Rumah Tangga

Rumah Tangga
RANIA DAN RAJA


__ADS_3

Mereka di pertemukan di sebuah tempat bimbel


yang sedang ramai-ramainya di kota Raja dan Rania. Fakta yang semua orang belum


tahu termasuk Ibu dan Ayah Raja bahwa Raja dan Rania ini terpaut usia yang


begitu jauh dan disini Rania lebih tua tiga tahun dari usia Raja. Teman-teman


Rania waktu itu melihat Rania aneh dan bingung kenapa Rania bisa mau berkencan


dengan lelaki yang usianya lebih muda darinya mereka menyebutnya brondong.


"Lagi pula Raja juga nggak keliatan


banget kalau dia brondong" jawab Rina saat nunggu jemputan sepulang mereka


bimbel.


Setelah tidak bimbel di tempat itu, Raja dan


Rania tetap menjalani hubungan seperti biasa selayakanya pasangan berkencan dan


semenjak tidak bimbel di tempat itu Rania sering bermain kerumah Raja dan


bertemu dengan keluarga Raja. Rania senang mendapat keluarga baru bahkan Rania


sudah dianggap sebagai anak Ibu Raja sendiri.


Waktu masih satu tempat bimbel, Rania dan Raja


beda sekolah mereka hanya mengandalkan pertemuan di tempat bimbel. Rania waktu


itu benar-benar tidak mendengarkan perkataan teman-temannya bahkan guru bimbel


pun sudah mengatakan jika berkencan dengan lelaki yang lebih muda dari kita


pasti banyak saja cobaannya. Pikir Rania waktu itu memang sesuatu hal yang


wajar jika dalam suatu hubungan ada yang namanya masalah.


Tapi...


Ini masalahnya memang beda.


Rania tahu dan terus sadar diri jika usianya


dengan Raja terpaut lumayan jauh dan itu juga yang membuat pemikiran Raja susah


di samakan dengan pemikiran Rania saat itu. Masalah awal muncul ketika mereka


pertama masuk ke dunia pendidikannya masing-masing dimana Raja masuk SMA dan


Rania harus masuk di bangku perkuliahan. Kalian bisa bayangkan sejak kapan


mereka mulai berkencan dan memulai hubungan yang dianggap orang-orang ini tidak


biasa.


Rania begitu memahami keadaan Raja yang baru


saja menjadi anak putih abu-abu dan mencoba untuk membantu disetiap kesuliatan


yang ditemui oleh Raja pada mata pelajaran tertentu. Raja yang masih anak


bawang ia sedang senangnya bertemu dan menggoda wanita putih abu-abu juga.


Banyak alasan saat itu yang diberikan oleh Raja kepada kekasihnya saat malam


minggu tiba, mereka yang biasanya saling berkunjung atau menghabiskan waktu

__ADS_1


melalui ponsel semenjak menjadi anak putih abu-abu Raja berubah hampir 100%.


Meski begitu Rania masih tetap membanggakan


kekasihnya yang dipandang sama dengan teman bimbelnya, lelaki brondong yang


masih suka main hati sana-sani. Raja pernah berkata kepada Rania jika ada yang


berkata seperti itu biarkan itu memang persepsi orang dan mereka harus tetap


mempertahankan hubungan itu.


Kurang lebih tiga tahun Rania dan Raja harus


menjalani hubungan dengan terpaut oleh usia yang jauh. Yang pada akhirnya Raja


mengahiri dengan alasan


"Kamu sudah terlalu sibuk dengan


kegiatanmu Ibu juga selalu menanyakanmu tapi kamu tidak ada usaha untuk


datang"


Alasan begitu luas yang akhirnya bisa


diberikan kepada Rania untuk mengakhiri hubungan mereka selama tiga tahun ini.


Sulit sekali Rania untuk menerima ini, tiga tahun bukan waktu yang sebentar


banyak hal konyol hal menyedihkan hal menyenangkan yang Raja berikan untuk


Rania lalu Rania kembalikan juga kepada Raja.


Saat dijalanan yang sepi sepulang ia pulang


kuliah, Rania kembali memikirkan omongan orang-orang tentang  berkencan dengan lelaki yang lebih muda dari


wanita putih abu-abu yang lebih baik dari pada Rania.


Air mata Rania tidak bisa terkendali hingga ia


tiba dirumah dan mengakhiri hari yang lelah itu dengan mendarat ke kasur yang


empuk di tambah air mata yang membasahi bantal kesayangan Rania.


Saat itu yang dipikirkan oleh Raja adalah


mendapat pengalaman cinta baru di tingkat


sekolahnya itu dan disisi lain ia juga sedang memikirkan usaha clothing bajunya


itu. Selama bersama Rania, Raja tidak pernah


membicarakan tentang rencana usaha clothing bajunya Raja tidak mau mantan


kekasihnya itu ikut campur dalam keinginannya. Di usia seperti Raja saat itu


egois dan ambisi yang begitu besar sehingga Raja tidak ingin satu orangpun ikut


turun tangan tidak terkecuali kekasih Raja yang baru itu.


Tidak ada


selang berapa lama Raja dan Rania menyudahi hubungan mereka Raja sudah


mendapatkan perempuan pengganti Rania yang baru jelasnya ia satu sekolah dan


sepantaran dengan Raja. Ketika itu dunia maya sudah mulai berkembang pesat dan

__ADS_1


Raja mulai rajin mengumbar kemesrahan dengan perempuan barunya hingga di ketahui


oleh salah satu teman kuliah Rania.


“Ya emang


begini kan kalau elo pacaran sama brondong”


“Ya mungkin


dia ingin mendapatkan wanita yang setara dengannya, termasuk usianya”


“Lagian lo


ketika bimbel itu mata lo lagi ketutup sama mata pelajaran apa si Ran sampai


bisa-bisanya mau jadian sama Raja ini” tanya teman Rania yang masih fokus


memandangi ponselnya.


“Males gue


bahas Raja, tutup aja ponselnya” suasana hati Rania langsung berubah dan ia


memutuskan untuk tidak mengikuti mata kuliah hari itu.


Berkencan dengan


lelaki yang usianya jauh dibawah Rania membuat ia hampir gila, bukan Rajanya


tapi omongan teman-teman barunya ini membuat ia harus menyendiri dan


menghilangkan bayangan wajah Raja dengan kekasihnya yang baru itu. Mendengar


usainya hubungan Rania, teman Rania semasa bimbel tidak heran karena saat


mereka terkahir bimbel di tempat itu teman Rania sudah memprediksi hubungan


Rania akan berhakhir di saat Raja menjadi anak putih abu-abu.


Dari sinilah


Rania tidak atau bisa dibilang belum berkencan lagi dengan lelaki siapapun


hingga ia lulus kuliah dan sekarang Rania sudah bekerja di salah satu


perusahaan ekspedisi di kotanya.


Dan Raja?


Dia sudah


duduk di kursi kebesarannya dan masih saja dengan pergaulan yang masih melekat


di dirinya sejak ia menjadi anak putih abu-abu.


Tidak ada


yang bisa tahu bagaimana cara kerja semesta untuk mereka, memberi keajaiban


atau mentakdirkan mereka berdua.


Rania dan


Raja


Pasangan


yang bertemu di tempat bimble dan terpaut usia yang begitu jauh.

__ADS_1


***


__ADS_2