Promise Of Love

Promise Of Love
11. perjalanan pulang


__ADS_3

langit begitu biru, menampakkan sorot sotot kehangatan dafi sang mentati, suara riuh burung saling bersahutan, gemericik air menyejukkan telinga


pagi ini akan menjadi pagi yang panjang untuk Alya karena dia akan berpisah dengan bapak dan kakak yang telah menjaganya selama ini


ia memilih ikit Wildan bukan karena ia menyadari perasaannya, tapi ia tak mau tarlalu lama membuat keluarganya resah karena terus menghawatirkannya


semenjak kedatangan orang orang uang misterius itu, begitu mengusik bapak dan kakaknya


walaupun mereka tak menampakkannya, tapi Alya tahu, karena adanya penjagaan di rumahnya sudah cukup menjadi bukti


"sudahlah dek..., nanti kita pasti bertemu lagi!" Rani tampak menenangkan Alya yang masih menangis tersedu di dalam kamar


"apa kakak akan menyusulku nanti?" Rani pun menjawab dengan anggukan, dia segera meregangkan tangannya, membiarkan Alya memeluknya dengan erat, mau bagaimanapun Rani menganggap Alya seperti adik kandungnya sendiri


"ya nanti kakak bakal ambil cuti yang panjang buat nemuin kamu di sana, nanti kalau sudah jadi orangn kota, kau harus mengajak kakak jalan jalan ...., ok ....."


*****


mereka pun keluar dari kamar dengan membawa satu tas pakaian, di luar Wildan dan Pak Danu sudah siap di samping mobil mewah Wildan


"jaga baik baik Alya ya nak!" wildan hanya menjawab dengan anggukan,


dan Wildan pun segera membukakan pintu mobil untuk Alya ,


setelah Alya masuk ke dalam mobil, Wildan pun berlari mengitari mobil menuju pintu lainnya


mereka melambaikan tangan, dan Wildan pun segera menyalakan mesin,


tampak dari belakang pak Danu dan Rani melambaikan tangan hingga mobil tak terlihat lagi


*********


suasana di dalam mobil tampak masih tenang , Alya tetap diam seribu bahasa ia hanya menatap ke luar cendela mobil, mengayi jalan yang ia lalui


Wildan merasa takut untuk hanya sekedar bertanya, sambil konsentrasi menyetir, ia pun sesekali mencuri pandang pada gadis ei sampingnya


"kamu marah????"Wildan memulai membuka kata kata, tapi tetap jawaban hanya dengan gelengan


"ngomong apa gitu.... !?" Wildan masih berusaha membuat Alya bicara, tapi tetap tidak berhasil,


Alya kembali mengalihkan pandangannya, menatap keluar jendela mobil,


fikirannya tampak melayang entah kemana, tiba tiba Wildan meminggirkan mobilnya


"kenapa berhenti?" Alya pun terkejut karena tiba tiba mobil terhenti

__ADS_1


"ya karena kamu berhenti ngomong sama aku..!" teryata jawaban Wildan berhasil berhasil membuat Alya terkejut, tanpa di sadari mulutnya sudah membulat sempurna


"kok gitu sih!" Alya menunjukkan wajah imutnya jika sedang kesal, membuat Wildan semakin terpesona


"tapi kamu mau kan ikut denganku?" akhirnya Wildan mulai serius, tentu saja pertanyaan itu sulit untuk di jawab, bukan itu alasannya ikut pergi


"aku bingung, aku harus seneng atau sedih!" Alya mengeluarkan nafas beratnya


"aku nggak tau apa maksudmu, untuk apa kau mengajakku pergi, tapi entah kenapa aku percaya padamu !" kata itu yang keluar dari bibir Alya, seenggaknya dia mengerti apa yang jadi pertanyaannya selama ini


"kamu memang harus percaya kan padaku?!" Wildan pun meyakinkan Alya sambil memegang tangan Alya


"karena aku cinta kamu!" tapi malah Alya melepaskan tangannya dari Wildan


" konyol......, ayo jalan!" bukan menjawab pernyataan cinta Wildan, Alya malah mengalirkan pembicaraan


kau bukan cinta padaku tapi terobsesi dengan cerita masa kecilmu , batin Alya


"tapi suatu saat kau akan bilang cinta padaku!" Wildan pun melajukan kembali mobilnya


"ter-se-rah ..... " Alya dengan malas menanggapi ucapan Wildan yang menurutnya begitu konyol


*****


sepanjang perjalanan mereka tidak lagi diam diaman, mereka pun saling bercanda, dengan kekonyolan kekonyolan Wildan


"lama lama kamu tidak pantes deh di bilang dokter!"


"lo memang kenapa?"


"wajah kamu lucu kalau lagi bingung begitu!"


"masak sih.... ?!" Wildan tampak kepedean


"bentar deh, kamu bilang aku tidak pantes jadi dokter kenapa?"


"kamu lebih cocok jadi pelawak!" tawa Alya pun pecah tapi tiba -tiba Wildan mendaratkan cubitan di hidungnya


mereka pun akhirnya tertawa bersama sama


*******


tiba tiba mobilnya berhenti di tengah jalan,


"kenapa kok berhenti lagi?" Alya pun penasaran

__ADS_1


"kali ini jangan salahkan aku ya, salahkan mobilnya!" Wildan memasang wajah memelas sambil menjewer kedua cupingnya


"trus kenapa?"Alya pun sambil menahan tawa


"bahan bakarnya habis!"


"apa ......" Alya begitu terkejut, apalagi saat melihat sekeliling tak ada rumah sama sekali


"apakah masih jauh dari rumahmu?" Alya begitu khawatir, hari sudah semakin sore ya


"lumayan, masih 5 jam lagi sampek rumah!" kemudian Wildan tampak cemas,


karena jalanan itu tampak sepi, tak ada mobil lalu lalang, sepertinya juga tidak ada penjual bahan bakar


"jadi aku tau sekarang, kita harus turun dan cari tumpangan, kalau tidak brati mencari tempat untuk bermalam!" Alya memberi saran pada Wildan


"waw...., luar biasa, ternyata kamu tau ya apa isi hatiku, sungguh mengejutkan!" akhirnya Wildan turun dari mobil dan di ikuti oleh Alya


"jadi sekarang kita kemana, trus mobilnya gimana?" Alya menatap Wildan dan beralih menatap mobil yang di tinggalkan begitu saja


"kita jalan aja sambil nyari tumpangan, mobilnya biar di sini aja" Wildan memberi soluei pada Alya


"sini aku gendong!" sambil sedikit jongkok Wldan menyodorkan punggungnya


"nggak ah mamang aku masih kecil!" jawab Alya sambil melipat tangannya di dada


"jadi masih ingat saat itu?"Wildan tampak mengintrogasi


"ya iya lah....., masak lupa, aku kan sekarang udah besar, masak lupa sama umur sendiri!" sebenarnya Alya ingat kejadian itu tapi tetap pura pura tidak ingat


"daras kau ini...... !" tampak wajah Wildan begitu sebal tapi kembali ia tersenyum


"kau akan tau.....!"


sifat optimis yang selalu di tunjukkan di depan Alya


**biarlah cinta tumbuh dengan sendirinya, karena cinta bagaiakan bunga tau seperti apa dia akan mekar dan menjadi indah pada waktunya


 


by : triadefi**


 


jangan lupa like dan komen ya, biar tambah semangat nulisnya

__ADS_1


kasih vote juga ya ......🙏🙏🙏


__ADS_2