
Pagi yang cerah, namun Enza dkk memutuskan untuk membolos sekolah. Katanya sih nggak mau ketemu sama Risky dkk.
Jadi mereka memutuskan untuk jalan jalan pergi ke mall. Walaupun hanya sekedar melihat-lihat atau sekedar nongki-nongki.
Setelah berjam-jam berkeliling mall, mereka memutuskan untuk makan di kafe mall tersebut.
"mau pesen apa nih? biar gue yang traktir" ucap Enza kepada teman temannya sambil membolak balikkan buku menu.
"Wahh...tumben nih. Lagi kesambet apa lo?" tanya Vina tak percaya.
"Yaelah Vin...Vin. Ada orang yang mau nraktir kita tuh harusnya di syukuri. Bukan malah ditumbenin" nasihat Via yang diangguki Cilla.
"Bener tuh Vin, harusnya kamu bersyukur" tambah Cilla yang sudah membolak balikkan buku menu juga.
"iya deh iya. Makasih ya Enza traktiran nya" Ucap Vina kepada Enza sambil tersenyum.
"Hahaha iyh masama, lagian mah santai aja sih kalo sama gue" jawab Enza tersenyum manis. "Nah...kalo gitu silakan pesan makanan sepuasnya kalian" lanjutnya.
Mereka pun memanggil pelayan dan memesan makanan dengan sangat semangat. Jarang-jarang kan Enza yang pelit mau nraktir orang sepuasnya.
"ada tambahan lagi mbak?" tanya sang pelayan dang dijawab celengan kepala oleh Enza dkk. "kalau begitu mohon ditunggu ya mbak" lanjutnya lagi kemudian pergi.
"Yaiyalah ditunggu, masak langsung pulang" gerutu Vina dengan suara pelan.
Via yang samar samar mendengar pun bertanya pada Vina "lo barusan ngomong apa Vin, kayaknya gue denger sesuatu deh?"
"bukan apa apa kok" jawab Vina.
Sambil menunggu pesanan datang mereka menyibukkan diri dengan handphone masing-masing.
15 menit kemudian pesanan mereka pun datang.
"akhirnya...makanannya dateng juga. Cilla dah laper soalnya" ujar Cilla bersorak hingga terdengar oleh pengunjung yang lain yang membuat mereka menoleh ke arah Enza dkk.
"bukan temen kita" ujar ketiga nya bersamaan sambil menggerakkan kedua tangan ke kanan dan ke kiri.
"ish.. jahat" ucap Cilla sambil cemberut.
"udah lah, jangan ngambek nanti gue makan tuh makanan lo" ancam Vina membuat Cilla menggelengkan kepalanya.
Setelah melakukan perdebatan kecil mereka mulai memakan makanan mereka.
Yang dipesan Vina
-Nasi goreng seafood
__ADS_1
-Roti bakar ice cream
-Lemon tea
Yang dipesan Cilla
-Spagetti
-Kentang goreng
-Milkshake strawberry
-Chicken fingers
-Onion rings
-Milkshake macha
Yang dipesan Enza
-Fish and chips
-Oreo cheesecake
__ADS_1
-Melon juice
Saking asyiknya mereka makan, mereka tak menyadari bahwa ada seseorang di samping meja mereka.
Hingga sebuah suara deheman yang membuat mereka langsung mematung di tempat.
"Ekhemm...disini ya kalian ternyata, lagi enak enakan makan. Bukannya sekolah malah bolos. Kalian tau nggak, gara gara ulah kalian kemarin, kita yang kena omel sama kepala sekolah" Ujar salah satu cowok tampan sambil tangan berdesekap depan dada, begitupun yang lain.
"ehehehe....piiss" ucap mereka berempat cengengesan menoleh ke sumber suara sambil mengangkat jari tangan membentuk huruf 'V'.
"pas pis pas pis, kalian udah buat kita susah tau gak di sekolah" kali ini Aldo yang angkat suara.
Ya, yang memergoki mereka sedang makan dan bolos adalah Risky dkk.
"hehehe ya maap atuh, lagian kalian sih yang salah" Enza pun akhirnya berkomentar.
"kita?" tanya keempat lelaki tersebut sambil menunjuk diri sendiri.
"iya kalian, siapa suruh nyuruh nyuruh kita pagi pagi ke kelas kalian cuma buat naruh tas, sedangkan kalian malah asik asikan makan di kantin" ujar Enza dengan santainya.
"lah kan kalian kalah taruhan, jadi udah seharusnya dong kalian jadi babu kita" ujar Reno.
"oh ya? dimana? kapan? jam berapa? hari apa? kitanya tau apa enggak?" sahut Via yang mulai geram karena acara makannya terganggu.
Mendengar pertanyaan yang dilontarkan Via membuat mereka (Risky dkk) menggerakkan giginya.
"eloo..." tunjuk Reno ke muka Via.
"apa?" tantang Via.
"udah lah guyss, dari pada berantem adu bacot mulu mending kita lanjut makan" saran Cilla menengahi. "Dan buat kalian, berhubung udah disini gimana kalo kita main bareng-bareng" lanjutnya lagi sambil memandang Risky dkk.
"okelah kita lupain masalah kali ini" ujar Pandu. "gue laper nih, makan yuk. Biar tuh para cewek cewek yang bayar" lanjut Pandu kepada temannya.
Risky dkk kemudian duduk dan memesan makanan mereka.
Sedangkan Enza dkk hanya bisa menghela napas pasrah. "untung gue kaya" gumam Enza yang didengar teman temannya dan membuat mereka tertawa.
Bersambung~~
#jan lupa like dan follow ya gess, nanti aku folback balik.
#see youuuu😙😙
__ADS_1