
Cara memahami wanita, Tidak dengan akal pikiran saja. Tapi dengan dialog hati yang melibatkan perasaan. Sangat banyak pasangan yang berpisah. Sebab, Mereka tidak saling memahami. Tetapi, Mereka saling menuntut untuk di pahami. Namun enggan untuk terlebih dahulu memahami.
Sang pria bersikukuh dengan akalnya. Sedangkan, Sang wanita bersiteguhbpada hatinya. Padahal penerapanya harus proporsional yang sesuai pada tempatnya.
Jangan di tanya lagi bagaimana perasaan Adel saat ini?. Sebab, Sejatinya wanita sangat kecewa dan pasti juga merasakan sesak di dadanya. Saat mengetahui jika pasangannya memiliki wanita lain di luar sana. Sejujurnya, Jangankan untuk rela menerima saja sangat sulit.
Namun, Dilain sisi Adel ingin berusaha memperbaiki keadaan. Baik hati nya sendiri, Maupun hubungan nya dengan Brian. Mungkin, Baik Adel maupun Intan. Keduanya sama sama berat untuk meninggalkan cintanya. Berat juga mencintai orang yang sama. Pria yang sama dalam satu hubungan rumit seperti ini.
Adel hanya ingin mempertahankan rumah tangganya yang mulai goyah. Wanita itu sadar semua berawal dari dirinya juga. Seandainya, Selama ini ia tidak mementingkan karirnya sendiri. Tanpa memperdulikan status nya sebagai seorang istri. Meskipun pada kenyataannya ia akan mengetahui kebenaran pahit dan sangat pahit seperti sekarang ini. Dimana cinta suaminya sudah terbagi dan 8a juga harus menerima kenyataan juga. Jika putrinya adalah anak wanita lain dari suaminya dan tanpa ikatan pernikahan.
" Hufff... ". Adel hanya bisa menghela nafasnya kasar. Wanita itu mencoba tegar di atas kekecewaan nya. Kecewa akan suaminya juga kecewa oleh ulah Mamanya .
__ADS_1
Saat ini Adel memutuskan untuk pergi keluar. Mungkin setelah refresing otak dan pikiran nya jauh lebih tenang. Apalagi, Saat berada di rumah ia harus melihat wajah David yang memang sangat judes dan juga dingin.
Wanita itu mengendarai mobilnya menuju cafe di jalan xx. Hari ini ia akan ngopi santai sambil menikmati harinya yang penuh kepenatan. Dimana suaminya sedang sibuk dengan istri keduanya.
" Adel, kau pasti bisa!". Lirihnya pelan sambil menarik nafasnya dalam dalam.
Mobil yang di kendarainya, Kini sudah terparkir di depan sebuah Cafe yang lumayan terkenal di kota ini. Adel sengaja mencari tahunya lewat sosial medianya. Bahkan, kesini pun ia mengandalkan maps.
Wanita cantik dengan rambut pirang dan kulit putih yang terawat. Jika dulu ia selalu memakai pakaian yang serba minim. Kini Adel mulai membiasakan diri untuk berpenampilan sopan saat di depan umum. Karena sekarang ia juga sudah tinggal di Negara orang.
" Selamat siang mba, Mau pesan apa? ". Tanya sopan seorang pelayan Caffe Shoap. Ketika Adel datang menghadap kearah kasir.
__ADS_1
" Siang, Saya mau pesan Coffee late satu sama cake tiramisu nya satu ya!! ". Adel sambil memilah menu yang ada di hadapan nya saat ini.
" Baik mba, Apa adalagi yang lainnya? ". Kasir itu kembali bertanya.
" Kasih saya menu terbaik dari Cafe ini!!!".
" Baiklah mba, kalau begitu silahkan menunggu!!. Kami siapkan dulu pesanannya ".
Adel pun langsung memilih salah satu meja yang ada di pojok. Karena ia juga ingin sedikit bersantai, Meskipun masalah rumah tangga nya dengan Brian tak kunjung usai. Dan bahkan banyak menguras emosi nya. Namun, Adel berusaha untuk tetap menjadi istri yang baik untuk suaminya.
Wanita itu cukup sadar diri dengan posisi nya saat ini. Dimana Adel merasa ia bukanlah istri yang baik. Setelah mengetahui segalanya, Adel takut jika suatu hari nanti Brian akan tahu kebenarannya. Dan dia akan di campakkan begitu saja. Karena merasa di bodohi dan di bohongin oleh Mama Ana.
__ADS_1
" Apa yang harus aku lakukan sekarang? ". Guman Adel sambil menatap layar ponselnya.
Melihat sebuah foto pernikahannya dengan Brian. Saat dimana ia resmi di jadikan istri oleh pria tampan itu. Meskipun dulu awalnya ia juga tak menerima perjodohan. Yang di lakukan oleh kedua orang tuanya.