
Adel turun dari mobil mewah dengan harga ratusan juta. Tepat di basement apartment mewah tempat tinggalnya. Langkah wanita itu sedikit lesu. Bahkan, Ia juga sampai tak menoleh lagi. Pada sosok pria yang saat ini masih saja menatap kearahnya.
"Jangan lupa besok sore, Di hotel xxx ! ". Seru Sang pria sedikit meninggikan suaranya.
Adel pun langsung menoleh jengah. Membuat Sang pria mengulum senyumnya penuh kemenangan. Melihat wanita itu tengah kesal akan ulahnya semalam.
" Menarik, Jangan salahkan aku Adel!. Karena kau sendiri yang mulai memancingku". Lirih Sang pria tersenyum penuh arti.
Sedangkan Adel kini telah hilang dibalik pintu lift. Yang ada di basement apartment tempat tinggal nya itu. Sang pria pun ikut kembali menyuruh soprinya. Untuk segera pergi meninggalkan tempat parkiran itu.
Drt... drt...
Ponsel Sang pria berdering. Ketika mereka sudah mulai keluar dari daerah apartemen. Tempat tinggal Adel tadi. Dilihatnya layar ponselnya itu. Dan kini tertera nama orang kepercayaan nya. Yang ia tugaskan di mension utama. Tempat tinggal keluarga nya dulu.
__ADS_1
"Kenapa? ". Tanya nya tanpa basa basi lagi.
"Tuan, Nona muda demam. Dan sekarang terus mengigau memanggil anda".
Tut... tut... tut...
Tanpa menunggu Sang ketua pelayan memberitahu lebih lanjut lagi. Pria itu pun langsung mematikan sambungan telepon nya begitu saja.
"Siap tuan".
Dengan perasaan yang tak menentu, Pria itu terus saja gelisah. Ia memang sudah hampir tiga bulan ini, Tidak pulang ke Mension utama. Bahkan, Ia juga tampak jarang mengunjungi Mension utama. Karena ketika ia kembali kesana. Ingatan semua masa lalunya. Bersama para semua keluarga nya dan juga wanita yang dulunya sangat ia cintai. Akan kembali hadir dalam ingatannya itu.
Kecewa akan sebuah pengkhianatan. Hingga ia berubah menjadi sosok pria dingin. Dan selalu merendah derajat seorang wanita. Padahal ia juga memiliki seorang putri yang merupakan seorang wanita juga.
__ADS_1
Rasa sakit yang ia alami, Sangat mendominasi pikiran dan juga hatinya. Makanya, Hingga saat ini. Pria itu malah berubah menjadi bejat dan juga bisa dikatakan. Seorang yang hiper, Karena ia selalu gonta ganti pasangan setiap harinya. Kekuasaan membuatnya begitu mudah. Mendapatkan wanita dengan versi manapun.
Hingga tak jarang, Banyak gadis gadis. Rela dijamah oleh nya. Dan ingin merasakan sensasi kenikmatan. Ketika bermain dengannya di atas ranjang.
Pria itu bernama Adam Carter. Ia di juluki seorang Casanova sejati. Namun, Adel malah tak tahu dengan sosok pria yang saat ini. Sedang mengincar diri nya. Tetapi, anehnya juga Adam malah menawarkan pernikahan dengan Adel. Dengan beberapa syarat juga. Yang harus di setujui oleh Adel.
Dan entah apa, Yang membuat pria itu malah tertarik dengan Adel. Padahal, Jika ia ingin mencari sosok istri. Di luar sana tentu saja, Ada banyak wanita dan gadis gadis. Yang mau menjadi istrinya. Tetapi, kini pilihannya jatuh pada Adel. Meskipun ia menawarkan dengan embel embel simbiosis mutualisme.
Adel yang melihat mobil mewah itu. Telah pergi jauh meninggalkan wilayah Apartemen nya. Kini wanita itu hanya bisa merutuki semua kebodohannya sendiri. Status nya dengan Brian masih sah suami istri saat ini. Tetapi, Ia juga telah bermain gila dibelakang suaminya.
Surat gugutan cerai itu sampai saat ini. Masih belum ada kabar beritanya sama sekali. Namun, Adel malah sudah menyerahkan tubuhnya pada pria tak dikenalnya sama sekali.
"Sekarang aku pun sudah jadi seorang ja*ang juga". Lirih Adel sambil tersenyum miris.
__ADS_1