
Binar masuk ke dalam kamar diikuti oleh Albiru yang sangat tahu betapa marahnya Binar saat ini.
"Sayang, tenangkan dirimu. Jangan emosi, itu nggak baik untuk kamu." Ucap Albiru menenangkan yang tidak ditanggung oleh Binar.
Binar menangis, dia sangat terluka melihat tatapan Gaby. Wanita yang sudah dia anggap seperti kakaknya sendiri.
"Jangan nangis, please." Albiru memeluk Binar, menenangkan istrinya itu.
"Aku kecewa sama Rio. Dia bahkan nggak memedulikan kak Gaby." Ucap Binar disela tangisnya.
"Sayang, mau bagaimanapun semua ini keputusan Rio. Kita nggak bisa melarangnya, dia pria dewasa dan jelas dia punya pertimbangan sendiri."
Binar terdiam, ucapan Albiru benar. Mereka adalah orang dewasa yang jelas tahu apa yang terbaik untuk diri sendiri.
Tapi, Binar tetap kecewa dan tidak bisa menerima semua ini. Bayangkan saja, dari semua wanita yang ada di dunia ini kenapa harus Ella. Si jahat yang sudah dengan tega merenggut calon anaknya dengar dalih mencintai kakaknya sendiri.
"Kenapa harus Ella? Kamu tahu gimana sakitnya aku melihat Ella dan Rio dengan mudahnya mengatakan ingin menikahi Ella."
"Semua keputusan ada ditangan Rio," ucap Albiru.
Binar menoleh, menatap Albiru yang entah mengapa terlihat santai. Pria itu bahkan tidak terlihat kaget mendengar kabar mengejutkan dari Rio.
"Kamu tahu semuanya, Bi? Kenapa aku merasa kamu tahu semua ini?" Tanya Binar tepat sasaran.
__ADS_1
Albiru terdiam, tidak bisa mengelak namun dia jelas tidak ingin mengakui begitu saja.
"Kita bagas ini nanti. Ini sudah malam, aku nggak mau Nevan dan Nessa terganggu dengar suara kita."
Binar menatap lekat Albiru yang dengan sengaja menghindari pembahasan ini.
"Kamu dan Rio sama-sama jahat! Aku tahu kamu pasti sudah mengetahui hal ini sejak lama. Kamu bahkan nggak kaget."
"Dengar sayang, aku nggak tahu harus ngomong apa sama kamu. Tapi, tolong berhenti sampai sini. Aku nggak mau kita ribut."
Binar menggeleng, jelas dia tidak ingin mengalah kali ini.
"Kamu tahu gimana perasaan kak Gaby selama ini." Binar melanjutkan tidak ingin menunda pembahasan mereka.
Ucapan Albiru sama sekali tidak membuat Binar tenang. Wanita itu semakin dilanda amarah.
"Perasaan Gaby milik dia sendiri, suka tidak suka kita nggak bisa memaksa siapapun. Kamu ingat saat seseorang memutuskan untuk jatuh cinta maka dia harus siap merasakan patah hati."
Binar diam, semua yang diucapkan Albiru benar. Dulu dia pernah mengatakan hal itu saat mereka memutuskan untuk berpacaran.
"Benar jatuh cinta dan patah hati itu pilihan kita sendiri. Tapi, itu semua nggak memberikan tindakan kamu dan Rio. Seharusnya kamu mengatakan hal ini bukan malah menyembunyikan." Binar berucap datar terlihat sekali dia begitu marah saat ini.
"Aku nggak punya kuasa apapun, sayang. Apapun pilihan Rio, kita nggak berhak mengomentari dan menghalangi. Biarkan semua berjalan sebagaimana mestinya."
__ADS_1
Binar menatap Albiru dalam diam. Wanita berusaha untuk tidak marah, dia tidak ingin membangunkan si kembar.
Untuk mengalihkan rasa sakit hati dan kecewanya, Binar memutuskan untuk tidur. Wanita itu menutup seluruh tubuhnya dengan selimut dan menangis diam-diam tanpa suara.
Albiru menghela napas, tidak tahu harus berbuat apa agar Binar tidak marah padanya.
Semua yang saat ini terjadi diluar kendali Albiru. Meski dia tahu rencana Rio sejak lama, tapi tetap saja dia tidak bisa berbuat apapun. Terlebih kedatangan Gaby sedikit terlambat, jika wanita itu datang lebih cepat mungkin Albiru masih bisa mencegah Rio.
Albiru hanya berharap kedepannya semua akan baik-baik saja. Dia hanya ingin melindungi keluarga kecilnya dan untuk itulah Albiru memutuskan menutup mata dari semua tindakan Rio.
...***************...
Di ruang tamu tampak sunyi. Bunda Ina dan Ayah Ibra tidak tahu harus berkata apa. Semua terasa begitu mendadak.
Kehadiran Ella tiba-tiba yang berujung wanita itu pingsan dan kini kabar mengejutkan dari Rio yang tidak disangka-sangka.
Gaby memilih diam, dia jelas patah hati namun tidak bisa berbuat banyak. Karena sekali lagi, semua keputusan ada ditangan Rio.
TBC
**double up biar banyak yg mampir π
kiraΒ² sdh ada yang bisa nembak alur cerita CINTA UNTUK GABRIELLA??
__ADS_1
terus dukung author biar makin semangat ya!! ππ**