
sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan rumah pak Danu, tetangga pun saling berbisik, bagaimana bisa ada mobil mewah nyasar di perkampungan kecil seperti ini
selang beberapa saat empunya mobil pun turun, sungguh membuat tercengang semua mata memandang, bak pangeran tampan berkuda putih
dengan kemeja putih dan setelan celana abu abu yang tampak pas di badannya, lengan panjang yang sedikit di lipat
wildan
ya kira kira seperti inilah gambaranya
dengan senyum yang menggoda sambil melepas kaca matanya
-----------------------------------------------
Dari dalam tampak pintu terbuka, dan dua gadis melongo di depan pintu
"hai.......!!!!" wildan menyapa, tapi tak ada respon dari kedua gadis itu
"hai.....!!!" untuk kedua kalinya, tapi tetap tidak ada respon,
kemudian wildan memainkan tangannya di depan wajah mereka berdua, ia memetik jarinya hingga menimbulkan sebuah bunyi
ya kesadaran merekapun kembali, bak orang yang habis terkena hipnotis
"iya.....!!!!!" saut gadis itu berbarengan ,
siapa lagi dua gadis itu kalau bukan Rani dan Alya,
ya Rani dan Alya adalah putri di rumah Pak Danu, walaupun Alya hanya putri angkat tapi kasih sayang mereka sama, Rani dan Alya sangat kompak bak saudara sedarah
__ADS_1
"bisakah saya bertemu dengan tuan rumah ini? suara wildan mengagetkan mereka
"ayah kami????" Rani pun balik bertanya
"iya....!!!!"jawab wildan sambil mengawasi wajah kedua gadis itu,
tapi dengan cepat matanya tertuju pada gadis dengan rambut lurus sebahu, kulitnya tidak terlalu putih, tapi ia sangat manis, dan tingginya juga tidak terlalu tinggi, ya kalau berdiri di samping wildan pasti cuma sebahu, ya gadis itu adalah Alya, gadis yang ia cari, walaupun cuma satu kali pandang ia sudah mengenalinya
sedangkan Rani ia sedikit lebih tinggi , kulitnya juga lebih putih, jelas kalau di lihat pasti lebih cantik Rani, karena Rani lebih pandai berdandan
kemudian dari dalam terdengar suara seseorang, yang sepertinya tuan rumah itu
"ada siapa nak di luar?"
iya itu suara pak Danu empunya rumah ini, rumah yang tidak terlalu luas, kira kira luasnya 9x6 m itu, di tinggali oleh tiga orang,
tapi halamannya cukup luas, di depan rumahnya juga terdapat rumah singgah yang biasanya di peruntukkan para tamu yang datang menginap di desa itu, karena pak Danu adalah tetua di kampung ini
yang sedikit bingung karena dari tadi pria di hadapannya terus memandangnya,
ia heran biasanya siapapun yang datang, yang selalu jadi pusat perhatian pasti Rani, tapi sekarang pria di hadapannya memandangnya terus
"suruh masuk nak!" perintah pak Danu dari dalam, pak danu terlihat sedang begitu sibuk membuat anyaman dari bambu, pak Danu kemang seorang pengrajin anyaman bambu selai sebagai petani ulung
tapi sebelum di persilahkan wildan segera menerobos mereka berdua tanpa permisi, ia seperti sudah menemukan yang sedang ia cari
heiiii.....!" teriak alya kesal
"tak sopan sekali ....", yang tiba tiba menghentikan langkah wildan dan menoleh padanya
"iya ada apa?" tanya wildan sambil tersenyum
__ADS_1
"bagaimana bisa kamu masuk begitu saja!!!!" tatapan alya tampak marah sambil berkacak pinggang
"aku sudah di suruh masuk kan sama tuan rumah, bagaimana bisa kau marah!" jawab Wildan tak mau kalah
"tapi kau tidak sopan!" Alya pun masih ngotot, membuat Rani segera menghentikan tingkah adiknya, ia segera menarik tangan Alya, tapi tetap tak di hitaukan oleh Alya
"lebih tidak sopan mana coba, kalau tamu dari jauh tetap di suruh berdiri di depan pintu, sungguh kau ini ya!" Wildan pun gemas rasanya ingin mengetuk kepala bocah itu
"sudah lah alya ,jangan seperti itu!" rani pun menghentikan alya
"tapi kaaak!" Alya ingin melayangkan protesnya
"cukup!" sedikit pelototan dari rani membuat alya diam seribu bahasa
Tapi taukah kalian ternyata di sudut bibir Wildan ada senyuman, senyum kelegaan
"sudah ku duga, dia benar benar alya ku" batin wildan
pencarian Wildan selama ini pun terjawab sudah, dengan begini dia tidak perlu bertanya lagi perihal nama mereka berdua
**Ada tapi jauh, tak ada tapi dekat, seperti itulah cinta, seperti itu pulalah rindu, di sadari atau tidak tapi semua tak perlu jawaban untuk semua pertanyaan
by: triadefi**
jangan lupa kasih dukungan pada author dengan memberikan like dan komentar nya ya
kasih vote juga
__ADS_1