Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Dejavu


__ADS_3

Bagaimana kalau panggilan Kenan terhadap kakaknya kita rubah menjadi "Mas Kevan " ,jika ada kesempatan untuk merevisi bab sebelumnya maka akan saya lakukan. Maafkan ya,ini semata-mata agar jari dan otak saya tidak kaku ketika harus mengetik "Bang atau Mas," jadi saya putuskan mas saja terdengar universal di negara kita whahaha.


**********************************************


"Sekarang aku harus harus mencari Kirana kemana,Kenan?," ucap Kevan bertanya pada Kenan dengan air matanya


"Sebaiknya kita pulang dulu kerumah,mas. Setelah itu kita pikirkan bersama bagaimana caranya menemukan mbak Kirana," sahut Kenan memberikan saran.


"Apa kirana benar benar meninggalkan ku Ken,aku tidak sungguh-sungguh marah padanya,aku hanya kecewa atas apa yang terjadi,aku menyesal ken,aku menyesal," ucap Kevan dengan raungan bak anak kecil


(Si Kevan sue,pake ngeles ngga marah lagi,gigi kev gigi syebelllll 😬)


"Aku sudah berusaha mencarinya mas,saat kalian diluar kota tapi nihil. Bukannya mas Kevan tahu kalau keluarga yang dia miliki hanya kita saja mas," ucap Kenan memberikan pengertian dan itu berhasil membuat Kevan semakin menyesal.


"Kamu benar,Kirana tidak memiliki siapapun disini,dan hanya kita yang dia punya,tapi bodohnya aku membuat dia pergi. Sekarang aku harus menemuinya dimana?😭😭,"


"Sebaiknya kita telpon mama saja,mama pasti tau dimana mba Kirana berada,karena hanya Mama yang tau keberadaan mbak Kirana,"


"Tapi Ken,mama pasti marah sama mas,karena tau Kirana pergi dari rumah. Apa yang harus ku jelaskan sama mama,mas ngga mau ngeliat mama sedih,"


"Entahlah, sejujurnya aku sangat kecewa dengan sikap mas Kevan ,aku selalu mengingatkan mas Kevan untuk bersikap sewajarnya,mbak Kirana juga terpukul atas kepergian anaknya,bukan hanya mas saja,"


"Iya Ken,aku memang bodoh,aku bodoh tidak menemani dia ketika dirumah sakit,dan saat dirumah pun aku mengabaikan Kirana,dan disaat aku sudah benar-benar menyakiti Kirana,dia pun meninggalkan mas,"


"Syukurlah jika mas ,menyesali hal itu, setelah apa yang terjadi,Kenan berharap mas tidak bersikap dingin jika kalian kembali lagi,ya semoga saja mbak Kirana mau memaafkan mas,"

__ADS_1


Kenan pun menelepon mamanya yang sedang ikut tugas diluar negeri,Kenan menceritakan semua hal yang terjadi antara Kirana dan kakaknya,Nadya terkejut mendapati anaknya melakukan kesalahan yang sama. Seolah membuka kenangan kelam ,Nadya mengingat jelas saat dirinya melakukan kesalahan seperti Kirana, kesalahan karena kecerobohan menyebabkan Nadya harus menerima sikap menyakitkan dari suaminya. Nadya seolah mengerti apa yang Kirana rasakan.


Kevin dan Nadya memutuskan untuk kembali ke Indonesia untuk membantu menyelesaikan permasalahan anaknya,dalam hal ini Nadya meminta Kevin untuk menasehati putranya,karena Kevin pernah melakukan hal yang sama dengan anaknya.


"Pah, sebaiknya kita pulang ke Indonesia, bukankah urusan pekerjaan sudah selesai?," ucap Nadya pada suaminya


"Kenapa mah,sudah kangen ya sama anak-anak? sebenarnya masih ada sedikit lagi pekerjaan,tapi kalau mama ingin segera pulang,papah bisa alihkan pekerjaan itu ke orang kepercayaan papah," sahut Kevin


"Sebenernya mama juga ingin menemani papah menyelesaikan pekerjaan ini sampai selesai,tapi anakmu berulah kembali,"


Kevin mengernyitkan keningnya..


"Siapa yang berulah mah?,"


"Maafkan papah mah,karena sikap papah dimasa lalu sudah menyakiti mamah,dan sekarang Kevan melakukan kesalahan yang sama seperti yang papah lakukan. Apa ini karma untuk ku?,"


"Sudahlah pah,yang berlalu biarkan berlalu,namun aku hanya teringat kejadian itu saat Kevan melakukan kesalahan yang persis sama seperti mu. Sebaiknya kita pulang dan segera menasehati anakmu agar dia tidak salah lagi dalam bersikap."


"Baiklah mah,kita urus kepulangan kita. Semoga saja Kirana memiliki sikap pemaaf seperti mamah,yang mau memaafkan kesalahan papah yang begitu besarnya,"


"Ya semoga saja,karena tidak semua perempuan bisa mengiklaskan hatinya untuk menerima perlakuan tidak menyenangkan, sesungguhnya hati perempuan amatlah ringkih,"


***


Kevan kini tak kembali kerumah Kenan,dia memutuskan untuk tinggal dirumahnya,Kenan yang tidak tega meninggalkan kakaknya sendiri memutuskan untuk menemaninya setelah mengantarkan Larissa pulang.

__ADS_1


Kevan meratapi kesedihannya,bahkan dia sangat merindukan Kirana saat ini,tidak ada satu foto miliknya yang tersisa, sebelumnya Kevan menyimpan foto Kirana di galeri hapenya,namun karena kemarahannya dia pun menghapus semua fotonya bahkan semua yang ada di media sosial ia hapus.


(Kaya selebriti aja ya,ada masalah hapus foto. 😬😁)


Kini Kevan merutuki kebodohannya, seandainya dia tidak bertahan dengan sikap egoisnya mungkin saat ini dia masih bisa melihat senyum manis istrinya,namun nasi sudah menjadi bubur,Kevan harus menerima konsekuensinya.


Keesokan harinya Nadya sudah kembali bersama Kevin,dia langsung menemui Kevan dirumahnya. Nadya dan Kevin begitu prihatin melihat kondisi anak sulungnya,seolah mayat hidup,mata sembab, penampilan yang kucel dengan pakaian yang sama seperti yang ia gunakan kemarin.


"Mas,sadar mas,ini mamah dan papah sudah kembali," ucap Nadya mencoba menyadarkan anaknya yang sedang melamun.


Kevan pun tersadar dan langsung memeluk mamanya,Kevan menangis di pelukan Nadya,Kevan meminta ampun karena telah menyia-nyiakan Kirana.


"Jangan seperti ini mas,kamu harus tetap kuat,toh ini semua adalah konsekuensi dari sikap acuh yang kamu berikan pada istri mu,mamah sudah bilang jangan bersikap gegabah dan menggunakan emosi mu, Sekarang kamu sendiri yang kesulitan," ucap Nadya menasehati anaknya


"Aku sadar mah sudah membuat kesalahan,aku harus bagaimana mah Sekarang,Kirana pergi entah kemana. Aku ingin menebus kesalahanku pada Kirana mah,tolong bantu aku," ucap kevan masih dengan tangisannya.


"Baiklah,mamah akan mencoba menghubungi Kirana,dia pasti ada di suatu tempat mama yakin itu," ucap Nadya yang langsung mengambil hapenya dan sedikit menjauh dari ketiga laki-laki yang Nadya sayangi.


"Pah sebaiknya kamu nasehati kedua anakmu,terutama Kevan. jangan sampai hal bodoh ini terulang kembali."


Kevin pun mengangguk. Sejujurnya Kevin enggan menceritakan kisah kelamnya yang pernah melakukan hal sama seperti yang kevan lakukan,namun dengan berat hati Kevin menceritakannya agar menjadi pelajaran untuk kedua anaknya. Keduanya mendengarkan dengan serius sampai tidak sadar ketiganya menjatuhkan air mata, ternyata sebegitu rumit kisah cinta orang tuanya dan juga pengorbanan Nadya. hal itu membuat Kevan semakin bersalah pada Kirana.


Saat nadya kembali dari menghubungi seseorang,dia pun menatap aneh anak dan suaminya,mereka sedang mengelap sisa air mata di pipi ketiganya. Sejujurnya Nadya ingin memberi tahukan keberadaan Kirana ,namun ia urungkan karena merasa penasaran dengan apa yang ketiganya lakukan.


***

__ADS_1


__ADS_2