapat salah satu mentrinya yang sebagian di setujui pejabat lainnya.


"Perdana mentri Go Yu, jaga perkataan anda. Putri Zhang Mu Lan dari kerajaan Zhang bukanlah orang luar, ia adalah gadis bangsawan keturunan kerajaan. Terlebih selama ini hubungan kerajaan Han dan kerajaan Zhang sangat baik, bahkan boleh dikatakan kita saling membantu dan bahu membahu. Meskipun kerajaan Zhang memiliki niat buruk pada kerajaan Han, setidaknya mereka akan mempertimbangkan hal itu di karnakan keselamatan putri Zhang Mu Lan sebagai menantu kerajaan Han akan terancam" protes perdana mentri Tao An yang merupakan perdana mentri keuangan, menantu kerajaan sekaligus adik ipar kaisar Zheng.


"Menurutku, putri Zhang Mu Lan lebih pantas bersanding dengan gegeku" kata pangeran Ming menatap datar para pejabat pemerintahan yang tidak menyetujui hubungan putra mahkota Xin dan putri Mu Lan "Selain kami dari kedudukan yang sama, di masa mendatang ia tak akan perlu tamak akan kekuasaan tertinggi di kerajaan karna ia telah memilikinya sebelumnya. Jadi kurasa ia bisa mengelolah istana dalam dan pemerintahan dengan baik, dibandingkan mengangkat nona - nona muda sebagai putri mahkota yang baru akan belajar dan belum tentu memiliki pengalaman sama seperti putri Zhang Mu Lan" tambah pangeran Ming menyindir sebagian pejabat yang entah mengapa tidak suka dengan pendapat pangeran Ming.


Para pejabat yang merasa tersinggung dengan terang - terangan menunjukan ketidak sukaannya atas pendapat pangeran Ming dengan berdebat. Pro dan kontra mengenai pertunangan putra mahkota Xin dan putri Mu Lan kian memanas dan hal itu membuat kaisar Zheng mulai muak.


"SIAPA KALIAN YANG BERANI MENENTANG TITAH KAISAR?" Gertak kaisar Zheng yang berhasil membungkam mereka semua

__ADS_1


"AKU ADALAH KAISAR SEKALIGUS AYAH DARI PUTRA MAHKOTA XIN, AKU TAHU APA YANG TERBAIK UNTUK ANAKKU, BERHENTILAH IKUT CAMPUR URUSAN KELUARGA KERAJAAN! INGAT POSISI KALIAN HANYALAH PEJABAT PEMERINTAHAN, BEKERJALAH SEBAGAIMANA MESTINYA KALIAN BEKERJA, MASALAH KELUARGA KERAJAAN JELAS TAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN PEKERJAAN KALIAN!" Cerca kaisar Zheng


"JIKA KALIAN MASIH BERANI MENGAJUKAN KEBERATAN ATAS KEPUTUSAN YANG ZHEN AMBIL, MAKA ZHEN TAK AKAN MEMBIARKAN KALIAN SELAMAT KELUAR DARI ISTANA!" ancam kaisar Zheng bangun dari duduknya dan meninggalkan para pejabat pemerintahan yang nampak gemetaran.


.


.


.


Dikediaman Sun, seorang gadis cantik berusia 16 tahun tengah menunggu kepulangan Ayahnya dari rapat di istana. Raut wajah cemasnya masih begitu nampak jelas, tubuhnya yang bergerak gelisah dan terus mondar mandir di halaman kediamannya membuat beberapa pelayan merasa lelah padahal mereka hanya menyaksikan kegiatan nona muda mereka yang nampak sangat melelahkan.


"Bagaimana aku bisa tenang, pria yang sangat aku suka akan menikah dengan seorang putri buruk rupa" cerca gadis cantik itu "Seharus ia menikahiku, tak ada nona muda secantik dan seberbakat diriku di ibukota kejaraan Han ini" tambahnya yang membuat beberapa pelayan memutar matanya jengah karna sikap sombong dan kekanakan nona mereka.


"Nona jaga perkataan anda, jika ada orang luar yang mendengarnya, ini akan menjadi masalah besar untuk kediaman Sun. Anda pernah ingat rumor perselisihan keluarga pejabat Ma dan keluarga kerajaan Zhang? Meskipun mereka berdamai karna kelancangan nona kedua pejabat Ma, tapi nyatanya pihak keluarga Zhang tak pernah melepas pengawasan pada mereka hingga kejahatan mereka terungkap dan berakhir dengan pemusnahan satu keluarga. Sekarang keluarga Ma hanya akan menjadi bagian dalam sejarah kejahatan dimana akan dikisahkan dalam lembaran - lembaran kertas dalam buku tahunan kerajaan Zhang " tegurnya tak lupa memberi penjelasan yang menakutkan.


Pelayan itu sengaja memberi penjelasan tersebut agar nonanya tidak membuat masalah yang berdampak sangat besar, sebab bukan hanya ia yang akan terkena imbas tapi mereka semua yang tinggal di kediaman Sun.

__ADS_1


"Aku tidak peduli! Putra mahkota Han Zi Xin memang hanya pantas denganku, bukan dengan putri buruk rupa dari kerajaan Zhang" katanya keras kepala


"Nona..!"


"Apa? Kalian takut dimusnahkan juga?" Tanyanya yang memang mengenai sasaran "Kalian terlalu bodoh hingga lupa jika di daerah kekuasaan kerajaan Han, keluarga kerajaan Zhang tak memiliki kekuasaan apapun, mereka tak akan bisa menyentuhku"


.


.


.


.


.


**TBC

__ADS_1


Rabu, 2 Desember 2020**


__ADS_2