
Mungkin tak semua orang bisa menemukan kebahagiaan dengan pilihan hatinya sendiri. Kadang kala yang baik menurut kita. Belum tentu baik menurutnya. Cinta memang tak bisa untuk di Paksakan. Namun, Cinta tahu dimana dia akan berlabuh.
Ada masa dimana kita harus rela dan ikhlas meninggalkan . Ada juga masa dimana kita yang berada di posisi untuk bertahan. Katanya Cinta tak harus memiliki, Karena level tertinggi mencintai itu harus bisa merelakan Cinta. Untuk melepaskan nya pada orang tepat. Tetapi, Kemungkinan itu salah. Jangan membohongi perasaan sendiri. Dengan dalih kita bahagia karena jalan yang kita pilih sendiri.
Jangan melatih diri untuk membohongi diri sendiri juga. Karena kehilangan orang yang pernah kita cintai, Bukan perkara mudah. Tapi, Terus berusaha mempertahankan Romansa neraka, Juga bukan pilihan yang bijak.
Intinya jangan egois pada diri sendiri. Karena hati dan mental akan jauh lebih baik. Jika hidup tidak memiliki beban pikiran. Yang nantinya malah menbuat otak stress dan kesulitan untuk berpikir jernih.
Kehidupan rumah tangga tak selalu manis. Ada masanya pahit dan tampak membosankan. Namun, Percayalah jika tetap menjaga komunikasi dengan baik. Dan saling mendengarkan keluh kesah satu sama lainnya. Masalah serumit apapun akan mendapatkan jalan keluar yang jauh lebih positif.
Jangan mencari kebahagiaan dan jangan mencari sandaran ke orang lain. Hanya karena masalah yang kita hadapi dengan pasangan tak kunjung menemukan titik terangnya. Berpikir logis boleh, Namun kewarasan pikiran tetapi di jaga.
Inilah yang awalnya di rasakan oleh Brian. Dan juga Adel, Kurangnya komunikasi dalam hubungan. Membuat keduanya salah jalan. Bahkan membuat Brian salah langkah.
__ADS_1
Namun, Sekarang keduanya sudah belajar dari masa lalunya masing masing. Mungkin juga jodoh keduanya hanya sebatas disitu. Dan kini telah menemukan pasangan yang selalu wajib untuk di syukuri.
Kala Adel telah mulai menggapai masa depan nya. Dengan keluarga barunya. Dan bahkan, Mama Ana mungkin juga telah sadar dengan apa yang telah ia lakukan dimasa lalunya. Hingga membuat kehidupan putrinya hancur. Kini Brian dan juga Intan telah bahagia dengan kehidupan mereka.
Intan yang baru saja melahirkan putranya. Membuat suasana baru tiada tara. Bahkan, Dengan tanpa ingin membuat kebohongan lebih lagi. Brian dan Mama Rena telah membuka kisah masa lalunya dulu.
"Sayang, Kau tidak marah padaku?". Brian bertanya kembali. Dengan suara pelan nya, Karena takut Intan akan kembali meninggalkan dirinya. Saat ia tahu kebenarannya tentang Rilli.
"Aku tidak akan membatasi keduanya. Jika nanti Mbak Adel tiba tiba muncul dan meminta Rilli untuk tinggal bersamanya. Itu juga bukan karena aku tidak menyayangi Rilli. Sebab, Aku tidak ingin kembali menyakiti hati yang telah luka. Akan semua kesalahan yang pernah aku perbuat juga mas".
Intan begitu tulus saat ia mengucapkan setiap kalimat yang keluar dari bibirnya. Dan hal itu juga membuat Brian semakin yakin, Jika Intan benar benar wanita terakhir yang akan menjadi istrinya.
Brian sangat beruntung, Bisa menjadikan Intan sebagai istrinya. Meskipun disini Adel harus menelan pil pahit. Atas semua keegoisan mereka. Tetapi, Semua lebih baik ketika mereka saling mengikhlaskan satu sama lainnya. Mama Ana pun telah meminta maaf dengan tulus pada Mama Rena. Tentang semua hal buruk yang telah ia buat di masa lalu.
__ADS_1
Sekarang Intan hanya ingin fokus pada keluarga kecilnya saja. Dan tidak mau menoleh pada masa lalu menyakitkan perasaan orang lain lagi. Wanita itu begitu tegar dan penuh keyakinan.
"Siapa nama putra kita mas? ". Intan bertanya saat ia melihat Mama Rena dan Rilli baru saja masuk ke dalam ruangan rawatnya. Sambil menggendong baby boy dari berjermur matahari pagi.
Intan sudah tiga hari ini berada di rumah sakit. Lantaran ia melahirkan dengan cara cesar, Karena fisik Intan sangat lemah saat akan melahirkan baby boy. Jadi sampai saat ini mereka masih berada di rumah sakit.
"BUMI XAVIER ".
Brian memberi nama putranya dengan nama yang telah ia siapkan sejak baby boy ada di dalam kandungan istrinya. Dan kini Brian merasa hidupnya akan jauh lebih tenang . Rasa bersalah nya yang dulu sering menghantui nya. Perlahan akan mendorong nya menikmati kebahagiaan nya. Apalagi ketika ia tahu, Jika Adel kini pun telah bahagia dengan suami dan keluarga barunya.
TAMAT
TERIMA KASIH BUAT YANG SELALU SETIA , DENGAN SEMUA KARYA KARYA SAYA SELAMA INI🤗🤗 MAAF YA JIKA CERITANYA KURANG GREGET ATAUPUN TIDAK SESUAI DENGAN EKSPETASI KALIAN SEMUANYA. DAN HARI INI BRIAN UDAH END YA. JANGAN DI TANYA EXTRA PART NYA. KARENA KEMUNGKINAN BUNDA JUGA GAK AKAN BUAT. SEMBARI MENUNGGU ZELLO LOUNCHING. YUKK MAMPIR DI CLARA DULU DAN DI SEBELAH 🤭🤭🤭
__ADS_1