POV PELAKOR:Gairah Wanita Simpanan

POV PELAKOR:Gairah Wanita Simpanan
Kenyataan Pahit


__ADS_3

Ketika Brian sedang ingin mengajak istri keduanya jalan jalan dan menuruti kemauan ngidam istrinya. Karena ia sedang bahagia dengan hadirnya baby boy dalam kandungan Intan saat ini.


Namun, di tempat lain sekarang Adel sedang duduk di sebuah kursi taman di tengah kota. Mau menangis pun ia tak mampu mengeluarkan air matanya. Ia tidak tahu apa yang harus ia katakan saat ini. Bahkan wanita itu tampak menyesal karena sudah nekad. Melakukan hal yang ternyata malah membuat dirinya sendiri yang merasakan sakit.


Matanya terus menatap langit cerah siang ini. Ia sedang memikirkan nasib pernikahan dengan suaminya. Yang mungkin saja bisa berakhir secepatnya. Kini ia juga tidak tahu harus melakukan apa?. Adel tak menyangka jika Mamanya terlalu tega padanya. Dan entahlah apa yang membuat sang mama bisa menutupi semua ini darinya.


" Aku tidak mau Brian pergi meninggalkan aku. Tidak... Itu tidak boleh terjadi ". Lirihnya sambil menggigit kuku kuku di jari nya.


Otaknya beku sambil terus meremas dua buah amplop putih berukuran sedang di tangannya. Dimana amplop tersebut berlabel kan rumah sakit.


" Kenapa bisa hal ini terjadi? . Apa yang sebenarnya mama lakukan di belakang ku? ".


" Aku harus pulang dan segera menanyakan semua ini pada mama. Ya aku harus menemui mama". Adel pun bangkit dari kursi taman itu. Ia akan pulang untuk meminta penjelasan dari mamanya.


Adel tidak bisa berdiam diri saja. Saat ia baru mengetahui fakta buruk dalam hidupnya. Yang ternyata selama ini Mamanya sendiri yang menyimpan semua rahasia besar. Karena Adel yakin, Jika Brian pun tidak tahu fakta ini. Sebab, Jika Brian tahu tidak mungkin Brian akan tetap mempertahankan pernikahan dengannya. Yang penuh dengan kepalsuan akibat campur tangan Mama Adel.


🌿🌿🌿🌿🌿


Sedangkan di rumah utama. Saat ini Mama Ana pun tak kalah pusingnya dari Adel. Dimana ia malah baru mendapatkan informasi terbaru juga. Dari orang yang ia sewa untuk mencari tahu tentang kehidupan seseorang yang sangat ia benci selama ini.

__ADS_1


Dimana ia menganggap wanita itu telah merusak rumah tangganya dulu. Dan membuat suaminya pergi meninggalkan dirinya dan tak pernah kembali lagi. Setelah perceraian nya dulu. Suaminya harus mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Ketika pria itu ingin menemui istri keduanya di Negara ini.


Tangan Mama Ana terkepal erat. Ia begitu membenci wanita itu sampai saat ini. Bahkan, ia pun rela melakukan apapun. Agar bisa membuat wanita yang di cintai oleh suaminya menderita.


" Kenapa hidup kami bisa saling tertaut seperti ini? ". Mama Ana mengusap wajahnya kasar.


Berulang kali ia menatap sebuah foto yang baru di berikan oleh orang suruhannya. Dimana ia bisa melihat wajah wanita itu sangatlah mempunyai kemiripan dengan Rilli cucunya.


" Tidak... Aku tidak bisa membiarkan masalah ini terbongkar. Adel pasti akan terbuang jika, semua keluarga Brian tahu. Apalagi pria tua itu". Geram Mama Ana mulai ketakutan.


" Aku harus menyingkirkan wanita itu, Sebelum Brian menyadari nya".


Brakkk...


" Adel... Ada apa? ". Tanya Mama Ana sedikit bingung.


Adel tersenyum miris. Ia tidak pernah membayangkan sama sekali. Jika Mamanya terlalu jauh ikut merusak rumah tangganya. Dengan cara seperti ini. Adel melemparkan dua amplop putih itu di hadapan mamanya.


" Jelaskan ma!!. Jelaskan pada Adel!!. Siapa sebenarnya Brilliant?. Siapa ibunya? ".

__ADS_1


Deg...


Mama Ana pun langsung terkejut. Matanya melotot sempurna. Mendengar pertanyaan Adel saat ini. Rupanya yang ia takutkan selama ini. Menjadi kenyataan juga.


" Sayang, Apa maksud kamu?. Brilliant itu putrimu nak. Anak kamu dan Brian ".


Adel semakin tak paham akan jawaban Mamanya saat ini. Padahal sudah sangat jelas. Adel melihat surat hasil test DNA yang ia dapatkan dari rumah sakit.


" DNA Brilliant tidak cocok dengan DNA ku. Tapi dia cocok dengan Brian". Adel tak bisa lagi menahan air matanya.


Wanita itu tak akan sanggup jika sampai apa yang sejak tadi ada di dalam pikirannya. Akan menjadi sebuah kenyataan pahit lagi dalam hidupnya.


" Apa yang sebenarnya terjadi Ma?. Kenapa ?.. Kenapa bisa seperti ini?. Apa Brian mempunyai wanita lain dan anaknya Mama Ambil dan Mama bilang itu anak Adel?. Dan kemana putri yang Adel lahirkan dulu ma?. Kemana? ".Sentak Adel sambil menangis sesegukan.


Adel pun luruh sudah, wanita itu sampai terduduk di lantai. Ia tidak bisa membayangkan jika akan mendengar kata. Jika bayinya meninggal ataupun yang lainnya.


" Maafkan Mama sayang!. Maaf, hanya ini yang bisa Mama lakukan padamu".


" Brilliant adalah putri kalian berdua sayang. Darah daging kamu dan Brian. Karena kamu yang mengandung dan melahirkan nya". Ucap Mama Ana tegas.

__ADS_1


Adel langsung menatap wajah Mama tak percaya. Bagaimana bisa ia menyebut Brilliant putrinya. Sedangkan hasil test DNA sudah membuktikan jika tak ada kecocokan apapun dengan dirinya.


" Berhenti menipuku Ma!. Cukup!!. Adel tak sebodoh itu". Sentak Adel penuh emosi.


__ADS_2