
"Sayang,apa sudah tidak ada lagi kesempatan untuk mas, memperbaiki semuanya?," ucap Kevan lirih
Kirana terdiam mendengar pertanyaan suaminya.
"Entahlah mas, rasanya semuanya tidak akan mudah untuk ku. Terkadang aku berpikir untuk menjalani hidup ini sendiri saja,karena mungkin dengan begitu aku tidak akan kecewa dan mengecewakan siapapun," ucap Kirana menundukkan kepalanya sambil sesekali melap airmatanya.
Lagi lagi Kevan merasa tersayat mendengar ucapan Kirana, seolah dia tidak akan pernah bisa kembali pada Kirana lagi.
"Sayang mama harap kamu bisa memikirkan ini semua dengan baik,lagi lagi mama tekankan jangan mengambil keputusan disaat sedang marah atau kecewa,karena itu hanya akan berujung penyesalan,mama juga mengerti apa yang kamu rasakan ,karena mama pernah ada di posisi kamu bahkan lebih. Mamah dan anak-anak harus terpisah dengan papa Kevin karena kecerobohan mama yang sudah membuat kesalahan fatal,namun pada akhirnya mama berusaha memaafkan papa dan memberi kesempatan kepadanya,dan Alhamdulillah sampai saat ini papa menggunakan kesempatan itu dengan baik," ucap Nadya memberikan sedikit nasehat untuk menantunya.
__ADS_1
"Papa pun berharap kamu bisa memberikan kesempatan itu untuk Kevan,papa yakin Kevan akan berubah jauh lebih baik dan belajar dari masalah yang terjadi hari ini," ucap Kevin menimpali ucapan istrinya.
"Kirana akan coba pah,mah. Namun sebelum itu biarkan Kirana meminta petunjuk Allah untuk kebaikan rumah tangga ini,karena sejujurnya perasaan Kirana sedikit goyah karena hal ini,"
"Untuk mas Kevan sebelumnya aku tidak punya kesempatan untuk meminta maaf atas apa yang terjadi. Maafkan aku yang sempat salah menduga hubungan mu dengan mbak Larissa,dan maafkan aku juga karena tidak bisa menjaga bayi kita karena aku yang terlalu salah paham,karena memang aku tidak mengetahui kalau Kirana sedang mengandung,dan satu hal lagi aku pun sama terpuruknya dengan mu mas,namun disaat aku membutuhkan kekuatan itu kamu justru tidak ada disamping ku. Sekali lagi maafkan aku yang sudah banyak mengecewakan mu." ucap Kirana yang diiringi air mata.
"Sayang, seharusnya mas yang minta maaf sama kamu,salah mas begitu banyak. Ampuni suamimu yang penuh dosa ini,maafkan mas sayang tolong maafkan mas," ucap Kevan menangis kencang dibawah kaki kirana,tanpa memperdulikan keberadaan kedua orang tua kevan.
"Mas,bangun kamu jangan seperti ini, seharusnya aku yang bersimpuh di kaki seorang suami bukan sebaliknya. Mas aku tahu kamu orang yang baik,aku sudah memaafkan mu mas,tapi biarkan aku memikirkan ini semua lebih dulu,aku juga tidak ingin mengambil keputusan dengan tergesa-gesa,karena itu sebaiknya kita saling mengintropeksi diri dan aku yakin jika Allah mentakdirkan kita berjodoh dan harus bersama maka itu bukan hal yang mustahil,jadi mas harus meminta petunjuk Allah begitu pun aku,"
__ADS_1
Kevan yang mendengar ada secercah harapan pun langsung bangkit dan memeluk Kirana yang masih sah sebagai istrinya,Kirana pun tidak menolak hal itu, meskipun pada kenyataannya dia masih trauma akan sikap Kevan.
"Sayang mas akan membuktikan pada mu bahwa mas bisa berubah,berikan kesempatan itu untuk mas, meskipun yang terakhir kalinya,jika mas kembali mengulang hal yang sama mas ikhlas jika kamu pergi lagi dari mas,mas mohon tolong beri kesempatan itu," ucap Kevan memohon untuk mendapatkan kesempatan terakhir dari kirana,.
Kirana berusaha mencerna apa yang kevan ucapkan,dia tidak ingin menjadi orang yang egois dengan tidak memberikan kesempatan itu,namun Kirana pun perlu mempertimbangkan semuanya agar ia tidak terluka untuk kesekian kalinya..
***
Giveaway masih berjalan sampai akhir bulan. pemenang ditentukan oleh vote terbanyak. jika sebelumnya pernah mendapatkan maka vote akan akumulasi minimal 2x lipat. Author punya data pemenang sebelumnya dan jumlah poin yg diberikan,jadi yang baru vote jgn khawatir kalian masih memiliki kesempatan. ❤️😉
__ADS_1