POV PELAKOR:Gairah Wanita Simpanan

POV PELAKOR:Gairah Wanita Simpanan
Memulai Rencana


__ADS_3

Adel menatap wajah Brian yang sudah memejamkan matanya. Setelah permainan panas keduanya tadi. Brian langsung tidur dengan memeluk tubuhnya. Jika saat seperti ini Adel tak ingin membiarkan suaminya jatuh ke pelukan wanita lain.


Rasa cintanya pada Brian. Kadang membuat Adel ikut bodoh. Bagaimana tidak bodoh, sudah tahu di sakiti dan di selingkuhi. Namun, Adel masih mau melayani suaminya. Bahkan Adel juga tahu jika hubungan Brian dengan Intan sudah sejauh apa?.


" Aku mencintaimu sayang". Ucap Adel lirih dengan senyum dibibirnya. Bahkan sebelum beranjak Adel sempat mengecup bibir suaminya.


Melihat suaminya yang tengah tertidur pulas. Adel memberanikan diri untuk mengecek ponsel Brian. Jika selama ini ia begitu percaya akan suaminya itu Tapi, setelah ia tahu apa yang di lakukan Brian di belakang nya. Membuat Adel semakin penasaran akan sosok wanita yang membuat suaminya bisa berpaling darinya.


Tapi, sayangnya tak ada satu foto pun di galeri suaminya yang menyimpan foto Intan. Adel memang sudah tahu nama dan juga foto yang dikirim oleh paparazinya. Namun, tampaknya Adel belum puas dan ia ingin melihat yang lebih detail lagi.


Adel tidak mau kedatangannya jauh jauh ke Jakarta. Dan ia malah tidak menemukan apapun. Ia hanya ingin memperjuangkan hak nya sebagai seorang istri sah. Meskipun ia sakit dan kecewa. Tapi, Adel tetap ingin memperbaiki semuanya. Ia akan berusaha ikhlas dan lebih sabar lagi.

__ADS_1


Namun, saat Adel ingin meletakkan ponsel Brian lagi di tempat semula. Tiba tiba ada notif chat masuk . Membuat Adel buru buru membukanya. Degupan jantung Adel tak beraturan. Bukan karena ia sedang jatuh cinta. Tapi, ketika membaca pesan whatsapp seorang wanita yang menjalin hubungan gelap dengan suaminya.


Adel pun langsung meletakkan ponsel Brian kembali. Saat Ia merasakn pergerakan di belakang nya. Namun, Adel juga sudah menyalin nomor ponsel wanita simpanan suaminya.


" Sayang, kenapa tidak istirahat juga? ". Brian bertanya saat ia membuka matanya. Dan melihat Adel malah duduk memainkan ponselnya di sampingnya.


" Aku tidak mengantuk Pi". Jawab Adel dengan sedikit berbohong. Bahkan Adel masih bisa tetap tersenyum. Padahal hatinya saat ini begitu perih dan sakit.


Kata kata mesra wanita simpanan Brian. Begitu membuatnya sangat kecewa. Wanita itu begitu perhatian pada suaminya. Dapat Adel simpulkan jika wanita yang selama ini tidur dengan suaminya bukan hanya cantik fisik tapi jauh lebih pengertian darinya.


" Sayang".

__ADS_1


" Hem".


" Bagaimana kalau perusahaan mu disini biar di urus oleh orang kepercayaan kita saja?. Dengan begitu kau bisa kembali fokus pada perusahaan mu yang ada di New York saja". Adel mulai membuat penawaran , karena mungkin dengan begitu Brian akan bisa sedikit menjauhi Intan secara pelan pelan.


Adel tidak mau ia berbuat kasar ataupun melabrak Intan secara terang terangan. Ia akan berusaha mengambil suamimya kembali dengan cara yang lebih apik dan rapi. Dengan catatan tak akan ada kekerasan fisik sedikitpun.


Adel tetap akan memperjuangkan pernikahan nya. Karena ia juga belum tahu apa yang terjadi dengan Intan sejauh ini. Adel hanya tahu tentang hubungan terlarang Brian dan Intan. Bahkan mereka sampai pernah tinggal satu hotel yang sama dengan Brian. Dari sana Adel bisa menyimpulkan jika Brian dan Intan pasti sudah berhubungan lebih jauh.


Di lain sisi paparazi yang Adel bayar untuk mengetahui lebih detail hubungan suaminya dengan Intan. Tidak bisa masuk ke wilayah Apartemen Brian. Karena disana Pengawasan begitu ketat. Bahkan tidak bisa mendapatkan informasi apapun dari pihak keamanan tentang penghuni Apartemen.


" Sayang, kita sudah pernah membahas masalah ini sebelum nya bukan? ". Brian terang saja menolak. Karena ia tidak akan bisa bertemu Intan dengan mudah seandainya ia menetap di Amerika sana.

__ADS_1


Karena di sanalah tempat keluarga besarnya berada. Lagian, Adel adalah seorang publik figur yang pasti apapun berita tentangnya akan cepat menyebar. Telebih disana Brian juga sudah di kenal oleh publik.


Adel hanya bisa menjawab dengan senyum miris nya. Nyatanya untuk menyelamatkan pernikahan nya agar bisa kembali baik seperti dulu lagi. Itu bukanlah hal yang mudah. Tak seperti apa yang ia pikirkan sebelum nya.


__ADS_2