
"Ahh Sayang!! Hngg... Nikmat sekali!"
"Panggil Tuan!"
"Baik Tuanku, Ahhh !!!"
Yaslan terus memukul bokong mulus Ann hingga memerah. Dengan sangat kasar dia memompa masuk miliknya ke dalam lubang milik wanita itu. Terkadang dia menjambak rambut panjangnya dan menarik tangannya agar bisa melihat buah dada besar yang bergoyang mengikuti irama pompanya.
Gerakannya semakin cepat dan kasar, Yaslan tak pernah berhubungan badan sebrutal ini pada Anika. Hubungan panas mereka memuncak dan Yaslan sengaja menyemburkan segala miliknya ke dalam rahim Ann. Dia bahkan memaksanya untuk membersihkan sisa cairan yang masih menempel di ***** tebalnya dengan memasukkannya ke mulut wanita itu. Selesai dengan perbuatan mesumnya, Yaslan keluar begitu saja dari kamar sempit Ann.
Sejak diceraikan oleh istrinya, dia telah berkali-kali melakukan ini. Tapi selesai melakukannya, hanya kehampaan dan penyesalan yang tertinggal, bukan lagi kepuasan cinta seperti dulu saat bersama istrinya.
Yaslan terjebak dalam budak nafsu lingkaran setan.
Sudah dua tahun tapi dia masih belum bisa melupakan istrinya. Dia justru merasa tanpa Anika hidupnya menjadi hilang arah. Hal yang dia benci justru dia lakukan sekarang. Dia mulai merokok, minum alkohol sampai mabuk, bahkan memiliki wanita simpanan seperti Ann.
Yaslan pemuda yang baik dan setia telah rusak.
"Terima kasih Tuan, sudah mau bercinta dengan saya lagi hari ini." Ann tidak peduli dia hanya dijadikan alat s*x oleh dokter tampan itu, selama dia diperbolehkan tinggal di rumahnya. Walau begitu dia mulai berharap bisa naik pangkat menjadi kekasihnya, bukan hanya sebagai pemuas nafsunya saja.
Setahun yang lalu ketika akhirnya Yaslan diwisuda, Ann menghadiri upacara wisudanya dari jauh karena diundang olehnya. Ibu Yaslan yang belum mengetahui perceraian anaknya berpikir mereka sedang pisah rumah untuk mendinginkan kepala. Dia curiga kenapa Yaslan mengundang wanita lain, yang diakuinya dengan berbohong bahwa Ann adalah perwakilan Anika yang tak bisa hadir.
Teman-teman Yaslan pun bertanya-tanya siapa wanita sexy itu, tapi Yaslan berbohong bilang bahwa dia sepupunya yang kadang datang menginap. Tak ada yang mengetahui hubungan mesum mereka.
Yaslan semakin lihai berbohong.
"Sudah pulang Sayang? Ayo makan yang banyak!" Ann selalu menyambut Yaslan dengan wajah ceria dan masakan enaknya. Tapi Yaslan selalu mengambil piringnya dan membawanya masuk ke dalam kamar. Karena terbiasa diperlakukan dingin Ann hanya menghela nafas panjang.
Tengah malam bila Yaslan merasa tak bisa lagi menahan nafsunya, dia masuk ke kamar Ann untuk melakukan aksi bejatnya. Ini sudah terjadi selama setahun ini.
Awalnya Yaslan mengalihkan nafsunya dengan mencoba untuk menonton video porno, tapi ternyata dia tidak bisa merasa puas. Setelah setengah tahun mencoba akhirnya dia menyerah dan pertama kali menyerang Ann yang saat itu sedang mandi. Bedanya dia sangat kasar dan tak pernah mau melakukanya di dalam kamarnya sendiri seperti yang dia lakukan pada istrinya dulu. Selama bersetubuh dengan Ann, Yaslan selalu melepas kacamatanya karena tak ingin melihat wajahnya. Dia tetap membayangkan senyuman manis istrinya.
Dia benar-benar menganggap Ann hanya sebagai pemuas nafsunya saja.
__ADS_1
Yaslan tak pernah sungguh-sungguh berpikir untuk menikahi wanita rendahan seperti Ann. Sampai suatu hari terjadi hal yang sangat dia hindari.
"Sayang," Ann mengetuk pintu kamar Yaslan yang tertutup. Karena tak ada jawaban dia pun masuk. Dia melihat Yaslan sedang serius mengetik sesuatu di laptopnya.
"Sudah kubilang jangan masuk kamarku sembarangan!" bentaknya melihat Ann masuk.
"Ini."
Ann menunjukkan alat tes kehamilan yang bergaris dua. Karena panik dan emosi, Yaslan ingin membentaknya tapi kedahuluan Ann.
"Saya selalu rutin minum pil KB, tapi sepertinya kebobolan. Mungkin saya sangat subur." katanya ceria sepertinya senang atas kehamilannya. Ann merasa mungkin dengan kehamilan ini mereka bisa menjadi keluarga bahagia.
Yaslan masih mematung. Dalam hati dia sangat panik.
Gawat! Gila! Apa yang telah aku lakukan?! Kenapa bisa?! Apa aku harus mengaborsinya?!
Dia yang seorang dokter dan selalu menolong nyawa orang lain, sekarang memikirkan untuk memusnahkan nyawa janin tak bersalah. Dia tak pernah membayangkan ada di posisi ini.
Ann menenangkan Yaslan dengan mulai memijat pundaknya. "Tak apa Sayang, aku akan merawatnya. Kita akan besarkan bersama."
Ann bingung dengan apa yang dia maksud.
"Kau sengaja membuat dirimu hamil agar aku mau menikahimu?!" lanjutnya dengan suara meninggi.
Tuduhan itu membuat Ann sedih dan kecewa. "Tidak Sayang! Saya melakukan semua anjuranmu dan tak pernah absen minum pil KB!"
Yaslan tak percaya dengan Ann. Dulu dia hampir setiap hari selama bertahun-tahun meniduri istrinya, tapi Anika tak pernah hamil walau meminum pil KB. Kenapa Ann yang baru dia pakai belum setahun dan hanya berhubungan badan beberapa kali dalam sebulan bisa sampai hamil?
Pikirannya mulai kacau. Dari awal dia seharusnya tak mencumbui wanita ini bila tak sungguh-sungguh mencintainya. Yasaln mulai memberinya tuduhan kejam untuk melindungi dirinya sendiri.
"Kau sudah tidur dengan berapa pria sampai bisa hamil seperti itu?"
Ann tambah sakit hati mendengarnya. Dia tahu dia juga salah telah menggoda suami orang hanya demi bisa tidur dengan Kairi. Karena sekarang pujaan hatinya tak ada, dia berpikir untuk menjalani hidup ke depan tanpa lagi melihat masa lalu. Ternyata itu hanya pikirannya sendiri. Yaslan tetap hidup di masa lalu. Setiap hari dokter muda itu masih berharap istrinya akan pulang kembali.
__ADS_1
Ya, istrinya, bukan mantan istrinya. Karena surat cerai yang ditandatangani oleh Anika telah disobek-sobek olehnya. Yaslan masih mengenakan cincin nikahnya dan tak pernah melepasnya. Dia masih menganggap Anika istrinya.
Yaslan kemudian bangkit menuju lemari pakaiannya dan mengeluarkan sejumlah uang yang sebenarnya dia tabung untuk membuka rekening anaknya dengan Anika di masa depan.
"Pakai untuk aborsi! Aku akan beri lebih kalau kurang!" perintahnya melempar segepok uang ke hadapan Ann.
Ann terdiam memandang uang yang berhamburan di bawahnya. Dia tahu tak ada tempat untuknya di hati Yaslan. Tak ada tempat untuknya di hati Kairi, dan sekarang Yaslan. Mungkin ini hukuman baginya karena telah merampas banyak kebahagiaan istri-istri malang yang hidupnya menjadi berantakan karena dirinya.
"Saya akan memakainya untuk merawat anak ini dengan baik." ucapnya mulai memungut uangnya lembar demi lembar.
Padahal dia merasa selama ini hanya melakukan pekerjaannya. Dia merasa hanya melakukan apa yang diperintah pria-pria mesum itu. Bukankah suami mereka yang brengsek dan mencari kepuasan pada wanita panggilan seperti dirinya? Bukankah para istri melakukan sesuatu yang membuat para suami jajan di luar sana?
Ann tak paham noda pernikahan akibat selingkuh badan karena dia tak pernah memiliki suami. Kesempatan untuk memiliki suami mungkin memang tak pernah akan ada untuknya.
Tidak masalah, batinnya mengelus perutnya. Yang penting ada buah cintaku sekarang! Aku akan merawatnya dengan penuh cinta tanpa pria mesum!
Yaslan menarik tangannya dan membentak di wajahnya. "Kamu harus aborsi! Aku tak menginginkan anak dari rahimmu!!"
Tak terasa air mata Ann mulai jatuh melihat Yaslan yang begitu membencinya. Bagi Yaslan selamanya dia hanya pelacur. Tak ada artinya perhatian dan pelayanannya yang tulus tanpa imbalan selama ini.
"Saya akan pergi dari kehidupanmu, Tuan, dan tak akan muncul lagi, saya janji." pintanya memelas.
Yaslan mengencangkan genggamannya. "Kamu harus menggugurkannya!"
Entah apa yang merasuki dokter muda itu, tapi dia terlalu takut bila suatu hari istrinya kembali dan mengetahui kenyataan ini akan menghancurkan kesempatannya untuk bersama Anika lagi.
"Hanya bayi ini saja, Tuan, saya mohon." pintanya terus menangis. "Saya mohon, saya akan merahasiakan hubungan kita. Tapi tolong biarkan saya memberinya kesempatan untuk hidup."
Karena terlalu emosi, Yaslan mendorong Ann dengan kasar. Ann terhempas ke belakang, perutnya yang telah berisi tertusuk sudut ranjang yang menonjol. Sialnya dia kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke belakang dengan kepala duluan menghantam ubin marmer yang keras. Darah segar mengalir keluar dari kepalanya dan pahanya karena telah keguguran.
Ann dan janin malang itu tewas seketika.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Kali ini saya memberi sedikit cerita mengenai Yaslan. Semoga cerita saya tetap menarik ya!
Jangan lupa vote dan hadiahnya, selain like dan komentarnya agar saya tetap semangat!! 💪❤️