POV PELAKOR:Gairah Wanita Simpanan

POV PELAKOR:Gairah Wanita Simpanan
Saling menguatkan


__ADS_3

Intan begitu bahagia saat ia di ajak bertamu kerumah sahabatnya sendiri oleh suaminya. Padahal, Mereka juga telah lama tidak bertemu. Intan, Bahkan belum kepikiran untuk main kerumah Velyn. Padahal wanita itu kini sudah melahirkan seorang bayi laki-laki. Yang kini usianya malah sudah empat bulan.


" Maaf ya Ve, Aku kesini gak bawa apa apa!. Mas Brian gak kasih tahu sih kalau mau ajak aku kerumah kamu". Intan merasa tidak enak karena ia tidak membawa bingkisan apapun. Padahal, Velyn sudah banyak membantu nya selama ini.


Jika tidak ada Velyn dan Jerry suaminya. Mungkin Intan juga tidak akan tahu bagaimana nasib rumah tangga nya dengan Brian saat ini. Bisa saja, Ia malah sudah bercerai dan memilih untuk egois dengan mengambil keputusan. Saat sedang emosi sendiri.


" Yaa Allah Intan. Gak usah merasa tidak enak hati begitu lah!!. Aku lihat kamu senyum aja udah seneng banget tahu. Walaupun kamu pernah melakukan kesalahan. Karena nasib kita pun tak jauh beda ". Velyn terkekeh sendiri. Saat ingat kisah hidup nya.


" Ya jelas bedalah Ve. Kamu itu direstuin langsung oleh almarhumah istrinya Jery. Lah aku emang beneran pelakor nyata". Intan tak pernah menyembunyikan identitas nya. Yang mana memang dia adalah orang ketiga ,yang masuk kedalam rumah tangga orang lain.


" Udah deh!!. Yang penting sekarang kamu fokus sama baby aja!!. Jalani rumah tangga kamu dengan baik!!. Kalau kamu memang udah gak sanggup lagi untuk bertahan. Mending kamu lepaskan saja!!. Karena setidaknya hati dan pikiran kamu harus lebih baik tan. Agar hidup kalian juga jauh lebih tenang ". Nasehat Velyn pada sahabat nya.

__ADS_1


Wanita keturunan Tionghoa itu begitu sangat tulus pada sahabat nya. Dia tak pernah meninggalkan Intan. Meskipun Intan menyimpang dan menjalani hubungan dengan pria beristri. Karena, Velyn juga tak terlalu dekat dengan istri pertama Brian. Padahal, Brian dan Jery adalah sahabat karib sejak SMA.


Velyn mengusap punggung tangan Intan. Memberikan nya kekuatan agar sahabatnya itu bisa jauh lebih sabar dan tegar lagi. Seperti dirinya dulu, Mungkin jika harus memflashback lagi. Keadaan Intan saat ini jauh lebih baik daripada dirinya dulu.


Karena Intan sangat dicintai oleh suaminya. Meskipun ada kendala pada keluarga istri pertama Brian. Namun, Dulu Velyn hanya berusaha bertahan seorang diri. Tanpa di harapkan kehadirannya oleh Jery.


" Aku akan terus berusaha demi baby". Seru Intan yakin dengan keputusan nya. Membuat Velyn ikut mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.


" Lakukanlah semuanya sebagai ibadah!!. Hanya keikhlasan yang bisa membuat hatimu tenang tan!!. Aku yakin kamu mampu untuk ngejalanin nya".


Ketika para istrinya saling menguatkan satu sama lainnya. Sedangkan, Di dalam ruangan kerja Jery. Saat ini Brian malah sedang berkeluh kesah dengan apa yang sebenarnya terjadi di dalam hidup nya.

__ADS_1


" Apa yang harus gue lakukan man???". Brian benar benar buntu akal untuk menyikapi semua ini.


" Itu adalah resiko yang harus loe terima . Apa loe udah baca semua berkas dari gue waktu itu? ". Melihat Brian yang diam membuat Jery tersenyum kesal.


" Pasti loe gak baca dan melewatkan poin penting disana". Sambung Jery lagi. Membuat Brian kini menatap nya bingung.


" Memangnya apa yang ada di dalam berkas itu?. Bukannya hanya sebuah informasi...


Brian menggantung ucapannya saat ia ingat sesuatu. Dan itu membuat Jery menatap nya datar. Lalu tersenyum tipis dan menggeleng kan kepalanya. Karena sahabatnya itu tiba tiba menjadi bodoh saat sedang jatuh cinta.


" Donor Embrio ". Celetuk Jery tiba tiba.

__ADS_1


" What???".


TBC


__ADS_2