
Adel sejak tadi mondar mandir saja di depan pintu kamarnya. Brian yang pergi sejak pagi bilang ingin keluar kota namun sampai saat ini belum pulang juga. Dan bahkan nomor ponsel Brian tidak bisa ia hubungi sejak tadi siang.
" Mami, Bisa minta tolong bacakan dongeng untuk Rilli? ". Gadis kecil itu datang menghampiri Adel karena jarak kamar mereka tidak begitu jauh dan sama sama berada di lantai atas.
Adel masih saja diam karena ia tidak begitu fokus pada Rilli. Melainkan pikirannya terus berpikir yang tidak tidak tentang suaminya itu. Pernah dikhianati dan di kecewakan membuat Adel malah selalu menaruh curiga pada Brian.
" Mam to...
" Brilliant come on... Jangan ganggu Mami! ". Sentak Adel begitu emosinya. Ia bahkan sampai berteriak. Hingga Mama Ana yang baru saja pulang langsung mendongak ke lantai atas.
" Sorry Mami". Lirih Rilli sangat terkejut akan bentakan Maminya. Anak itu langsung beranjak pergi dari hadapan Adel dan masuk kedalam kamarnya kembali.
__ADS_1
Ia memang tidak begitu dekat dengan Adel selama ini. Karena ia juga selalu tinggal bersama Grandma nya. Hanya Brian yang selalu rutin mengunjungi nya.
Adel mengusap wajahnya kasar, Ia terbawa emosi karena sampai saat ini tidak bisa menghubungi Brian sama sekali. Dan ia malah melampiaskan amarahnya pada Brilliant putrinya.
" Adel... " . Mama Ana langsung naik dan menatap tajam putrinya. ". Apa yang kamu lakukan pada Rilli?. Wajar saja jika Brian selingkuh dari kamu. Karena sikapmu seperti ini pada putri kalian sendiri. Ibu macam apa kamu ini? ".Mama Ana sangat kecewa pada Adel yang sampai saat ini masih saja tidak bisa mengambil hati cucunya.
" Mama... ".
" Apa?. Tersinggung kamu dengan apa yang Mama katakan barusan?. Makanya sebelum ambil hati suami kamu. Kamu juga harus ambil dulu hati anaknya. Anak kamu juga! ".Mama Ana tak habis pikir Adel bisa kasar dengan putrinya sendiri.
" Tapi Brian sampai sekarang tidak bisa di hubungi Ma. Apa mereka memang sengaja sembunyi sembunyi dan saling bertemu di belakang ku?. Atau mungkin wanita itu pura pura pergi ? ". Tebak Adel mulai menduga duga dengan prasangkanya sendiri.
__ADS_1
" Berhentilah berpikir yang tidak tidak jika mau hidupmu itu tenang!. Saat ini suami kamu itu sedang tersesat. Tapi, kamu juga masih beruntung karena Brian masih ingat jalan pulang dan tidak menelantarkan kalian. Tugas kamu saat ini bersalah berbenah diri!. Ambil kembali hatinya dan lakukan hal yang akan membuatnya nyaman!. Jangan malah selalu negatif dan berpikiran konyol".
Mama Ana langsung pergi meninggalkan putrinya yang memang sangat keras kepala itu. Namun, sebelum Mama Ana masuk ke kamar Rilli. Adel lebih dulu menghentikan Mamanya.
" Ada apalagi Del? ". Tanya Mama Ana menatap wajah putrinya.
" Darimana saja Mama seharian ini?. Kenapa Mama baru pulang?. Bukankah ini pertama kalinya Mama datang ke Negara ini? ". Adel tampak aneh dengan Mamanya. Karena Mama nya itu adalah asli orang Amerika. Dan setahu Adel Mama Ana tidak memiliki teman ataupun keluarga disini. Tapi, hari ini Mama Ana malah sampai pulang terlambat.
" Mama ada urusan dan itu juga untuk kebaikan kamu". Jawab Mama Adel dan langsung masuk kedalam kamar cucunya.
" Apa yang sebenarnya Mama lakukan? ". Guman Adel mulai merasa bingung akan sikap Mamanya sendiri.
__ADS_1
TBC