
saat ini Alya sedang berbacu dengan waktu menuju ke kafe tempat dia akan bertemu kliennya, saat ini cuaca benar benar tidak mendukung
hujan turun sangat deras, Alya yang pulang pergi hanya dengan mengendarai angkot sedikit kesusahan saat harus berpindah pindah tempat
saat Alya sedang menunggu angkot yang lewat, tiba tiba mobil yang melaju di depannya berhenti dan mundur beberapa jengkal untuk menghampiri Alya yang berdiri di pinggir jalan di tengah hujan
"nak masuk lah .....!" orang pemilik mobil itu membuka kaca mobilnya dan memanggil Alya
"tidak om. ...., makasih .....!" Alya berusaha menolak
"jangan takut, aku tidak jahat kok, aku mengenalmu, ayo masuk, hujannya sangat lebat!" saat memperhatikan orang itu, Alya tak mampu menolaknya , seperti ada magnet yang menariknya untuk ikut
Alya pun segera masuk ke dalam mobil, dan kaca mobilpun di tutup kembali supaya air hujan tidak masuk ke dalam mobil
"kamu mau kemana nak?"
"saya mau ke kafe xxxxxx!"
"biar om antar ya!" Alya memperhatikan wajah yang di rasa tidak terlalu asing untuknya
"apa om mengenalku?"
"kita kan pernah bertemu di pesta itu!"
kemudian Alya mengingat ingat kembali
"om ....., om .....??? maaf aku lupa nama om!" Alya tampak mengingat ingat tapi tak berhasil mengingat namanya
"iya aku sanjaya ayahnya Vina......!"
"iya ....!" sekarang Alya berubah murung
"kamu kenapa nak?" ternyata Sanjaya menyadari perubahan raut wajah Alya
"tidak pa pa ....!"
"oh iya om juga lupa, nama kamu siapa?"
"Alya om .....!" mendengar nama Alya Sanjaya terkejud
"kenapa om?"
"tidak ....., mungkin cuma sama saja.....!"
"kalau boleh tau, siapa om?"
__ADS_1
"namamu mengingatkanku pada putri om!"
"Vina om .....?"
"bukan, putri om yang sulung, dia sudah meninggal sebelas tahun lalu!"
"maaf ya om ....., telah membuat om sedih!"
"tidak pa pa nak, saat om melihatku rasa rindu om terobati .....!"
"kenapa seperti itu om?"
"wajahmu mengingatkanku pada almarhumah istri om, wajahmu mirip sekali, saat kamu tersenyum !"
"mamanya Vina?"
"bukan ....., istri pertamaku, oh iya aku belum kenal kamu, kamu berasal dari mana?"
"aku berasal dari daerah xxxxx, putri seorang petani kecil om!"
"kok bisa sampai ke sini?"
"aku mencari orang tua kandungku om!"
"apa yang bisa om bantu, apa kamu punya petunjuk?"
"oh iya....!" Sanjaya segera menghentikan mobilnya, dan Alya pun segera turun
"trimakasih ya om atas tumpangannya, sampai ketemu lagi!" Alya pun berlalu masuk ke dalam kafe menemui kliennya
Alya sudah sangat terlambat, ternyata benar kliennya sudah menunggu
dia semohon maaf atas keterlambatannya dan beramah tamah sebentar
setelah suasana mulai cair, Alya pun mengeluarkan desain baju yang di inginkan kliennya
setelah memberi pengarahan di berbagai acesoris, motif, pertak pernik, warna dan memberi tambahan di bagian bagian yang di inginka kliennya, meeting pun selesai, kliennya sangat penyukai desain dan presentasinya
sedikit aku ceritakan, setelah tanda tangan kontrak itu Alya sudah di beri kepercayaan untuk mempresentasikan sendiri karya karya nya pada klien klien inesboutique
******
setelah urusannya selesai Alya pun enggan meninggalkan kafe karena di luar masuh hujan sangat deras
Alya pun memesan kembali kopi panas untuknya sambil menunggu hujan reda
__ADS_1
"nak sudah selesai urusannya?" tiba tiba sebuah suara mengagetkannya
"om san, kok masih di sini?" Alya sedikit terkejut
"iya, kebetulan ini kafe om .....!"
"duduklah om!"
"trimakasih ....!"
"sebenarnya ini kafe almarhumah istri om, jadi tetap aku teruskan, aku sering menghabiskan waktu di sini untuk mengenang istri om!"
"om sangat mencintainya ya ....?"
"sangat .....!" mata sanjaya mulai berkaca kaca di balik kata matanya
"kenapa om sanjaya sangat tidak asing yang untukku . ...? guman Alya dalam hati
"aku akan senang jika kamu mau sering bermain ke sini, rasanya aku seperti melihat istri om di dalam dirimu nak!"
"trimakasih om , kalau boleh tau istri om meninggal kenapa?"
"dia kecelakaan saat bersama putri om, tapi putri om berhasil selamat!"
"trus kenapa dia meninggal?"
"putri om di culik, dan selang beberapa hari tim memastikan kalau putriku meninggal , tapi sampai saat ini aku belum percaya!"
"om yang sabar ya ....!"
"tidak apa apa, oh iya kamu makan ya, biar pelayan membuatkan makanan favorit di sini!"
seorang pelayan menaruh beberapa makanan di keja Alya
"wah ini banyak sekali om!"
"ini semua resep istriku, jadi kamu juga harus merasakan, kita makan sama sama ya!"
merekapun makan dengan lahapnya sambil di selingi beberapa obrolan ringan
"papa .. ...!" tiba tiba sebuah suara mengagetkn mereka
"kamu ....?" dia Vina wajahnya bertanya tanya dengan penuh amarah
"tak cukup kamu dekati Wildan , dan sekarang papa aku mau kamu goda juga, dasar cewek penggoda!" maki Vina pada Alya, dan tanpa fikir panjang Alya pun langsung berdiri dan mengarahkan tamparan pada Vina
__ADS_1
plak
Alya pun segera lari meninggalkan mereka berdua