Queenza

Queenza
Part 9


__ADS_3

🌿Via-Reno Moment🌿


Suasana diantara Via dan Reno sangatlah canggung, dikarenakan mereka hanya saling diam satu sama lain.


Tak tahan lagi dengan suasana yang awkward (apalah tulisannya Thor nggak tau) Reno pun membuka suara.


"mau kemana kita" tanyViya.


"terserah lo" jawab Via singkat.


"bioskop yuk" ajak Reno.


"okey" jawab Via lagi.


Begitulah percakapan antara mereka. Sangat singkat padat dan jelas.


Mereka berjalan keluar menuju bioskop di mall tersebut. Reno yang membeli tiketnya sedangkan Via yang membeli popcorn nya.


"udah?" tanya Via.


"udah" Reno menjawab sambil menganggukan kepala.


"yaudah yuk masuk" ajak Reno merangkul pundak Via.


Deg deg deg


'jantung guee' teriak Via dalam hati.


Reno tak menyadari muka Via yang sudah memerah, dan malah terus berjalan menuju kursi mereka.


Mereka duduk di kursi bagian belakang. Vina sebelah kiri sedangkan Reno sebelah kanan.


Tak lama kemudian filmnya pun dimulai, mereka mulai menonton dalam diam.


"film genre apa ini Ren?" tanya Via menoleh ke arah Reno.


"romance, lo nggak suka?" jawab dan tanya balik Reno.


"enggak kok gue suka" setelah berkata begitu Via kembali menatap ke depan.


Bukannya menonton filmnya, Reno malah asik sendiri menonton muka Via yang sedang serius.


Ditengah tengah acara menonton Reno melihat muka Via yang memerah. Reno mengernyitkan alisnya bingung.


Dilihatnya layar film di depan, mata Reno langsung melotot karena kaget. Pantas saja muka Via merah.


Ternyata filmnya sedang memperlihatkan adegan ciuman. Bukan ciuman di pipi ataupun kening, melainkan ciuman dibibir.


Adegan ciuman tersebut semakin lama semakin panas. Reno tak tahan lagi, dia langsung membawa Via kedalam pelukannya dan menutup matanya.


"Ren?" panggil Via tak nyaman karena tiba-tiba dipeluk Reno.

__ADS_1


"hustt, diem dulu. Lo nggak boleh nonton adegan kayak begituan" ujar Reno masih memeluk Via.


"tapi..." belum selesai bicara, Reno sudah memotong perkataan Via.


"diem dulu ya..." kali ini Reno bicara dengan nada yang sangat lembut hingga membuat Via tanpa sadar mengangguk.


"anak baik" perkataan Reno membuat Via malu sekaligus merasa errr....senang, mungkin.


Reno terus memeluk Via. Dalam acara peluk memeluk Reno merasakan perasaan aneh yang muncul di hatinya. Seperti ada yang sedang menyetrum nya.


Reno juga merasakan jantungnya yang berdetak lebih kencang dari biasanya.


'apa gue udah jatuh cinta sama Via?' tanyanya dalam hati.


Mereka saling memeluk satu sama lain hingga filmnya selesai diputar.


"emm Ren, filmya udah selesai pulang yuk" ajak Via supaya Reno melepaskan pelukannya.


"oke" ujar Reno sambil melepaskan pelukannya dan berdiri. "langsung pulang atau mau main lagi?" tanyanya sambil menoleh ke arah Via.


"pulang aja deh, nanti gue kabarin temen temen yang lain. Tapi pulangnya ke rumah Enza aja ya"


"oke" jawab Reno tanpa protes.


Setelah menonton mereka langsung pulang ke rumah Enza.


🌈Cilla-Pandu Monent🌈


Disaat yang lainnya masih berada di mall hanya untuk bermain ataupun menonton, mereka malah pergi keluar untuk jalan-jalan mencari angin.


Meraka duduk di kursi taman berdua tanpa ada yang berbicara.


Hingga akhirnya seorang anak kecil menghampiri nya sambil menyodorkan bunganya ke arah Pandu.


"kak, beli bunga aku dong" ucapnya sambil tersenyum.


Pandu balas tersenyum dan mengambil bunga tersebut sambil memberikan uang kertas berwarna merah.


"maaf kak nggak ada kembaliannya"


"ambil aja kembaliannya" ucap Pandu sambil mengelus rambut anak tersebut.


"makasih kak" ucapnya sambil tersenyum dan langsung berlari menjauh dari mereka.


Cilla yang menyaksikannya hanya bisa tersenyum. Dia tidak menyangka Pandu bisa sebaik itu pada anak kecil.


Merasakan tatapan Cilla, Pandu menoleh "buat lo" ucapnya sambil memberikan bunga yang dibelinya tadi.


"buat Cilla?" tunjuk Cilla pada dirinya sendiri.


"iya" jawab Pandu, entah mengapa dia sangat gugup.

__ADS_1


Cilla menerima bunga tersebut dengan senang hati.


"makasih" ucapnya tersenyum tulus.


Melihat senyum Cilla Pandu merasakan detakan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya, ia langsung memalingkan kepalanya dari Cilla.


Cilla terlihat heran sekaligus bingung dengan tingkah Pandu.


"Pandu kenapa?" tanya Cilla.


"eng...enggak papa kok" jawabnya gugup.


"ehh kenapa gugup. Coba liat muka Cilla" ujar Cilla.


"gue nggak papa kok Cilla" ucapnya lagi yang mencoba tidak gugup.


"Cilla nggak percaya, lihat muka Cilla!" paksa Cilla sambil memutar kepala Pandu untuk menghadapnya.


Pandu tak bisa menolak dan hanya bisa memejamkan matanya.


"muka Pandu merah, Pandu sakit ya? atau jangan-jangan Pandu lagi salting?" goda Cilla.


Memang Cilla lah yang paling peka terhadap orang lain diantara teman-teman nya.


"si...siapa yang salting?" elak Pandu mengalihkan pandangan dari Cilla. Kini mukanya sudah merah seperti kepiting Rebus.


"hahaha....Pandu lucu deh kalo lagi salting" Cilla malah terus menggoda Pandu. Melihat muka Pandu yang biasanya sangar berubah menjadi imut begini membuat sifat menggoda dari Cilla keluar.


"gue nggak salting!" ucap Pandu tegas tapi masih dengan muka memerah.


"iya deh iya, Pandu nggak salting" ujar Cilla mencoba untuk menahan tawa.


'gue malu banget anjiirrr' teriak Pandu dalam hati.


'hahaha, ngerjain Pandu enak juga ya ternyata. Tapi kenapa jantung gue dag dig dug mulu ya?' batin Cilla.


Rasanya Cilla ingin menggoda Pandu lagi untuk melihat wajah salting Pandu yang menggemaskan, menurut Cilla.


"Pandu?" panggil Cilla.


"iya?" jawab Pandu yang mulai normal kembali mukanya.


"Pandu hari ini ganteng ya, Cilla jadi suka" ujar Cilla dengan muka polosnya.


BLUSHH


Perkataan Cilla berhasil membuat Pandu blushing sekaligus malu, kini muka nya lebih merah dari pada sebelum nya sampai-sampai merahnya mencapai telinga.


'ANNJIIRRR.....BISA GILAA BENERAN GUE KALI INII!!. YA ALLAH KUATKANLAH HATI HAMBA MU YANG RAPUH INI😭😭'


Bersambung....

__ADS_1


Gimana part kali ini?


Btw...Cilla jago gombal ya sampai-sampai Pandu di buat gak bisa berkutik gitu, hahaha😁😁


__ADS_2