
Keana dan Aldi sudah berada di kediamannya, sebelum pulang kerumah. Keduanya sempat mendatangi Siska untuk melakukan konsultasi,dan sebuah kabar baik untuk Aldi bahwa dia sudah bisa berbuka puasa.
"Sayang, sekarang kamu mau mandi dulu apa makan dulu?" tanya Keana pada Aldi yang masih setia menggenggam tangannya
"Hemhhh. sepertinya kita makan dulu saja aku sudah lapar, setelah ini kita membersihkan diri . Jangan lupa ya hari ini aku buka puasa loh" ucap Aldi sumringah membuat Keana tersipu malu
"Iya suami mesum ku,hari ini aku akan menyiapkan hidangan yang lezat untuk kamu" ucap Keana yang langsung menuju dapur untuk menyiapkan makanan
"Yes" teriak Aldi kegirangan
Asisten Rumahtangganya sudah memasak beberapa menu yang akan disantap oleh keduanya,tak lupa makanan favorit Keana dan Aldi yaitu cumi goreng tepung dan sop ayam jamur. Aldi menyuapi Keana dengan telaten ibu hamil itu sedikit malas-malasan menyantap makanannya dan akhirnya Aldi mengambil alih piring istrinya itu.
"Sayang kenapa nasinya hanya di aduk-aduk saja,apa makanannya tidak enak?" tanya Aldi merasa heran karena Keana tidak menyantap makanannya seperti biasanya
Keana menggelengkan kepalanya.
"Aku kenyang mas" sahut Keana asal
"Jangan ngarang kamu,tadi makan siang juga sedikit lalu kamu kenyang makan apa?"
"Hmmh entahlah mas, bawaannya kenyang aja "
"Jangan seperti itu,ingat ya kamu itu tidak sendiri ada anak kita yang membutuhkan asupan makanan. Apa mau mas suapi saja?"
"Mas kan juga lagi makan,biar aku makan sendiri saja"
"Tidak apa,aku bisa makan setelah istri dan anakku,sini mendekat sama mas,biar gampang nyiapinnya" ucap Aldi memberikan isyarat agar berpindah dekat dengan Aldi
Sesuap demi sesuap akhirnya takaran nasi satu centong itu habis di lahap oleh Keana. Aldi tersenyum senang karena dia berhasil membuat Keana menghabiskan makanannya.
Setelah acara makan selesai Aldi mengajak istrinya untuk masuk kedalam kamar,dengan penuh cinta Aldi menggandeng tangan Keana ,usia kehamilan yang semakin bertambah membuat Keana sedikit kesulitan.
"Sayang,apa kamu lelah?" tanya Aldi
"Memangnya kenapa mas?"
"Wajahnya lesu sekali,kalau kamu sedang tidak enak badan buka puasanya kita batalkan saja" ucap Aldi merasa tidak tega dengan keadaan Keana.
Keana tersenyum.
"Mas sayang ,aku hanya kecapean saja,nanti setelah mandi juga akan terlihat segar"
"Benarkah? apa mas boleh memandikan kamu?"
__ADS_1
"Tentu saja,tapi kita tidak melakukannya di kamar mandi ya,aku khawatir dengan bayi kita"
"Tentu saja sayang,aku hanya akan memandikan kamu saja ,mana tega aku melakukannya disana "
"Uluh uluh suamiku pengertian sekali,maaf ya selama aku sakit kamu harus berpuasa," ucap Keana seolah menyesal
"Kamu ini kenapa sering sekali minta maaf si,mas tidak masalah harus berpuasa asalkan istri dan anak mas baik-baik saja,"
"Sejujurnya saat aku di rumahsakit aku sudah takut bahwa semuanya akan berakhir,mentalku sudah terkoyak keinginan sembuh ku hanya beberapa persen saja sisanya aku lelah dan ingin menyerah. Namun kalian kembali menyadarkan aku bahwa semuanya akan baik-baik saja, terima kasih karena sudah bersabar dan yakin akan ke sembuhanku" ucap Keana dengan bulir bening dimatanya
Aldi memeluk Keana penuh cinta.
"Sayang,mas akan selalu berjuang untukmu dan anak kita,bahkan jika kita harus bertukar nyawa pun mas akan rela. Jangan pernah meninggalkan mas lebih dulu, kamu dan anak kita harus baik-baik saja,mas tidak pernah tau akan seperti apa hidup mas tanpa kalian" ucap Aldi yang mulai meneteskan air matanya
"Kok malah mas yang menangis?" tanya Keana mendongkakan kepalanya Melihat ke arah wajah Aldi
"Mas menangis bahagia sayang,mas bahagia karena kamu masih disamping mas,dan juga anak kita"
"Aku akan selalu bersama kamu mas,maafkan aku yang sudah membuat kamu dan yang lainnya khawatir,"
"Tidak sayang,justru kami yang harus berterima kasih karena kamu mau berjuang untuk sembuh"
Keduanya masih saling memeluk, memberikan energi positif. Aldi begitu sangat mencintai Keana,rasanya tidak akan mudah bagi Aldi jika saat itu Keana benar-benar meninggalkan dirinya.
Hari demi hari mereka lewati dengan penuh kebahagiaan,usia kandungan Keana sudah mendekati HPL (Hari Perkiraan Lahir) semua keluarga sudah bersiaga untuk menyambut keluarga baru mereka. Keana diperkirakan akan lahiran seminggu yang akan datang,Aldi tidak mau mengambil resiko dia pun sudah menyiapkan ruangan VVIP dirumah sakit miliknya,bahkan mereka sudah tinggal disana untuk memudah jika Keana mengalami kontraksi.
Setia hari setelah Aldi selesai tugas akan langsung datang keruangan VVIP tersebut,ruangan itu sudah disulap seperti kamar hotel yang luas dan tertata dengan rapih,ada 2 kamar dan juga satu ruangan luas yang diperuntukkan untuk keluarga yang akan menjenguk,dapur ,kamar mandi dan fasilitas lainnya.
Hari ini yang menjaga Keana adalah Diana dan Suaminya,semalam Kevan dan Kirana menginap dan menemani Keana,dan hari ini orang tua Aldi yang berganti untuk menjaga Keana.
"Sayang apa kamu ingin sesuatu?" tanya Diana pada menantu kesayangannya
"Mah Aku ingin mandi,apa boleh? rasanya gerah sekali" ucap Keana sambil mengipas ngipas dengan tangannya
"Kok panas si,kan ada AC sayang? mamah aja biasa aja "
"Enggak tau nih,badan ku lepek banget"
"Yasudah ,kamu mau berendam?" tanya Diana menawarkan
"Boleh mah"
"Yasudah mamah siapkan dulu ya airnya"
__ADS_1
Keana pun mengangguk.
"Mah,maafkan aku ya sudah merepotkan mah" ucap Keana tidak enak hati
"Jangan ngomong seperti itu,mamah senang melakukannya"
Diana langsung berjalan kearah kamar mandi dan menyiapkan air di dalam bathtub, sedikit menaruh aroma lavender untuk merilekskan tubuh Keana,Diana tau bahwa menantunya pasti sedang merasa cemas menunggu kelahiran anak pertamanya.
"Sayang airnya sudah siap ,yu mamah antar"
"Iya mah, terima kasih"
Diana pun menuntun Keana dengan hati-hati,Keana sedikit meringis karena ada pergerakan di dalam perutnya seolah mendorong untuk keluar.
Sesampainya di kamar mandi Keana langsung membuka pakaiannya dan masuk kedalam bathtub , keana merilekskan tubuhnya di dalam air namun perutnya seolah memberikan dorongan,entah seperti ada sesuatu yang ingin keluar dari dalam sana.
"Mah" teriak Keana dari dalam kamar mandi
Diana yang sedang menyiapkan pakaian Keana langsung berlari menghampiri Keana.
"Ada apa sayang?"
"Mah,perutku sakit seperti ada yang mau keluar" ucap Keana meringis
Diana yang seorang dokter kandungan sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini,dia pun langsung mengambil stetoskop untuk memeriksa Keana tak lupa dia mengecek bagian sensitif Keana untuk melihat apakah sudah ada pembukaan disana.
"Mah apa aku kan melahirkan?" tanya Keana disela Diana sedang memeriksa keadaannya
"Sepertinya cucu mamah sudah tidak sabar untuk segera melihat omah nya" ucap Diana tersenyum
"Jadi benar mah?"
"Kamu sudah pembukaan tiga,yu kamu bangun segera gunakan pakaian mu untuk mempersiapkan diri melahirkan "
"Mah apa aku boleh melahirkan disini?" tanya Keana pada Diana
"Maksud mu water birth ?"
Keana mengangguk.
"Boleh sayang,senyaman nya kamu saja. Mamah akan suruh papah telpon Aldi untuk mendampingi kamu,kalau kamu ingin melahirkan di air suhunya kita atur dulu ya,kamu bisa menggunakan pakaian untuk menutupi atas kamu"
"Baik mah,"
__ADS_1
Keana sangat senang karena Diana mengijinkan dirinya melahirkan di dalam air,Keana ingin melihat prosesnya melahirkan dan langsung memeluk anaknya nanti.