
“Kau sungguh tak kenal ampun,” kataku sembari membuat sebuah dinding pelindung untuk melindungi Huo Lin dan Ling Qian. Efek serangan formasi baru Yue Jian dan Bocah ingusan ternyata bisa sangat kuat. Mereka sungguh berkembang pesat bahkan melampaui ekspekstasiku.
“Guru Luo,” kata Huo Lin. “Yang berkembang pesat bukan hanya mereka.”
Aku memalingkan pandangan ke belakang, melihat Huo Lin telah melapisi sekujur tubuhnya dengan sisik emas. Sisik itu memang mirip seperti yang dimiliki oleh Ling Qian, tetapi sisik emas Ling Qian yang berasal dari Qi Lin tentunya jauh lebih kuat.
Kemudian, aku kembali melihat ke depan, menurunkan dinding tanah yang tadi menjadi pelindung. “Skala serangan seperti itu, meski kau percaya diri, tetap jangan memaksakan untuk terlibat di sana, Huo Lin. Aku tahu kau berkembang pesat juga, tetapi kau tak perlu memaksakan diri.”
“Aku tidak memaksakan diri.” Huo Lin melangkah ke depan, berdiri membelakangi aku. “Formasi baru mereka memang membutuhkan aku!”
“Huo Lin, sekarang!” seru Yue Jian yang segera melompat tinggi.
“Ya!!!”
Tanpa ada keraguan sedikit pun, Huo Lin menciptakan sebuah tombak besar di atas kepalanya. Tombak tersebut berputar dengan sangat cepat, lalu melesat cepat ke depan. Itu adalah serangan tombak api dengan putaran dan kecepatan yang sangat tinggi.
Tidak kusangka, anak ini sungguh bisa menggunakan kekuatan gabungan kekuatan elemen angin dan api dengan cara seperti ini. Kalian memang murid-muridku yang mengerikan! Terlebih kalian memiliki Chi Perak!
“Ternyata kau memiliki murid-murid lain yang sangat berbakat, Guru Luo …,” ucap Ling Qian yang tidak bisa melakukan apa pun di situasi ini. “Aku juga akan jadi hebat! Aku akan melampaui mereka semua!” Gadis ini mengepal erat kedua tangannya.
“Ya ….” Aku bukan orang yang bisa menyemangati orang lain, jadi aku tak punya jawaban lain selain mengiyakan. Semoga saja dia tidak marah ….
“Kau sangat dingin, Guru Luo ….”
Aku sudah memperingatkan untuk tidak mengeluh. Haah ….
Aku lantas kembali mengamati pertarungan sengit di depan sana. Terlihat jelas bahwa Bocah ingusan fokus menahan Too Tie menggunakan kekuatan elemen tanah, dia membentuk sebuah patung batu raksasa yang bergerak menahan semua gerakan Too Tie. Di sisi lain, Yue Jian dan Huo Lin dengan ganas mengeluarkan serangan beruntun dari dua sisi.
Yue Jian dan Huo Lin. Mereka berdua sangat fokus pada serangan dan melupakan pertahanan. Akan tetapi, itu adalah sebuah cara bagi mereka, karena Bocah ingusan adalah orang yang bertanggungjawab akan semua pertahanan.
__ADS_1
“Serangan terakh—”
Aku refleks bergerak ke depan Yue Jian. Satu pukulan keras yang kutahan dengan kedua lengan yang tersilang ke depan, berhasil membuat aku dan Yue Jian terhempas ke tanah. Serangan itu … bukan serangan biasa.
Belum sempat aku berdiri tegak, sosok berjubah hitam lantas melesat ke depan, meluncurkan pukulan beruntun tanpa kenal ampun. Akan tetapi, aku masih sanggup menahan semua serangan itu dengan kedua lenganku saja!
“Menyingkir!” Aku menarik lengan kanan sosok berjubah hitam itu dengan tangan kiri, lalu menghantam kepalanya dengan tangan kanan.
“Ugh!” Sial … aku lengah.
Kembali aku terbanting ke atas. Tendangannya yang kuat membuat aku hampir muntah. Siapa orang ini ….
“Kau sekarang hanya sampah, Luo Xiao.”
Siapa yang berbicara? Dia bilang aku, Luo Xiao sang Raja Daratan ini sampah? Kenali tempatmu, rendahan!
Hanya dengan satu gerakan, aku kini berada tepat di depan sosok berjubah hitam tadi. Tanganku yang berlapiskan energi berwarna biru, melesat menghantam wajah sosok tersebut.
“Larilah, Luo Xiao,” tiba-tiba suara aneh berbisik padaku. “Kalau sekarang aku masih bisa melindungimu. Percaya padaku.”
“Lihat siapa yang kau perintah?” Aku mengabaikan bisikan si suara aneh, lalu melesat cepat ke depan. “Aku akan menghancurkannya hingga berkeping-keping dengan kekuatanku sendiri!”
Aku bisa merasakan, darahku seperti mendidih, tetapi gerakan tanganku kian bertambah cepat menghajar sosok berjubah tadi hingga terlempar ke udara. Namun, dengan satu serangan kuat lainnya, aku berhasil membuatnya menghantam tanah dengan kecepatan tinggi.
“Jangan sombong, Luo Xiao!” kata suara aneh. “Dia adalah seorang utusan dewa! Kau tidak akan memiliki kesempatan melawannya!”
“Dewa sekalipun tidak akan kubiarkan bertindak sesuka hati di dunia manusia!” Aku mendarat pelan, beberapa meter dari sosok berjubah hitam yang tadi kuhajar habis-habisan. “Aku adalah seorang Raja Daratan, perwujudan kekuatan terbesar umat manusia!”
“Guru.” Chi Ling mendadak datang seorang diri, berdiri tepat di sebelah kananku. “Yang menjadi perwujudan kekuatan terbesar umat manusia sekarang adalah aku!”
__ADS_1
“Kau pikir siapa dirimu?” Aku melirik Chi Ling sejenak, lalu kembali menatap ke depan.
“Guru memang tidak pernah berubah.”
Mari kita anggap itu sebagai pujian, lalu fokus lagi pada sosok berjubah di depan sana. Bila dia adalah seorang utusan dewa, maka jika aku berhasil menangkapnya, maka aku akan bisa mendapatkan sedikit informasi terkait keberadaan Ling Chen!
“Kalian adalah guru dan murid yang sangat bodoh,” kata sosok berjubah yang kemudian bangkit berdiri, seolah tidak ada yang terjadi. Semua seranganku tadi sepertinya tidak berpengaruh padanya.
“Guru!” Mendadak aku mendengar suara Yue Jian di belakangku. “Biarkan kami menangani Raja Daratan sialan ini!”
“Raja Daratan sialan?” Aku melirik ke belakang, melihat Yue Jian dan Bocah ingusan sudah bersiap menyerang Chi Ling. “Tenanglah, dia adalah reinkarnasi dari muridku di kehidupan pertama.”
“Apa itu benar, Raja kecil?!” Bocah ingusan tampak tidak percaya, tetapi tatapannya kemudian mengarah tajam pada Chi Ling.
“Maaf, Guru,” sahut Yue Jian. “Tapi kami tidak akan bisa memaafkan perbuatan kejam yang telah dilakukan oleh orang ini pada keluarga kami!”
Sekarang aku tahu akar masalahnya. Ternyata orang yang ingin dihabisi oleh Yue Jian dan Bocah ingusan memang Chi Ling.
Aku pun melirik Chi Ling sejenak. Dia memasang raut wajah datar seperti orang tidak bersalah, tetapi aku akan mendorongnya jatuh ke jurang sekarang. “Kau memang seorang Raja Daratan yang buruk, Chi Ling.”
“Apa kalian masih sempat mengabaikanku?!” Sosok berjubah hitam tadi segera menyerang kami dengan serangan naga berwarna biru.
“Mengalahkanmu bukan hal sulit bagiku!” Aku menghancurkan serangannya dengan satu pukulan keras.
“Maaf,” kata Chi Ling. “Siapa pun kalian. Sekarang aku tidak bisa bermain dengan kalian. Ada musuh yang harus aku hadapi!” Pemuda itu pun segera melesat cepat ke depan, menyerang sosok berjubah dengan pukulan energi yang berwarna emas.
Yue Jian dan Bocah ingusan tampaknya tidak terima akan hal itu, tetapi agar situasi tidak semakin buruk di sini, aku berkata, “Yue Jian, Zhang, sekarang bukan saat yang tepat.”
Author Note:
Chi Ling/Ling Chi/Raja Daratan itu satu orang. Di sini Luo Xiao emang suka pake tiga nama/panggilan itu yang merujuk pada reinkarnasi muridnya.
Tingkatan kekuatan dari terlemah: Aura – Kekuatan Elemen – Serangan Energi(yang ada di prolog).
__ADS_1