Queenza

Queenza
Part 14


__ADS_3

Haii.... i'am comeback and happy reading guys🤗🤗


.


.


.


.


.


Sudah sebulan Enza bersekolah di SMA GALAKSI, dan sudah sebulan juga Enza dkk dekat dengan Risky dkk.


Orang tua Enza pun juga sudah pulang dari luar negeri, begitupun dengan teman-teman nya yang juga sudah pulang ke rumah masing-masing.


"Enza buruan bangun gih, nanti kamu telat loh ke sekolah nya" teriak mama dari luar kamar milik Enza.


"in five minutes mom, i'm still sleepy" kata Enza dengan suara serak khas bangun tidur.


"five minutes five minutes....ini udah siang Enza!! buruan bangun!!" kini mama sudah mulai meraung-raung seperti singa yang sedang kelaparan.


Enza sih tak peduli, dia niatnya emang mau bolos sekolah. Katanya sih males!.


Merasa tak ada jawaban dari anaknya itu, akhirnya mama mengeluarkan jurus andalannya.


"mama hitung sampai 3 ya...kalo nggak bangun-bangun siap-siap aja mobil plus motor kesayangan kamu mama bakar sampe jadi abu. Satuuu.....duuaaa....tiii....."


Mendengar kalo mamanya mengancam akan membakar mobil dan motornya membuat Enza langsung bangun dengan mata melotot dan langsung membuka pintu kamarnya.


"iya iya, Enza dah bangun nih. Jadi mama nggak boleh bakar mobil ataupun motor Enza." kata Enza dengan muka memelas nya.


"kalo gitu kamu mandi sekarang, mama papa tunggu di meja makan" setelah mengucapkan itu mama turun menuju dapur.


'haish ribet amat sih' batin Enza.


S


K


I


P

__ADS_1


Kini Enza sedang sarapan bersama mama papa nya.


"gimana sekolah kamu selama sebulan ini?nggak bikin masalah kan?" tanya papa.


"ya nggak pernah dong" kata Enza dengan semangat 'nggak pernah absen buat masalah maksudnya, hehehe' lanjutnya dalam hati.


"syukur deh" ucap papa lagi.


"yaudah deh pa, ma. Enza berangkat sekolah dulu ya takut telat" ujar Enza mencoba menghindari pertanyaan demi pertanyaan dari papanya.


"takut telat apaan, emang udah telat kamu tuh" sindir mama, pasalnya sekarang memang sudah jam 07.50. Dimana sekolah Enza masuknya jam 07.15.


"hehehe, dari pada bolos sekolah lebih baik telat berangkat sekolah. Ya kan pa" ujar Enza cengengesan sekaligus meminta dukungan dari papanya. papa pun hanya mengangguk tak mau memperpanjangnya.


"udah deh ma, pa. Enza berangkat dulu assalamualaikum" ucapnya.


"waalaikumsalam" balas mama papa.


.


.


.


.


Tak kehabisan akal, Enza menitipkan motornya di warung terdekat. Berjalan dengan santai menuju belakang sekolah dan akhirnya memilih untuk memanjat tembok.


Enza tak mengalami kesulitan dalam hal panjat memanjat. Saat sampai di atas dan bersiap untuk terjun kebawah, tiba-tiba ada yang memanggilnya. Ahh atau lebih tepatnya memergokinya.


"QUEENZA ANASTASYA....KENAPA KAMU MANJAT MANJAT TEMBOK SEGALA. MAU BOLOS KAMU. TURUN SEKARANG!!!" teriak orang yang memergokinya.


"ehh ibuk, hehehe" ujar Enza cengengesan. Yah yang memergokinya adalah bu Retno sang guru BP yang sangat amat killer.


"turun kamu sekarang!!" perintah bu Retno.


"iya iya bu, santai aja napa sih" ucap Enza seraya melompat turun dari tembok.


"santai santai pala kamu!! ngapain kamu diatas sana hah? mau bolos?" ucap bu Retno galak.


"yaelah bu...boro-boro mau bolos, orang saya lagi telat" ucap Enza lesu.


"ohhh jadi kamu telat tohh" ujar bu Retno tersenyum menyeramkan.

__ADS_1


"MAMPUSS!!! KECEPLOSAN ANYINGG" batin Enza merutuki kebodohan nya.


"ehhh nggak kok bu" elak Enza.


"kamu ini ya...udah telat, nge...." belum selesai bu Retno bicara Enza memotong ucapannya dengan teriakan histeris.


"EH EH BU....LIAT TUH PARK CHANYEOL KESINI. KAYAKNYA MAU NYAMPERIN IBU DEHH"


"MANA MANA. YA AMPUNN OPPA AKU PADAMU" bu Retno ikut-ikutan teriak histeris sambil menengok kanan kiri depan belakang.


Enza yang berhasil membohongi bu Retno pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk kabur.


Saat sudah jauh, Enza kembali berteriak.


"BU RETNO....PARK CHANYEOL NYA KABUR TUHH GARA-GARA TAKUT KENA AMUKAN NYA IBU YANG KAYA GORILA"


Merasa dibodohi oleh muridnya, bu Retno bertambah murka. Mengambil napas dalam-dalam dan berteriak....


"AWASS YA KAMU ENZAAA, IBU SUMPAHIN KAMU NGGAK DAPET JODOHH. SEKALINYA DAPET ITU PUN RISKY"


Enza tak mendengarnya. Walaupun dia mendengarnya, dia akan pura-pura tak mendengar apapun.


Enza berlari menuju kantin. Berhadapan dengan bu Retno membuatnya kehilangan tenaga. Ia berniat mengisi perut terlebih dahulu sebelum masuk ke kelas.


Lagi pula sebentar lagi masuk jam istirahat. Jadi, tak ada salahnya kan?


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Typo masih berserakan dan alur juga nggak jelas. Jadi, mohon maaf🙏

__ADS_1


See you next time guyss


😘😘😘


__ADS_2