
Hari ini adalah hari Senin,semua orang berkutat dengan aktivitas masing-masing,termasuk Aldi dan Keana. Setelah memeriksa keperluan Maika dan mengurus balita itu, akhirnya keasa membersihkan diri untuk pergi bekerja. Keasa adalah salah satu pemilik saham di rumah sakit Fadila,semua anak-anak dan cucu-cucu dari keluarga Fadila sudah memiliki bagian masing-masing entah itu di RS atau di perusahaan.
Keasa bebas akan bekerja atau tidak,namun karena alasan mengurus Maika akhirnya keasa cuti selama beberapa bulan, namun tekadnya sangat bulat,ia memutuskan untuk bekerja,padahal tanpa bekerja pun uang keasa sudah banyak namun ia memilih untuk bekerja sesuai dengan kemampuannya,bukan hanya menggunakan uang perusahaan.
Setelah rapih keasa keluar dari kamarnya menggunakan rok berwarna hitam, baju tunik berwarna peach dengan hijab senada tak lupa jas snelli berwarna putih yang ia sangkutan di lengan kirinya. Keasa duduk di meja makan paling ujung, sedangkan Aldi menatap penampilan keasa yang tidak seperti biasanya. Mereka melakukan sarapan tanpa ada suara perbicangan ,Aldi pun tidak berusaha bertanya pada keasa tentang rasa penasarannya,dan keasa pun tidak bermaksud untuk menjelaskan.
Setelah lebih dulu selesai sarapan keasa meninggalkan meja makan dan menghampiri Maika yang sedang di gendong mbak Yuni.
"Mbak,saya titip Maika ya,mulai hari ini saya kembali bekerja di rumah sakit,saya bekerja tidak sampe sore kok, setelah selesai saya langsung pulang. Dan bi Susi saya juga bantu mbak Yuni ya, takutnya dia mau ke kamar mandi atau shalat gantian jaga Maika" ucap keasa memberikan perintah pada kedua asisten rumah tangganya
"Baik Bu" sahut keduanya kompak
Setelah menitipkan Maika,keasa memutuskan untuk berpamitan pada aldi, karena bagaimanapun dia masih suaminya, meskipun Aldi tidak pernah menganggap keasa istrinya.
"Mas,saya pergi duluan. Hari ini saya kembali bekerja di RS, mas tidak perlu khawatir saya akan ingat tugas saya sebagai ibu pengganti untuk Maika,jadi saya usahakan pulang lebih awal" ucap keasa tanpa menunggu jawaban Aldi ia langsung mencium tangan suaminya dan pergi dengan mobil miliknya.
Aldi masih terdiam ,dia bingung harus memberikan respon bagaimana,ada perasaan aneh untuk kedua kalinya keasa mencium tangan Aldi, sebelumnya keasa mencium tangan Aldi saat selesai acara akad nikah,dan setelah itu tidak ada lagi kegiatan mencium tangan yang dilakukan keduanya.
**
__ADS_1
Hari hari berlalu dengan cepat tidak terasa sudah 3 bulan keasa bekerja di rumah sakit,sebulan terakhir pasien keasa meningkat pesat,banyak ibu muda yang menandai pasiennya,dalam sehari orang melahirkan saat jam kerja keasa bisa lebih dari 5 orang,belum pasien operasi sesar yang sudah terjadwal yang harus segera keasa tangani. Gadis itu sedikit kelelahan bahkan dia melewatkan jam makan dan istirahat.
Saat keasa mulai sibuk di RS ia memutuskan untuk menitipkan Maika pada kedua nenek dan Kakek Maika yang tak lain orang tua Keana dan Keasa,mereka pun tidak keberatan ikut menjaga bayi menggemaskan itu, tentunya atas persetujuan Aldi . Mereka mendukung keputusan keasa untuk menjalani cita-citanya sebagai dokter kandungan.
Tepat hari ini pun rumah tangga keasa dan Aldi menginjak usia 1 tahun,namun tidak ada yang spesial dari rumah tangga mereka sehingga tidak ada yang harus di rayakan, semuanya terlihat sama, keduanya tidak saling mengucapkan atau sekedar saling mengingatkan bahwa mereka sudah 1 tahun hidup bersama.
Keasa dan Aldi sama-sama sibuk dengan aktivitasnya,namun keasa sendiri mengingat bahwa dia sudah 1 tahun hidup dalam kesedihan dan hanya dia yang merasakan.
"Tidak terasa kak 1 tahun sudah aku menjadi pengganti mu,dan mas Aldi masih bertahan untuk mencintai mu, sejujurnya aku cemburu karena ada lelaki sesetia itu,dan kamu yang sudah tiada pun masih dicintai olehnya secara utuh, sedangkan aku hanya sebatas pengganti tidak lebih. Kak Keana boleh kah aku menyerah saja,aku juga wanita biasa yang ingin dicintai,namun keberadaan ku tidak pernah di anggap,aku ingin membebaskan mas Aldi dari pernikahan ini. Boleh kah?" ucap keasa dengan linangan air mata sambil memegang foto keduanya.
Setelah cukup dengan airmatanya,keasa memutuskan untuk mencuci muka dan kembali pada aktivitasnya melihat keadaan para pasiennya yang pasca melahirkan normal maupun sesar. Keasa tersenyum manakala masuk keruangan demi ruangan melihat sepasang suami istri yang tengah menggendong bayi mereka,canda tawa sering kali terdengar dari pasangan suami istri yang tengah berbahagia tersebut.
***
Keesokan harinya keasa masih dengan kesibukan yang sama, begitu juga dengan Aldi, dia harus pergi keluar kota untuk menghadiri rapat besar yang di adakan khusus untuk para pemilik rumah sakit. Aldi akan menginap selama 2 malam disana,dia tidak memaksakan untuk pulang pergi karena kegiatan hari ini cukup melelahkan,dan besok pagi pagi dia akan kembali.
Aldi sudah memberi tahu keasa namun tujuan utamanya adalah menitipkan Maika pada keasa,keasa sudah mengubur semua Harapannya untuk bisa hidup normal dengan Aldi.
**
__ADS_1
Pukul 1 siang Keasa merasa kepalanya sangat pusing,dan perutnya seperti di aduk-aduk, awalnya setelah memeriksa semuanya pasiennya keasa memutuskan untuk kembali keruangannya,namun tinggal beberapa langkah menuju ruangannya,keasa langsung terjatuh pingsan, beberapa orang lewat dan suster di RS terkejut dan langsung membawa keasa ke IGD,keasa ditangani dengan baik dan beberapa dokter yang mengenal Kevan atau Kenan menghubungi salah satunya,karena mereka tidak memiliki no telepon Aldi.
Keluarga yang mendengar kabar itu pun sangat terkejut dan langsung pergi menuju rumah sakit,kecuali Kirana yang harus membantu mbak Yuni menjaga Maika.
"Dok, bagaimana keadaan putri saya?" tanya Kenan pada dokter umum yang bernama Doni
"Keadaan dokter keasa sudah lebih baik, sepertinya dia kelelahan dan asam lambungnya naik,apa dia sedang memiliki persoalan yang memicu stres? berat badan dokter keasa pun sangat menurun sepertinya dia tidak memperhatikan asupannya dengan baik,saya sudah memberikan obat dan vitamin melalui infus semoga dokter keasa segera sadar kembali" ucap dokter Doni menjelaskan
Semua keluarga terkejut,karena keasa bukan tipikal orang yang bisa menahan lapar,bisa dibilang hobi keasa adalah makan,namun mendengar penuturan dokter tentang asam lambung,berat badan menurun dan stres membuat keluarga besar terpukul.
"Apa ini mas,kenapa anakku jadi menyedihkan seperti ini,kau lihat kecurigaan ku selama ini seperti terjawab, anakku sepertinya tidak bahagia dengan pernikahannya" ucap Larisa berbicara pada Kenan sedangkan Kevan sedang berbicara dengan dokter Doni keruangannya
Kenan terdiam mendengar pernyataan istrinya,Larisa yang tidak bisa membendung air matanya begitu pilu melihat keadaan keasa,gadis periang dan chubby kini terlihat menjadi pendiam dengan berat badan yang memperihatinkan.
***
Jangan lupa tinggalkan jejak komentar kalian,vote dan like.
Ada giveaway yang dipilih secara acak,jadi apapun komentar kalian aku baca,jadi jangan lupa tinggalkan jejak vote dan komentarnya 😍
__ADS_1